Jalan Tol Binjai–Langsa

(Dialihkan dari Jalan Tol Binjai-Langsa)

Jalan Tol Binjai–Langsa merupakan jalan tol yang menghubungkan Kota Langsa dan Kota Binjai di Sumatra Utara dengan panjang kira kira 130,9 km. Jalan tol ini juga bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra Tol Paling Ujung Di Aceh. Pada Juni 2020, proyek ini mencapai proses pematokan lahan.[1] Tol ini direncanakan memiliki 5 seksi. Perinciannya, pembangunan tahap awal mencakup Seksi 1 Binjai-Stabat dengan panjang 12,3 km yang ditargetkan selesai pada akhir 2021. Kemudian disusul dengan pembangunan Seksi 2 Stabat-Tanjungpura sejauh 26,2 km dan Seksi 3 Tanjungpura-Pangkalanbrandan sepanjang 18,9 km yang rencananya selesai di akhir 2022 mendatang.

Rambu petunjuk 4a.svg

Jalan Tol Binjai-Langsa
Informasi rute
Dikelola oleh Hutama Karya
Panjang:130.9 km (81,3 mi)
Persimpangan besar
Ujung utara:Jalan Tol Langsa-Lhokseumawe
 Simpang Susun Stabat
Simpang Susun Tanjung Pura
Simpang Susun Pangkalan Brandan
Simpang Susun Kuala Simpang
Simpang Susun Langsa
Ujung selatan:Tol Jalan Tol Medan-Binjai
Sistem jalan bebas hambatan
AH 25

Setelah itu dilanjutkan dengan proses pembangunan tahap berikutnya untuk dua seksi yang tersisa. Yakni Seksi 4 Pangkalanbrandan-Kualasimpang sepanjang 44,2 km dan Seksi 5 Kualasimpang-Langsa sejauh 29 km yang ditargetkan rampung pada akhir 2023.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Wardana, Ruditya Yogi (28 Juni 2020). "Proyek Jalan Tol Segmen Binjai-Langsa Aceh Berlanjut, Sudah Sampai Tahap Pematokan Lahan". Diakses tanggal 27 Agustus 2020. 
  2. ^ GridOto.com. "Rencana Pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa Direalisasikan, Kapan Target Selesainya? - GridOto.com". www.gridoto.com. Diakses tanggal 2021-05-20. 

https://www.kompas.tv/article/37398/presiden-jokowi-letakkan-batu-pertama-j

Ruas sebelumnya:
Jalan Tol Medan-Binjai
Jalan Tol Trans Sumatra Ruas berikutnya:
Jalan Tol Langsa-Lhokseumawe (rencana)