Buka menu utama

Dramaga, Bogor

kecamatan di Kabupaten Bogor, Indonesia

Dramaga adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan Dramaga merupakan pemekaran dari Ciomas, Bogor. Sebelumnya Dramaga merupakan wilayah kemantren ketika masih tergabung dalam kecamatan Ciomas. Terletak di bagian barat dari kota, tepatnya sekitar 8 km dari pusat Kota Bogor. Wilayah Dramaga merupakan sentra produksi manisan basah dan kering, baik itu dari buah-buahan (pala, mangga, jambu batu, kemang, pepaya, kweni, salak, kedondong, buah atep atau caruluk untuk membuat kolang-kaling) maupun dari bahan sayuran (wortel, labu siam, pare, lobak, bligo, serta ubi jalar).

Dramaga
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBogor
Luas24,37 kilometer persegi
Jumlah penduduk111.119 (2017) Sunting ini di Wikidata
Desa/kelurahan10

Saat ini Dramaga direncanakan akan memisahkan diri dari Kabupaten Bogor dan termasuk satu dari 14 kecamatan yang akan membentuk Kabupaten Bogor Barat. Di Dramaga sendiri terdapat beberapa kampus pendidikan seperti Institut Pertanian Bogor yang kini kampus utamanya (Kampus Dramaga) berada di wilayah Dramaga. Lalu ada juga Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

Dramaga sebagai pintu masuk ke sebelah barat Kabupaten Bogor menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, salah satu indikator sebuah kawasan sedang berkembang adalah sering terjadi kemacetan di daerah ini. Selain itu di Dramaga pun banyak berdiri kompleks perumahan seperti Komplek IPB Alam Sinarsari, Pakuan Regency, Dramaga Cantik Residence,Dramaga Regensi 1, Bumi Kartika Dramaga Raya, Graha Arradea, Perumahan Ziara Valley, Cluster Kencana dan Dramaga Village. Fasilitas umum lainnya yang juga telah berdiri yaitu sarana kesehatan seperti Rumah Sakit Medika Dramaga dan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi. Di kecamatan ini terdapat tempat tinggal mantan Bupati Bogor yaitu Drs. H. Rachmat Yasin, MM.

Kelurahan/desaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Web Resmi Kecamatan Dramaga (2015). Profil Kecamatan Dramaga. Diakses pada 21 Februari 2019.