Buka menu utama

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam:

Duta Besar Indonesia untuk Vietnam
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Ibnu Hadi.jpg
Petahana
Ibnu Hadi

sejak 23 Desember 2015
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Situs webkemlu.go.id/hanoi/id
No. Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Ref.
...
Soekrisno.jpg Sukrisno 1964 1966 [1][2][3][cat. 1]
No image.svg Nugroho 1967 [4][5][cat. 1]
No image.svg Usep Ranuwijaya 1972 1976 [6]:135[cat. 1]
No image.svg Hardi 27 Maret 1976 1980 [7]
No image.svg Sudarsono 19 Januari 1980 [8]
J. P. Louhanapessy.jpg Johanes Petrus Louhanapessy 1985 1988 [6]:222
Aswismarmo (cropped).jpg Aswismarmo 17 Februari 1988 [9]
No image.svg Juwana 15 Januari 1992 1994 [10][11]
Djafar assegaf.jpg Djafar Assegaff 1994 [12]
Kabinet maruf.jpg Mohammad Ma'ruf September 2000 [13][14]
No image.svg Aiyub Mohsin 2000 2003 [11]
No image.svg Artauli R. M. P. Tobing 20 November 2003 [15]
No image.svg Pitono Purnomo 8 April 2008 [16]
Mayerfas.jpg Mayerfas 21 Desember 2011 [17]
Ibnu Hadi.jpg Ibnu Hadi 23 Desember 2015 Petahana [18]

CatatanSunting

  1. ^ a b c Duta Besar untuk Vietnam Utara

ReferensiSunting

  1. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 332 Tahun 1964 tentang Pengangkatan Sukrisno Sebagai Duta Besar Dan Berkuasa Penuh Untuk Vietnam (1964-12-30).
  2. ^ "Jakarta Reported Firing Pro-Communist Envoys". The Globe and Mail. 1966-04-18. hlm. 10. 
  3. ^ "Students' Drive to Oust Sukarno". South China Morning Post. 1966-07-19. hlm. 18. 
  4. ^ "Post in Hanoi". South China Morning Post. 1967-08-15. hlm. 9. 
  5. ^ "Indonesia in Peace Attempt". South China Morning Post. 1967-11-07. hlm. 20. 
  6. ^ a b Ngoc-Diep Thi Trinh (1995). Indonesia's Foreign Policy Toward Vietnam. University of Hawaii. 
  7. ^ Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973 – 23 Maret 1978. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 348–349. 
  8. ^ "Presiden: Semua Negara Jauhkan Diri Dari Nafsu Expansionis". ANTARA. 1980-01-19. Diakses tanggal 2019-08-31. 
  9. ^ "Presiden Soeharto: Penyelesaian Masalah Ekonomi Dunia Hanya Dengan Tata Ekonomi Baru". Business News. 1988-02-17. Diakses tanggal 2019-08-26. 
  10. ^ Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 507–508. 
  11. ^ a b "Pertemuan Kelompok Ahli (PKA): Membangun Kemitraan Strategis Indonesia-Vietnam". Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. 2003-11-20. Diakses tanggal 2019-08-31. 
  12. ^ "Pelantikan". TEMPO. 1994-01-29. Diakses tanggal 2019-08-30. 
  13. ^ Aiyub Mohsin (2004). Bertugas dalam Suasana Doi Moi di Vietnam. Jakarta: Djambatan. hlm. 1. 
  14. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI., Volumes 81–84. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1997. hlm. 191. 
  15. ^ "Presiden Melantik 12 Duta Besar". Tempo. 2003-11-20. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  16. ^ Iman Rosidi (2008-04-08). "Hamid, Arman, dan Da'i Jadi Dubes RI". Okezone News. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  17. ^ Indra Akuntono (2011-12-21). "Presiden SBY Lantik 26 Duta Besar". Detik. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  18. ^ Indra Akuntono (2015-12-23). "Jokowi Lantik 10 Duta Besar Indonesia". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08.