Jura (periode)

periode kedua pada Era Mesozoikum
(Dialihkan dari Jurassic)

Jura adalah suatu periode utama dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 201,3 juta tahun hingga 66 juta tahun yang lalu, setelah periode Trias dan mendahului periode Kapur. Lapisan batuan yang mencirikan awal dan akhir periode ini teridentifikasi dengan baik, tetapi waktu tepatnya tidak dapat dipastikan antara 5 hingga 10 juta tahun. Jura merupakan periode pertengahan era Mesozoikum, yang dikenal juga dengan "Zaman Dinosaurus". Awal periode ini ditandai dengan peristiwa kepunahan Trias-Jura.

Dinosaurus besar dominan pada periode Jura.

Nama periode ini diberikan oleh Alexandre Brogniart berdasarkan banyaknya batu kapur laut yang ditemukan di Pegunungan Jura, di daerah pertemuan Jerman, Prancis, dan Swiss yang di mana strata batu kapur dari periode tersebut pertama kali diidentifikasi. Pada masa awal Jurassic, Superkontinen Pangaea telah mulai terbagi menjadi dua daratan besar: Laurasia di utara, dan Gondwana di selatan. Hal ini menciptakan lebih banyak garis pantai dan mengubah iklim benua yang sebelumnya kering menjadi lembab. Dan banyak gurun yang terdapat di Periode Trias tergantikan oleh hutan hujan yang rimbun.

Dinosaurus merupakan hewan yang dominan pada zaman jura atau dalam bahasa inggris disebut Jurassic, jurassic berakhir dikarenakan meteor raksasa menabrak bumi, tepatnya jatuh di Meksiko, Amerika Utara 65 juta tahun yang lalu menyisakan pecahan bumi.

PembagianSunting

Periode Jura dibagi menjadi tiga bagian: Awal, Tengah, dan Akhir. Demikian pula, dalam stratigrafi, Jurassic dibagi menjadi Jurassic Bawah, Jurassic Tengah, dan Jurassic Atas bedasarkan formasi batuan.[1] Pemisahan istilah Jurassic menjadi tiga bagian berasal dari Leopold von Buch.[2] Berikut ialah tingkatan jurrasic dari yang tertua hingga yang termuda adalah:

Jurassic akhir
Tithonian 152.1 ± 4 – 145 ± 4 Jtl
Kimmeridgian 157.3 ± 4 – 152.1 ± 4 Jtl
Oxfordian 163.5 ± 4 – 157.3 ± 4 Jtl
Jurassic tengah
Callovian 166.1 ± 4 – 163.5 ± 4 Jtl
Bathonian 168.3 ± 3.5 – 166.1 ± 4 Jtl
Bajocian 170.3 ± 3 – 168.3 ± 3.5 Jtl
Aalenian 174.1 ± 2 – 170.3 ± 3 Jtl
Jurassic awal
Toarcian 182.7 ± 1.5 – 174.1 ± 2 Jtl
Pliensbachian (190.8 ± 1.5 – 182.7 ± 1.5 Jtl
Sinemurian 199.3 ± 1 – 190.8 ± 1.5 Mya Jtl
Hettangian 201.3 ± 0.6 – 199.3 ± 1 Jtl

Paleogeografi dan tektonikSunting

 
Pangaea dipermulaan jurassic
 
Penggambaran lingkungan Jurassic Awal yang diletakan di Situs Penemuan Dinosaurus St. George di Johnson Farm, dengan Dilophosaurus wetherilli dalam pose istirahat
 
Terbelahnya Gondwana terjadi selama jurassic akhir, Samudra Hindia terbuka sebagai hasilnya

Selama periode Jurassic awal, superkontinen Pangea pecah menjadi superkontinen Laurasia dan Gondwana; Teluk Meksiko terbuka karena mengalami keretakan dengan Amerika Utara; sehingga sekarang dikenal sebagai Semenanjung Yucatán di Meksiko. Samudra atlantik utara relatif sempit, sedangkan samudra atlantik selatan tidak terbuka sampai periode Cretaceous ketika Gondwana terbelah.[3] Laut Tethys tertutup, dan Lembah Neotethys muncul. Iklim menjadi hangat dan ada bukti gletser muncul. Seperti dalam Trias, tampaknya tidak ada tanah di kedua kutub, dan tidak ada lapisan es yang luas.

Catatan geologi pada periode Jurassic di Eropa barat, di mana sekuens laut yang luas menunjukkan waktu ketika sebagian besar daratan masa depan itu terendam di bawah laut tropis yang dangkal; daerah yang terkenal diantaranya ialah Situs Warisan Dunia Pantai Jurassic di Inggris selatan dan lagerstätten Jurassic terkenal karena penemuannya terlambat dari Holzmaden dan Solnhofen di Jerman.[4] Sedangkan, catatan periode Jurassic di Amerika Utara sangatlah sedikit,[5] Meskipun Laut Sundance epikontinental meninggalkan endapan laut di bagian dataran utara Amerika Serikat dan Kanada selama Jurassic akhir, sedimen yang paling terbuka dari periode ini adalah benua itu sendiri.

Beberapa batolit besar berada di cordillera Amerika utara dimulai pada pertengahan Jurassic, menandai orogeni Nevadan.[6] Penemuan penting tentang masa Jurassic juga ditemukan di Rusia, India, Amerika Selatan, Jepang, Australasia, dan Inggris.

Di Afrika, strata Jurassic Awal didistribusikan mirip dengan lapisan Trias Akhir, dengan singkapan yang lebih umum di selatan dan lapisan fosil yang kurang umum yang didominasi oleh jalur ke utara. Ketika periode Jurassic berlanjut, kelompok dinosaurus yang lebih besar dan lebih ikonik seperti sauropoda dan ornithopoda berkembang biak di Afrika. Strata Jurassic tengah tidak terwakili dengan baik atau dipelajari dengan baik di Afrika. Strata Jurassic akhir juga kurang terwakili selain dari Formasi Tendaguru yang spektakuler di Tanzania. Kehidupan Jurassic Akhir sangat mirip dengan yang ditemukan di Formasi Morrison Amerika Utara bagian barat.[7]

FaunaSunting

Perairan dan LautanSunting

Selama periode Jurassic, sekitar empat atau lima dari 12 klad organisme planktonik yang ada dalam catatan fosil baik mengalami evolusi besar atau untuk pertama kalinya. Diantara jenis plankton, foraminifera dan coccolithophores adalah dua kelompok baru yang secara cepat berkembang dan menyebar. Selain itu, oleh beberapa pakar, diatom dianggap berasal dari Zaman Jura Akhir dan menyebar selama Zaman Kapur. Sebelum penyebaran masid dari organisme planktonik berskeleton, karbonat sebagian besar diendapkan di perairan dangkal seperti lingkungan dekat pantai.

Bacaan lanjutanSunting

  • Behrensmeyer, Anna K., Damuth, J.D., DiMichele, W.A., Potts, R., Sues, H.D. & Wing, S.L. (eds.) (1992), Terrestrial Ecosystems through Time: the Evolutionary Paleoecology of Terrestrial Plants and Animals, University of Chicago Press, Chicago and London, ISBN 0-226-04154-9 (cloth), ISBN 0-226-04155-7 (paper)
  • Haines, Tim (2000) Walking with Dinosaurs: A Natural History, New York: Dorling Kindersley Publishing, Inc., p. 65. ISBN 0-563-38449-2
  • Kazlev, M. Alan (2002) Paleos website Diakses 8 Jan 2006
  • Mader, Sylvia (2004) Biology, eighth edition
  • Monroe, James S., and Reed Wicander. (1997) The Changing Earth: Exploring Geology and Evolution, 2nd ed. Belmont: West Publishing Company, 1997. ISBN 0-314-09577-2
  • Ogg, Jim; June, 2004, Overview of Global Boundary Stratotype Sections and Points (GSSP's) http://www.stratigraphy.org/gssp.htm Diakses 30 Apr 2006.
  • Taylor, P.D. and Wilson, M.A., 2003. Palaeoecology and evolution of marine hard substrate communities. Earth-Science Reviews 62: 1-103. [1]

Pranala luarSunting

  1. ^ "Palaeos Mesozoic: Jurassic: The Jurassic Period". web.archive.org. 2006-01-05. Diakses tanggal 2020-07-12. 
  2. ^ Pieńkowski, G.; Schudack, M.E.; Bosák, P.; Enay, R.; Feldman-Olszewska, A.; Golonka, J.; Gutowski, J.; et al. (2008). "Jurassic". In McCann, T. (ed.). The Geology of Central Europe. Mesozoic and Cenozoic. London: Geological Society.
  3. ^ "Late Jurassic". www.scotese.com. Diakses tanggal 2020-07-12. 
  4. ^ "Jurassic Period". web.archive.org. 2007-07-14. Diakses tanggal 2020-07-12. 
  5. ^ "The North America Tapestry - Jurassic Rocks". web.archive.org. 2007-07-15. Diakses tanggal 2020-07-12. 
  6. ^ "The changing earth : exploring geology and evolution : Monroe, James S. (James Stewart), 1938- : Free Download, Borrow, and Streaming". Internet Archive (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-12. 
  7. ^ Jacobs, Louis, L. (1997). "African Dinosaurs". In Currie, Phillip J.; Padian, Kevin (eds.). Encyclopedia of Dinosaurs. Academic Press