Buka menu utama

Jangan Berhenti Mencintaiku merupakan sebuah sinetron produksi Multivision Plus yang ditayangkan di SCTV pada hari Rabu, 20 Oktober 2004 hingga Rabu, 12 Juli 2006 dan akan segera tayang ulang di ANTV. Pemeran utama di sinetron ini antara lain Inne Azri, Tommy Kurniawan, Baim Wong, Kirana Larasati, Kadek Devie, Leily Sagita, dan Adjie Pangestu.

Jangan Berhenti Mencintaiku
PemeranInne Azri
Tommy Kurniawan
Baim Wong
Kirana Larasati
Kadek Devie
Leily Sagita
Ibnu Jamil
Adjie Pangestu
Lagu pembukaCobalah Untuk Setia, Krisdayanti
Lagu penutupCobalah Untuk Setia, Krisdayanti
Negara Indonesia
Jumlah episode91 (daftar episode)
Produksi
ProduserRaam Punjabi
LokasiJakarta
Durasi1 Jam
Rilis
Jaringan penyiarSCTV
ANTV (tayang ulang)
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdanaRabu, 20 Oktober 2004
Tanggal rilisRabu, 20 Oktober 2004 – Rabu, 12 Juli 2006

PemeranSunting

SinopsisSunting

Suci (14 tahun) termasuk gadis beruntung. Selain berparas manis, ia pun memiliki segala yang diimpikan gadis seusianya. Keluarga yang hangat, teman-teman sekolah yang baik, dan seorang adik yang selalu kompak. Namun segalanya berubah sejak kedatangan Riyan (14 tahun), anak teman ayahnya. Suci harus merelakan kamarnya ditempati pemuda itu. Kesal karena privasinya menjadi terganggu, Suci berusaha melakukan berbagai cara agar Riyan tidak betah.

Dasar pemuda tangguh, Riyan pantang menyerah agar tidak diusir dari rumah itu. Siapa sangka, kebencian justru melahirkan benih-benih cinta di antara Suci dan Riyan. Permusuhan menimbulkan rasa kasih dan kerinduan.

Tapi kisah cinta dua sejoli ini tidak selamanya berjalan mulus. Monik (16 tahun), seorang gadis agresif, berusaha merebut cinta Riyan, dengan berbagai cara. Bahkan ketika Riyan memilih Suci sebagai kekasihnya, Monik masih terus mengejarnya. Masalah tidak berhenti sampai di situ. Ibu Suci divonis menderita kanker, dan dokter mengatakan umur dia tidak akan lama lagi. Suasana sedih dalam keluarga ini ikut mempengaruhi hubungan Riyan dan Suci.

Suatu hari ketika pergi kemping, Suci diperkosa pemuda-pemuda berandalan. Kehilangan mahkota yang paling berharga ini menjadi pukulan yang sangat berat. Demi menyelamatkan nama baik keluarga, Suci memilih untuk tidak menceritakan peristiwa itu pada semua orang, termasuk Riyan dan keluarganya. Namun ibarat bunga di musim gugur, Suci berubah menjadi gadis pemurung. Dan kemurungan itu berubah menjadi rasa putus asa, tatkala Suci menyadari kalau dirinya hamil akibat peristiwa perkosaan itu.

Di tengah kebingungan, gadis malang itu akhirnya mencoba mengambil jalan pintas, menggugurkan kandungan. Saat itulah Riyan akhirnya mengetahui peristiwa yang telah menimpa kekasihnya. Meskipun hancur, namun rasa cinta yang begitu besar membuar Riyan memutuskan untuk terus mendampingi Suci. Sayang, niat tulus itu justru membuat orang tua Riyan berusaha untuk memisahkan mereka. Di saat yang bersamaan, kondisi ibu Suci kian rapuh.

Pranala luarSunting