Iflix (ditulis sebagai iflix) adalah sebuah layanan video on demand (VOD) gratis dan langganan yang berfokus pada pemasaran. Markas besar globalnya berada di Kuala Lumpur, Malaysia.[1] Iflix saat ini tersedia di 13 negara di Asia meliputi Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Brunei, Sri Lanka, Pakistan, Myanmar, Vietnam, Maladewa, Kamboja, Nepal, dan Bangladesh.[2] Pada Maret 2019, Iflix memiliki lebih dari 25 juta pelanggan di negara cakupannya.[3]

Iflix Ltd
Iflix logo.png
Jenis situs
Perusahaan swasta
BahasaInggris, Malaysia, Indonesia, Tionghoa, Thai, Vietnam, Tamil, Khmer, Burma, Arab, Urdu, Nepali, Bengali, Sinhala
Didirikan2014; 6 tahun lalu (2014)
MarkasKuala Lumpur, Malaysia
Wilayah operasi
Tokoh pentingPatrick Grove (Salah satu pendiri dan ketua Iflix)
Mark Britt (salah satu pendiri dan ketua jabatan eksekutif)
Marc Barnett (Ketua jabatan operasi)
Emmanuel Frenehard (Ketua jabatan teknologi)
ProdukPemutaran video
Situs webiflix.com
Peringkat Alexa 9.311 (August 2018)

StrategiSunting

Lokalisasi KontenSunting

Mengambil langkah serupa seperti Grab dengan layanan transportasi dalam hal layanan dan konten lokal, Iflix juga memiliki strategi yang berfokus pada tayangan asli (original programming) dan film lokal. Iflix juga mendanai beberapa proyek tayangan yang dimana secara tidak langsung mendukung strategi untuk memberikan dukungan kepada talenta lokal setempat.[4] Fokus perhatian awal dalam lokalisasi konten oleh Iflix meliputi sulih suara dan subtitle pada setiap konten, termasuk mendorong prosuder konten lokal untuk memproduksi tayangan lokal setempat yang menarik untuk disiarkan.[5]

Melawan Pembajakan KontenSunting

Perusahaan memiliki pandangan bahwa pilihan alternatif jauh leih baik, aman, dan lebih mudah daripada pembajakan, dan juga lebih jauh menghormati budaya dan standar keagamaan setempat serta preferensi di setiap pasar yang berbeda, dengan fokus strategi adalah untuk membangun dan mendukung ekosistem industri setempat, dan menciptakan lapangan kerja dalam bidang ekonomi kreatif.[6]

ReferensiSunting

  1. ^ "iflix user base hits 300,000, eyes further expansion". Philippine Daily Inquirer. 21 October 2015. 
  2. ^ "Iflix expands into MENA". Digital TV Europe (dalam bahasa Inggris). 2017-04-27. Diakses tanggal 2020-03-05. 
  3. ^ Frater, Patrick; Frater, Patrick (2018-07-19). "Subscriptions, Usage Climb at Iflix Streaming Service". Variety (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-05. 
  4. ^ Magazine, Adobo (2017-11-29). "iflix continues to expand in PH and Asia with localized content". adobo Magazine Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-05. 
  5. ^ "iflix aims for Africa, Middle East, after Indonesia". DealStreetAsia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-05. 
  6. ^ Cunningham, Susan. "Malaysia's Patrick Grove Aims To Go Global With Iflix Video-On-Demand". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-05. 

Pranala luarSunting