Buka menu utama

H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si.[1] (lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, 9 Mei 1968; umur 50 tahun) adalah Wakil Gubernur Kalimantan Timur periode 2018-2023. Ia adalah wakil dari Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor.

H.
Hadi Mulyadi
S.Si., M.Si.
Hadi Mulyadi DPR.png
Wakil Gubernur Kalimantan Timur ke-8
Mulai menjabat
1 Oktober 2018
Presiden Joko Widodo
Gubernur Isran Noor
Pendahulu Mukmin Faisyal
Informasi pribadi
Lahir 9 Mei 1968 (umur 50)
Bendera Indonesia Samarinda, Kalimantan Timur
Kebangsaan  Indonesia
Partai politik Contoh Logo Baru PKS.jpg Partai Keadilan Sejahtera
Pasangan Hj. Erni Makmur
Anak Usamah Saifurrahman (Alm.)
Khaulah Karimah
Muhammad Al Fatih
Muhammad Ibrahim Khalil
Ahmad Ismail Yasin

Daftar isi

Latar BelakangSunting

Hadi Mulyadi terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Dapil Kalimantan Timur setelah memperoleh 53.143 suara. Hadi adalah petinggi di PKS dan menjabat sebagai anggota majelis Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Sebelum menjadi Anggota DPR-RI, Hadi adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Hadi adalah seorang pendidik. Dikenal sebagai Ustadz dan dosen di berbagai perguruan tinggi. Menjadi tenaga pengajar sudah digeluti oleh seorang Hadi Mulyadi sejak usia muda di berbagai tempat; Pengajar Bimbel Al-Kalam Ujung Padang, Pengajar Bimbel Jakarta, Intensive Learning Course (JILC) Ujung Padang, Pengajar Bimbel Eureka Ujung Pandang, Pengajar Bimbel Bina Muslim Cendekia (BMC) Ujung Pandang, Pengajar Pondok Pesantren Darul Aman Ujung Pandang, Pengajar SMU Muhamadiyah Samarinda, Asisten Kalkulus TPB Unhas Ujung Padang, Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda, Dosen Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia Ujung Padang, Dosen Fakultas Pertanian Universitas ’45 Ujung Padang, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (STIMIK) Widya Cipta Dharma Samarinda, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Samarinda, Dosen S-1 PIN (Pemerintahan Integratif) Fisipol Unmul Samarinda, Dosen Politeknik Negeri Samarinda, Trainer Lembaga Manajemen Trusco Samarinda.

Di 2014 Hadi bertugas di Komisi VII yang membidangi energi sumber daya mineral, lingkungan hidup dan riset & teknologi. Kini (2015), beliau pindah ke Komisi II.

Hadi maju mencalonkan dirinya sebagai Calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada Pilkada Serentak 2018. Hadi digantikan oleh KH Aus Hidayat Nur.

Riwayat PendidikanSunting

  • TK Dharma Bahagia Samarinda (1974)
  • SDN 014 Samarinda (1981)
  • SMPN 1 Samarinda (1984 )
  • SMAN 2 Samarinda (1987 )
  • S1, Jurusan Matematika Fakuktas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin, Makassar (1995)
  • S2, Magister Sains Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin, Makassar (2004)

Perjalanan PolitikSunting

Aktif dalam organisasi semasa menjadi mahasiswa, pengurus Yayasan SM FMIPA Universitas Hasanuddin pada tahun 1989 ini membawa Hadi Mulyadi terjun ke dunia politik pascasarjana 2004. Selain aktif di SM, Hadi Mulyadi juga aktif dalam IMM FMIPA di UNHAS pada tahun 1989-1994. Pernah menjabat sebagai wakil ketua Pemilihan Daerah Kaltim pada tahun 1998-1999 sampai menjadi ketua DPP PKS Wilda Kalimantan. Sejak 19 Oktober 2016, Hadi meninggalkan kursi anggota di Komisi II DPR-RI yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, serta Pertanahan dan Reforma Agraria dan kemudian berpindah menjadi wakil pimpinan di Komisi VII DPR-RI yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, dan Lngkungan Hidup.

Pada 7 Maret 2018 posisinya sebagai wakil ketua Komisi 7 digantikan oleh Tamsil Linrung karena dirinya mencalonkan diri untuk maju pada pemilihan gubernur Kaltim.

Riwayat JabatanSunting

  • Ketua Komisi 1 DPRD Kaltim (2004 - 2009)
  • Wakil Ketua DPRD Kaltim (2009-2014)
  • Wakil Ketua Komisi VII DPR RI (2014-2018)
  • Wakil Gubernur Kaltim (2018-2023)

ReferensiSunting

Jabatan politik
Didahului oleh:
Mukmin Faisyal
Wakil Gubernur Kalimantan Timur
2018–sekarang
Petahana