Tokopedia

perusahaan dagang elektronik Indonesia

Tokopedia merupakan perusahaan perdagangan elektronik atau sering disebut toko daring. Sejak didirikan pada tahun 2009, Tokopedia telah bertransformasi menjadi sebuah unicorn yang berpengaruh tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara.[3] Hingga saat ini, Tokopedia termasuk marketplace yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia.[4]

Tokopedia
PT Tokopedia
Tokopedia.svg
Logo Tokopedia
Jenis situs
Situs web
Portal web
BahasaIndonesia, Inggris
PemilikPT Tokopedia
PenciptaWilliam Tanuwijaya
Leontinus Alpha Edison
Karyawan4,700 (2019)[1]
SloganSudah Cek Tokopedia Belum? (2014–2017)
Ciptakan Peluangmu (2015–2017)
Semua Dimulai dari Tokopedia (2017)
Mulai Aja Dulu (2018-sekarang)
Situs webwww.tokopedia.com
Peringkat Alexa626 (Dunia, Juli 2019)[2]
25 (Indonesia, Juli 2019)[2]
KomersialYa
Daftar akunDiperlukan untuk menjual atau membeli
Diluncurkan6 Februari 2009
StatusAktif

Tokopedia turut mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara daring dengan Pemerintah dan pihak-pihak lainnya. Salah satu program kolaborasi yang diinisasi oleh Tokopedia adalah acara tahunan MAKERFEST yang diadakan sejak bulan Maret 2018.[5]

Sejak tahun 2018, Tokopedia juga menghadirkan Tokopedia Center.[6] Melalui Tokopedia Center, pengunjung dapat melakukan transaksi secara online-to-offline (O2O), membayar tagihan, membeli tiket, mendapatkan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi Tokopedia, belanja secara interaktif, sampai mencari inspirasi untuk memulai usaha daring secara gratis.[6]

Sejarah

Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat[7].

Pada tahun 2016, Tokopedia menghadirkan produk teknologi finansial. Produk fintech Tokopedia terdiri dari dompet digital, investasi terjangkau, kredit modal bisnis, kartu kredit virtual, produk proteksi, skoring kredit berdasarkan data untuk produk pinjaman, investasi, serta layanan keuangan lainnya[8]

Pada tahun 2018, Tokopedia menghadirkan aplikasi Mitra Tokopedia. Aplikasi berukuran 1 MB ini ditujukan untuk memungkinkan semua orang khususnya pemilik warung dan usaha kecil untuk bisa berjualan produk digital Tokopedia seperti paket data, token listrik, BPJS, voucher game, dan lain sebagainya.[9]

Pendanaan

PT Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. Pada tahun-tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapat suntikan dana dari pemodal ventura global seperti East Ventures (2010)[10][11], Cyber Agent Ventures (2011)[12], Netprice (2012)[13], dan SoftBank Ventures Korea (2013)[14]. Pada Oktober 2014, Tokopedia menjadi perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang menerima investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI)[15][16]. Pada April 2016, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.[17]

Pada bulan Agustus 2017, Tokopedia menerima investasi sebesar USD 1,1 miliar dari Alibaba yang merupakan raksasa e-commerce asal Tiongkok[18]. CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan kucuran dana dari Alibaba ini merupakan investasi murni dan bukan mengakuisisi Tokopedia.[18] Bagi Alibaba keputusannya ini merupakan strategi agar semakin memperluas jaringannya di Indonesia dan Asia Tenggara setelah sebelumnya membeli saham Lazada.[19] Pada Desember 2018, Tokopedia kembali mengumumkan telah berhasil mendapat pendanaan senilai US$1,1 miliar (sekitar Rp16 triliun) dari sejumlah investor. Seri pendanaan tersebut dipimpin SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group.[20] Valuasi Tokopedia setelah mendapatkan seri pendanaan ini diperkirakan mencapai US$7 miliar (sekitar Rp102 triliun).[20]

Penghargaan

Berkat peranannya dalam mengembangkan bisnis daring di Indonesia, Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the Year 2014 untuk sektor e-Commerce pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc. pada tanggal 11 Desember 2014[21]. Pada 12 Mei 2016, Tokopedia terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award 2016.[22]

Pada tahun 2018, Tokopedia kembali meraih beberapa penghargaan. Mei lalu lalu aplikasi Tokopedia berhasil memuncaki Apple Store mengalahkan Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Sementara di Android, Tokopedia juga berhasil menjadi #3 Top Chart di Google Play mengalahkan Facebook dan Instagram[23]. Pada Desember 2018 Tokopedia terpilih sebagai aplikasi terbaik pilihan masyarakat di Google Play.

Brand Ambassador

Pada tanggal 12 November 2014, Tokopedia secara resmi mengumumkan Chelsea Islan sebagai brand ambassador yang merepresentasikan Tokopedia[24]. Pada 21 Oktober 2015, Isyana Sarasvati menjadi brand ambassador yang mewakili Tokopedia.[25]

Pada 7 Oktober 2019,Tokopedia mengumumkan grup musik asal Korea Selatan, BTS menjadi brand ambassador baru untuk Tokopedia.[26] BTS adalah grup mega bintang global asal Korea Selatan yang dinaungi oleh Big Hit Entertainment.[27] Pertumbuhan serta pencapaian luar biasa yang diraih oleh BTS berhasil memecahkan rekor dalam beberapa tahun terakhir sehingga BTS ditetapkan sebagai persona brand Tokopedia.[28]

Kebocoran data

Pada bulan Mei 2020, data dari 91 juta akun pengguna Tokopedia diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.[29] Data para pengguna Tokopedia tersebut dijual dengan harga US$5.000.[30] Komunitas Konsumen Indonesia pun melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menuntut Tokopedia untuk membayar denda administratif sebesar 100 juta rupiah.[31]

Referensi

  1. ^ Tokopedia Rangkul Difabel untuk Wujudkan Pemerataan Ekonomi Digital
  2. ^ a b "Tokopedia.com Site Info". Alexa Internet. Amazon.com. Diakses tanggal Juli 14, 2019. 
  3. ^ "Jalan Panjang Tokopedia Menjadi Unicorn Indonesia". SWA.co.id (dalam bahasa Inggris). 2018-03-08. Diakses tanggal 2018-12-10. 
  4. ^ "Tokopedia dan Shoppe Paling Banyak Dikunjungi dan Dibeli". Warta Kota. 2018-12-07. Diakses tanggal 2018-12-10. 
  5. ^ Mamduh, Naufal. "Tokopedia-Bekraf Luncurkan Maker Fest 2018". tirto.id. Diakses tanggal 2018-12-10. 
  6. ^ a b "Tokopedia Center Mulai Tersedia di Boyolali, Palu dan Padang". industri.bisnis.com. Diakses tanggal 2018-12-10. 
  7. ^ http://id.techinasia.com/toko-online-tokopedia-kirim-dua-juta-barang-per-bulan/
  8. ^ "Tokopedia Rambah Layanan Fintech Tahun Ini | Dailysocial". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-10. 
  9. ^ "Tokopedia Buat Program Agen O2O "Mitra Tokopedia" | Dailysocial". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-10. 
  10. ^ http://swa.co.id/listed-articles/pendiri-mixi-jepang-suntik-modal-ke-tokopedia
  11. ^ Tokopedia Terima Dana Investasi dari East Ventures dailysocial.net 25 Maret 2010
  12. ^ http://dailysocial.net/post/tokopedia-dapatkan-pendanaan-dari-cyberagent-ventures-jepang-sekarang-dinilai-seharga-us7-juta
  13. ^ http://dailysocial.net/post/tokopedia-dapatkan-investasi-baru-dari-perusahaan-asal-jepang-netprice  
  14. ^ http://tekno.kompas.com/read/2013/06/12/10022221/Tokopedia.Dapat.Suntikan.Dana.dari.Softbank.Korea
  15. ^ http://www.forbes.com/sites/ryanmac/2014/10/22/softbank-and-sequoia-capital-mark-first-investment-in-indonesia-with-100-million-backing-of-tokopedia/
  16. ^ https://www.techinasia.com/tokopedia-softbank-sequoia-capital-funding-news/
  17. ^ https://id.techinasia.com/situs-marketplace-c2c-tokopedia-peroleh-investasi
  18. ^ a b Liputan6.com (2017-08-17). "Alibaba Suntik Rp 14,7 Triliun ke Tokopedia". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-12-17. 
  19. ^ https://www.eyerys.com/articles/news/alibaba-expands-its-grip-southeast-asia-investing-indonesias-tokopedia
  20. ^ a b "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-17. 
  21. ^ http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/12/11/330617/inilah-18-orang-peraih-marketing-champion-2014
  22. ^ https://m.tempo.co/read/news/2016/05/12/072770422/tokopedia-raih-best-company-in-customer-industry-idea-2016
  23. ^ Group, INDOMEDIA. "Tokopedia Kalahkan Facebook, WhatsApp, dan Instagram". m.tabloidpulsa.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-10. 
  24. ^ http://tekno.liputan6.com/read/2132813/dongkrak-brand-awareness-tokopedia-gandeng-chelsea-islan
  25. ^ "Isyana Sarasvati Bangga Jadi Brand Ambassador Baru Tokopedia – Blog Tokopedia". Blog Tokopedia (dalam bahasa Inggris). 2015-10-21. Diakses tanggal 2016-10-10. 
  26. ^ "Ini Alasan Tokopedia Gandeng BTS Jadi Brand Ambassador". suara.com. 2019-10-08. Diakses tanggal 2019-12-17. 
  27. ^ "BTS (grup musik)". Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2019-12-16. 
  28. ^ Adriennawati, Bianca (7 October 2019). "Tokopedia Umumkan BTS Sebagai Brand Ambassador". Tokopedia Blog. Diakses tanggal 3 Januari 2019. 
  29. ^ Redaksi. "Buka-bukaan Bos Tokopedia Soal Bocornya 91 Juta Data Pengguna". tech. Diakses tanggal 2020-05-24. 
  30. ^ Media, Kompas Cyber. "Data Pengguna Tokopedia Bocor, Cek Apakah Akun Anda Terdampak". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-05-24. 
  31. ^ Saputra, Andi. "Data Pribadi Konsumen Bocor, Tokopedia Digugat Rp 100 Miliar". detiknews. Diakses tanggal 2020-05-24. 

Pranala luar