Buka menu utama

Wikipedia β

Fir
Rentang fosil: 49–0 Jtl
[1]
Abies koreana (szyszki).JPG
Bunga jantan dan betina dari Fir korea (Abies koreana)
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Plantae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Pinales
Famili: Pinaceae
Genus: Abies
Mill.

Fir adalah tumbuhan konifer dari genus Abies yang terdiri dari 48-55 spesies. Pohon ini banyak ditemukan di pegunungan di Amerika Utara, Amerika Tengah, Eropa, Asia, dan Afrika Utara. Pohon ini terkait erat dengan genus Cedrus atau pohon aras (cedar).

Pohon ini dapat mencapai tinggi 10 hingga 80 meter dengan diameter batang mencapai 4 meter. Pohon fir dapat dibedakan dari spesies konifer lainnya dengan bentuk daun runcing yang unik dan ukuran bunga betinanya yang relatif lebih besar. Setiap spesies dari fir biasanya dibedakan dari ukuran dan susunan daun serta ukuran, bentuk, dan susunan bunga betina.

Daftar isi

DedaunanSunting

 
A. alba - the underside of leaves with 2 whitish strips formed by wax-covered stomatal bands
 
A. grandis foliage - upper side of the leaves
 
Atypical A. alba foliage from Dinaric calcareous fir forests on Mt. Orjen

Susunan daunnya yang unik menjadi ciri khas dari pohon fir sehingga seolah-olah terlihat seperti mangkuk. Setiap daun memiliki lapisan lilin. Warna daunnya hijau dan relatif merata ke seluruh permukaan. Jumlah stomatanya relatif sedikit. Beberapa spesies memiliki warna daun yang hijau mengkilap karena keberadaan lapisan lilin tersebut. Namun ada juga yang tidak mengkilap. Beberapa spesies memiliki daun dengan noktah di ujungnya, beberapa memiliki daun dengan ujung yang membulat, ada juga yang ujungnya tajam. Namun setiap spesies memiliki daun muda yang berbentuk runcing. Biasanya dedaunan tersusun di kedua sisi ranting dengan bentuk seperti sisir.[2]

BungaSunting

 
Intact and disintegrated Bulgarian fir cones
 
Immature cones of some of species or races are green, not purple-bluish. Manchurian fir.
 
Disintegrating cones of Manchurian fir

Bunga (cone) atau kerucut dari pohon fir berbentuk tegak dan silindris dengan panjang mencapai 25 cm ketika sudah siap melepaskan bijinya. Meski ukurannya yang besar, namun bunganya tidak menggantung dan tetap berdiri tegak seperti lilin. Bunganya mulai tumbuh di musim panas dan mulai siap dibuahi di musim gugur. Bunga yang siap dibuahi memiliki warna yang bervariasi, dari biru dan ungu hingga coklat gelap.[2]

PemanfaatanSunting

Kayu pohon fir sangat terkenal namun tidak untuk digunakan sebagai bahan bangunan karena sifatnya yang lunak. Umumnya dipakai sebagai bahan baku pulp untuk pembuatan kertas atau sebagai bahan baku kayu lapis untuk desain interior. Kayu fir juga diketahui mudah dilubangi oleh serangga dan rusak oleh cuaca sehingga hanya diterapkan di dalam ruangan saja. Diperkirakan kayu ini hanya bertahan hingga 18 bulan jika digunakan di luar ruangan.

Berbagai jenis pohon fir terkenal sebagai pohon natal, dan umumnya dipilih spesies dengan daun yang beraroma serta tidak mudah rontok, seperti Abies nordmanniana, Abies procera, Abies fraseri, dan Abies balsamea.

Fir juga digunakan untuk pengembang biakan berbagai jenis kupu-kupu dan ngengat.

KlasifikasiSunting

  • Section Grandis (western North America to Mexico and Guatemala, lowlands in north, moderate altitudes in south)
  • Section Amabilis (Pacific coast mountains, North America and Japan, in high rainfall mountains)
 
A. fabri, Sichuan, China
  • Section Oiamel (Central Mexico, at high altitude)
 
A. magnifica, California, USA

ReferensiSunting

  1. ^ a b Schorn, Howard; Wehr, Wesley (1986). "Abies milleri, sp. nov., from the Middle Eocene Klondike Mountain Formation, Republic, Ferry County, Washington". Burke Museum Contributions in Anthropology and Natural History 1: 1–7. 
  2. ^ a b Seneta, Włodzimierz (1981). Drzewa i krzewy iglaste (Coniferous trees and shrubs) (dalam Polish) (1st ed.). Warsaw: Państwowe Wydawnictwo Naukowe (PWN). ISBN 83-01-01663-9. 

BibliografiSunting

Philips, Roger. Trees of North America and Europe, Random House, Inc., New York ISBN 0-394-50259-0, 1979.

Pranala luarSunting