East Ventures adalah perusahaan modal ventura asal Indonesia yang didirikan oleh Willson Cuaca, Batara Eto, dan Taiga Matsuyama.[1] Aktif berinvestasi sejak 2009, East Ventures merupakan salah satu investor tahap awal yang beroperasi paling lama di Asia Tenggara.[2]

East Ventures
Modal ventura
Didirikan2009
Kantor
pusat
Jakarta, Singapura, Tokyo
Wilayah operasi
Kanada, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam
Tokoh
kunci
Willson Cuaca (Co-Founder & Managing Partner), Batara Eto (Co-Founder & Managing Partner), Taiga Matsuyama (Co-Founder & Managing Partner), Takeshi Kaneko (Partner), Melisa Irene (Partner)
Situs webeast.vc

SejarahSunting

East Ventures, yang didirikan pada tahun 2009, merupakan salah satu perusahaan modal ventura pertama di Indonesia.[1] Perusahaan pertama yang mereka beri investasi adalah perusahaan teknologi asal Indonesia, Tokopedia, yang kemudian menjadi salah satu startup unicorn tanah air.[1]

Pada bulan April 2017, East Ventures mendapat exit besar setelah startup penyedia layanan e-commerce online to offline (O2O) yang juga merupakan portofolio investasi awal mereka, Kudo, diakuisisi oleh perusahaan transportasi online Grab sebesar US$100 juta.[3]

InvestasiSunting

Firma modal ventura ini telah berinvestasi di lebih dari 160 perusahaan, yang secara total telah meraih pendanaan dengan nilai lebih dari US$4 miliar[4]. Selain Tokopedia, portofolio East Ventures mencakup startup travel onlina yang juga telah menyandang status unicorn Traveloka,[5] e-commerce asal Jepang Mercari,[6] startup co-working space CoHive (sebelumnya dikenal dengan nama EV Hive),[7] startup teknologi pendidikan (EdTech) asal Indonesia Ruangguru,[8] dan platform cashback ShopBack.[9]

East Ventures disebut sebagai salah satu perusahaan modal ventura paling aktif di Asia Tenggara.[10] CrunchBase menempatkan East Ventures di urutan ke-8 sebagai investor tahap awal paling aktif di dunia pada kuartal ke-3 tahun 2018.[11]

Berdasarkan data dari firma riset Preqin, East Ventures merupakan salah satu modal ventura dengan performa terbaik dan paling konsisten di dunia. East Ventures merupakan satu dari lima perusahaan global di mana tiga dana investasinya masuk ke dalam peringkat kuartal teratas Preqin; hal itu membuat nama East Ventures sejajar dengan firma lainnya seperti Benchmark Capital.[12]

Pada Agustus 2019, East Ventures menggalang dana investasi keenamnya senilai US$75 juta.[13]

EV GrowthSunting

Pada Maret 2018, East Ventures meluncurkan dana investasi bernama EV Growth. Ini merupakan perusahaan patungan antara East Ventures, SMDV, dan Yahoo Jepang, untuk menyediakan pendanaan seri B dan tahap lanjut untuk perusahaan di Asia Tenggara. Pada Mei 2019, EV Growth mengumumkan telah menggalang dana sebesar US$200 juta dari beberapa investor, seperti Softbank Group, Pavilion Capital, dan Indies Capital[14].

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Muskita, Putra. "How East Ventures became a top venture capital firm in Southeast Asia". Tech in Asia. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  2. ^ Russell, Jon. "East Ventures announces new $30M fund to continue investing in Indonesia". TechCrunch. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  3. ^ Russell, Jon. "Uber rival Grab makes first major acquisition to build out its payments platform". techcrunch.com. Diakses tanggal 3 September 2019. 
  4. ^ "East Ventures closes oversubscribed sixth fund at US$75mil". Digital News Asia. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  5. ^ Yap, Jacky. "East Ventures backs ex-Silicon Valley engineer's travel startup". e27. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  6. ^ Hirano, Takeshi. "Japanese flea market app Mercari raises $500,000 from East Ventures". The Bridge. Diakses tanggal 1 September 2019. 
  7. ^ Russell, Jon. "Indonesia's EV Hive raises $13.5M and expands into co-living and new retail". TechCrunch. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  8. ^ Yusuf, Oik. "Ruangguru.com Memperoleh Pendanaan dari East Ventures". Kompas. Diakses tanggal 26 August 2019. 
  9. ^ Louisse, Donna. "Shopback nabs US$600,000 in funding led by East Ventures". e27. Diakses tanggal 4 September 2019. 
  10. ^ Bot, TIA. "These are the most active investors in Southeast Asia's startups". Tech in Asia. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  11. ^ Rowley, Jason D. "The Q3 2018 Global VC Report: New Records Hit Amid Seismic Shift In The Industry". CrunchBase. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  12. ^ Chong, Claudia. "Singapore's East Ventures among world's most reliably top performing VCs: Preqin". The Business Times. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  13. ^ Potkin, Fanny. "Indonesian VC fund, backed by co-founders of Alibaba, Facebook, raises $75 million". Reuters. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 
  14. ^ Lee, Yoolim. "SoftBank Joins Record Indonesia-Focused Growth Venture Fund". Bloomberg. Diakses tanggal 26 Agustus 2019.