Hak asasi manusia di Yunani

Hak asasi manusia di Yunani telah diamati oleh berbagai organisasi. Yunani telah menandatangani Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia, Konvensi tentang Status Pengungsi, dan Konvensi Menentang Penyiksaan. Selain itu, Undang-Undang Dasar Yunani juga menjamin hak asasi manusia bagi seluruh warga negara Yunani.

Isu saat iniSunting

Penggunaan kekerasan, penyiksaan, dan perlakuan buruk lainnya secara berlebihan yang dilakukan oleh petugas kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya telah dilaporkan.

Kebrutalan polisiSunting

Terdapat laporan mengenai penggunaan kekerasan, penyiksaan, dan perlakuan buruk lainnya secara berlebihan yang dilakukan oleh petugas polisi dan aparat penegak hukum lainnya.[1][2] Laporan mengenai penentangan terhadap penangkapan dan penahanan terhadap orang-orang tidak bersalah yang meningkat di akhir tahun 2019, termasuk terhadap para jurnalis dan mahasiswa yang berdemonstrasi menentang penghapusan undang-undang yang membatasi petugas kepolisian untuk memasuki wilayah universitas atau perguruan tinggi lainnya. Penggeledahan secara sewenang-wenang dengan cara menelanjangi seseorang telah didokumentasikan dalam berbagai kasus sebagai bagian dari bentuk perlakuan buruk lainnya. Terdapat kecurigaan yang signifikan bahwa kejadian-kejadian yang sering terjadi tersebut tidak jarang dan tidak kebal terhadap suasana impunitas yang terjadi di segala tempat terkait perilaku tersebut.[3][1]

Penolakan berdasarkan hati nuraniSunting

Pada tahun 2020, Amnesty International melaporkan bahwa kelanjutan dari "pelanggaran serius" terhadap hak-hak penolakan berdasarkan hati nurani yang terjadi mengakibatkan penangkapan, penuntutan, denda, persidangan di pengadilan militer, hukuman yang berulang, dan penangguhan hukuman penjara. Tugas militer pengganti diberikan lebih lama daripada tugas militer lainnya dan hal tersebut dianggap sebagai hukuman bagi tahanan hati nurani.[4]

Penolakan migranSunting

Amnesty InternationalSunting

Berdasarkan laporan yang disusun oleh Amnesty International pada tahun 2007, isu-isu hak asasi manusia yang terjadi di Yunani antara lain:

Kementerian Luar Negeri Amerika SerikatSunting

Laporan dari Kementerian Luar Negeri AS pada tahun 2007 tentang hak asasi manusia di Yunani mengidentifikasi isu-isu hak asasi manusia sebagai berikut:

  • Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap imgran gelap dan orang-orang Romani;
  • Kondisi yang keras dan padatnya beberapa penjara di Yunani;
  • Penahanan migran yang tidak memiliki dokumen dalam kondisi yang tidak layak;
  • Diskriminasi secara administratif yang dihadapi oleh penganut agama non-Ortodoks;
  • Penahanan dan pendeportasian terhadap imigran di bawah umur tanpa pendamping atau yang terpisah, termasuk pencari suaka;
  • Diskriminasi terhadap kelompok etnis-etnis minoritas, khususnya orang-orang Romani.

Peringkat internasionalSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Everything you need to know about human rights in Greece". www.amnesty.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 16 January 2021. 
  2. ^ "Torture and ill-treatment by police officers in Greece". European Implementation Network. 12 December 2018. Diakses tanggal 16 January 2021. 
  3. ^ "Committee against Torture concludes its consideration of the report of greece". UN Office of the High Commissioner for Human Rights. 25 July 2019. Diakses tanggal 16 January 2021. 
  4. ^ "Gewetensbezwaarden en mensenrechten". Amnesty International (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 16 January 2021. 
  5. ^ ECHR, 13 July 2006, Agga v. Greece (n°3), 32186/02
  6. ^ Press Freedom
  7. ^ "Worldwide Quality of Life - 2005" (PDF). The Economist. www.economist.com. 2005. Diakses tanggal 2007-04-10. 

Pranala luarSunting