Buka menu utama

Daftar Penguasa Kroasia

artikel daftar Wikimedia

SejarahSunting

Rincian dari kedatangan Bangsa Kroasia sangat jarang di dokumentasikan: sekitar tahun 626, bangsa Kroasia bermigrasi dari Kroasia Putih (disekitar apa yang sekarang disebut Galisia), atas undangan dari Kaisar Romawi Timur Heraklius. Antara sekitar tahun 641 dan sekitar tahun 689 Radoslav mempengaruhi penduduk Kroasia untuk menganut agama Kristen.

Daftar Adipati KroasiaSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
Porga atau Porin skt. 660 skt. 680
Višeslav (?) 800 810
  Borna skt. 810 821 Pengikut Kerajaan Franka Charlemagne; Putra Višeslav
Vladislav Februari 821 skt. 835 Putra Klonimir
Mislav skt. 835 skt. 845
Trpimir skt. 845 864 Pendiri Wangsa Trpimirovići
Zdeslav 864 864 Putra Trpimir
  Domagoj 864 876 Menggulingkan Zdeslav
Iljko (?) 876 878 Nama Iljko diperdebatkan, seorang putra Domagoj yang tidak disebutkan namanya berhasil naik takhta, kemudian terbunuh dalam perang sipil
Zdeslav 878 Mei 879 Dipulihkan, menggulingkan putra Domagoj yang tidak disebutkan namanya
Branimir Mei 879 skt. 892 Membunuh Zdeslav pada bulan Mei 879
Muncimir 892 910 Putra Trpimir
  Tomislav 910 925

Daftar Raja KroasiaSunting

Dalam suratnya pada tahun 925, Paus Yohanes kesepuluh memanggil Tomislav dengan gelar Rex Chroatorum - Raja Kroasia. Semua pemimpin Kroasia setelah Tomislav memegang gelar raja.

Wangsa TrpimirovićiSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Tomislav 925 928 Mungkin putra Muncimir. Setelah perang sipilnya yang mematikan melemahkan negara dan beberapa wilayah, termasuk Bosnia, hilang. Kedudukannya sebagai "raja" (rex) didasarkan pada dua dokumen kontemporer; Sebuah korespondensi tertanggal 925 dimana Paus Yohanes X memanggilnya dengan gelar tersebut dan sebuah transkrip dari akhir sinode di Split dimana ia juga disebut sebagai "rex". Ia juga disebut sebagai "Princeps" ("Pangeran") dan Adipati (Dux) pada kesempatan lain. Meski demikian, di Kroasia ia secara tradisional dianggap sebagai raja Kroasia pertama.
  Trpimir II 928 935 Adik atau putra Tomislav
  Krešimir I

(Krešimir Stariji)

935 945 Putra Trpimir II
  Miroslav dari Kroasia 945 949 Putra Krešimir I
  Mihajlo Krešimir II

(Mihovil Krešimir II)
dan
Jelena
(Jelena Zadarska)
(rekan-pemimpin)

949 969 Adik Miroslav. Mihajlo Krešimir II memimpin bersama-sama dengan istrinya Ratu Jelena. Setelah kematian sang raja pada tahun 969 putra mereka, Stjepan Držislav segera menduduki singgasana seorang diri, Sedangkan sang Ratu Jelena meninggal tujuh tahun kemudian pada tanggal 8 Oktober 976. Dalam masa pemerintahan mereka, Kerajaan Kroasia memperoleh kembali beberapa wilayah yang sebelumnya terpisah, termasuk Bosnia didalamnya .
  Stjepan Držislav 969 997 Putra Mihajlo Krešimir II. Ratu Jelena memerintah sebagai pemangku takhta untuk Stjepan Držislav 969 - 8 November 975. Ia menerima lencana kerajaan sebagai tindakan pengakuan dari Kaisar Romawi Timur dan dimahkotai oleh Uskup agung Split di Biograd pada tahun 988. Thomas Archdiaconus Historia Salonitana menjulukinya sebagai raja pertama Kroasia (rex), terlepas, ia diaggap sebagai Raja Kroasia pertama yang dinobatkan.[1]
  Svetoslav Suronja 997 1000 Putra Stjepan Držislav. Dipecat oleh saudaranya sendiri Krešimir III dan Gojslav
  Krešimir III

dan
Gojslav
(rekan-pemimpin)

1000 1020 Adik Svetoslav Suronja
  Krešimir III

(sendiri)

1020 1030 Adik Svetoslav Suronja
  Stjepan I Krešimirović 1030 1058 Putra Krešimir III
  Petar Krešimir IV yang Agung

(Petar Krešimir IV Veliki)

1058 1074 Putra Stjepan I. Dalam masa pemerintahannya Kerajaan Kroasia mencapai puncak kejayaannya.
Dmitar Zvonimir 1075 1089 Sepupu Petar Krešimir IV. Pada sekitar tahun 1063 menikahi Putri Jelena Lijepa, putri Raja Béla I dari Hongaria
  Stjepan II 1089 Desember 1090 Putra Častimir, yang juga adik Raja Petar Krešimir IV.
  Jelena Lijepa 1090 1091 Janda Raja Dmitar Zvonimir dan putri Raja Béla I dari Hongaria

Wangsa ÁrpádSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  László I dari Hongaria 1091 1092 Putra Raja Béla I dari Hongaria dan saudara Ratu Kroasia Jelena Lijepa
  Almoš

(herceg Almoš)

1091 1093 Keponakan László, memerintah sebagai wakilnya.

Wangsa SnačićSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Petar Svačić 1093 1097 Dipilih oleh bangsawan Kroasia. Berjuang dengan Hongaria untuk menguasai Kroasia. Dari tahun 1097 dan seterusnya, Raja-raja Hongaria juga merupakan raja-raja Kroasia, karena persatuan poltik kedua mahkota tersebut.

Setelah tahun 1102Sunting

Dari tahun 1102, Raja Hongaria yang berkuasa adalah penguasa Kerajaan Kroasia-Slavonia dan Dalmasia dalam perjanjian dengan para bangsawan Kroasia.[2][3] Kroasia diatur atas nama mereka oleh Ban (Wakil Raja) dan Sabor.

Wangsa ÁrpádSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Kálmán

(Koloman)

1102 3 Februari 1116 Raja Hongaria 1095-1116, dalam pertempuran Gunung Gvozd (Petrova Gora modern). Kálmán, didukung oleh bangsa Kroasia Panonia, mengalahkan pasukan bangsawan Kroasia dan Dalmasia yang bersekutu dengan Petar Svačić. Diakui oleh dewan (Sabor) bangsawan kroasia dan dinobatkan sebagai Raja Kroasia pada tahun 1102.
  István II

(Stjepan II.)

3 Februari 1116 3 April 1131 Putra Kálmán, raja Hongaria 1116-1131
  Béla II

(Bela II. Slijepi)

3 April 1131 13 Februari 1141 Cucu Géza I, putra Álmos, adik Kálmán, raja Hongaria 1131-1141
  Géza

(Gejza II.)

13 Februari 1141 31 Mei 1162 Putra Béla II, raja Hongaria 1141-1162
  István III

(Stjepan III.)

31 Mei 1162 4 Maret 1172 Putra Géza II, raja Hongaria 1162-1172
  László II

(Ladislav II.)

31 Mei 1162 14 Januari 1163 Pemberontak anti-kerajaan, adik Géza II.
  István V

(Stjepan IV.)

14 Januari 1163 Juni 1163 Pemberontak anti-kerajaan, adik Géza II.
  Béla III 4 Maret 1172 13 April 1196 adik István III.
  Imre

(Emerik)

13 April 1196 30 November 1204 Putra Béla III, raja Hongaria 1196-1204
  László III

(Ladislav III.)

30 November 1204 7 Mei 1205 Putra Imre, dinobatkan dan meninggal semasa bayi
  András II

(Andrija II.)

7 Mei 1205 21 September 1235 Saudara Imre, pada tahun 1222 mengeluarkan Bulla Emas 1222 yang mengukuhkan hak-hak bangsawan, termasuk hak untuk tidak menaati raja saat ia bertindak bertentangan dengan hukum (jus resistendi), raja Hongaria 1205-1235.
  Béla IV 21 September 1235 3 Mei 1270 Putra András II, memerintah selama penjajahan bangsa Mongol pertama (1241–42), pada tahun 1242 mengeluarkan Bulla Emas 1242 dan mengumumkan Zagreb dan Samobor sebagai "Wilayah Kerajaan Bebas" (kota kerajaan dan bebas)
  István V

(Stjepan V.)

3 Mei 1270 6 Agustus 1272 Putra Béla IV, pangeran Slavonia 1246-1257, raja Hongaria 1270-1272
  László IV

(Ladislav IV. Kumanac)

6 Agustus 1272 10 Juli 1290 Putra István V.; Serangan Mongol yang gagal; tinggal bersama suka pengembara Cuman, raja Hongaria 1272-1290
  András III

(Andrija III. Mlečanin)

4 Agustus 1290 14 Januari 1301 Cucu András II, lahir di Venesia; akhir dari Wangsa Árpád

Wangsa Kapetia AnjouSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Károly Martell

(Karlo Martel)

1290 1295 Disiapkan oleh Paus Nikolas IV dan parai gerejawi sebagai penerus pamanda dari pihak ibundanya, László IV yang tidak memiliki keturunan. Dimahkotai sebagai Raja Kroasia namun bukan sebagai Raja Hongaria
  Károly I

(Karlo I. Robert)

14 January 1301 16 July 1342 Putra Károly Martell, mendirikan Wangsa Kapetia Anjou, raja Hongaria 1308-1342
  Lajos I yang Agung

(Ludovik I. Veliki)

16 Juli 1342 11 September 1382 Raja Hongaria 1342-1382, dan Polandia 1370-1382
  Maria I

(Marija Anžuvinska)

11 September 1382 17 Mei 1395 Menikah dengan Sigismund dari Luksemburg
  Carlo II

(Karlo II. Drački)

31 Desember 1385 24 Februari 1386 juga Raja Napoli, yang bertentangan dengan Maria. Dibunuh pada tanggal 7 Februari 1386 dan meninggal pada tanggal 24 Februari

Wangsa LuksemburgSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Sigismund I

(Žigmund Luksemburški)

31 Maret 1387 9 Desember 1437 Kemudian juga Raja Romawi-Jerman (sejak tahun 1410), Raja Bohemia (sejak tahun 1419), Kaisar Romawi Suci (sejak 1433)

Wangsa Kapetia AnjouSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Ladislao dari Napoli

(Ladislav Napuljski)

5 Agustus 1403 1409 Putra Carlo II. Mengklaim mahkota Hongaria dan Kroasia dan ditentang oleh Raja Sigismund dari Luksemburg. Ladislao akhirnya menjual haknya kepada Republik Venesia sebesar 100,000 Dukat pada tahun 1409.

Wangsa HabsburgSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Albert I 1 Januari 1438 27 Oktober 1439 Menantu Sigismund, juga Raja Romawi-Jerman, Raja Bohemia, Adipati Austria

Wangsa JagiellonSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Władysław III

(Vladislav I. Jagelović)

15 Mei 1440 10 November 1444 Juga raja Polandia

Wangsa HabsburgSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Ladislaus V

(Ladislav V. Posmrtni)

10 November 1444 23 November 1457 Lahir pada tahun 1440 setelah kematian ayahandanya, menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai tahanan.

Wangsa HunyadiSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Matthias Corvinus

(Matija Korvin)

24 Januari 1458 6 April 1490 Putra Hunyadi János, juga Raja Bohemia

Wangsa JagiellonSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Ulászló II

(Vladislav II. Jagelović)

15 Juli 1490 13 Mei 1516 Juga Raja Bohemia
  Lajos II

(Ludovik II.)

13 Mei 1516 29 Agustus 1526 Juga raja Bohemia; Terbunuh dalam Pertempuran Mohács

Wangsa ZápolyaSunting

Kekuasaan raja diperebutkan di antara Ferdinand dari Austria dan János Zápolya selama Invasi Ottoman

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  János I

(Ivan Zapolja)

10 November 1526 22 Juli 1540 Juga mengklaim takhta, dengan dukungan bangsawan Hongaria dan Suleiman I.

Wangsa HabsburgSunting

Pada tanggal 1 Januari 1527, Parlemen Kroasia bertemu di Cetin untuk memilih Ferdinand, Adipati Utama Austria sebagai raja baru Kroasia.

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Ferdinand I

(Ferdinand Habsburški)

16 Desember 1526 25 Juli 1564 Mengklaim takhta tersebut sesuai kesepakatan antara Wangsa Jagiellon dan Wangsa Habsburg.
  Maximilian II

(Maksimilijan I.)

8 September 1563 12 Oktober 1576 Memerintah selama pertempuran Szigetvár dan pemberontakan petani.
  Rudolf I 25 September 1572 26 Juni 1608 Memerintah selama Pertempuran Siska, mengundurkan diri demi adiknya Matthias.
  Matthias II

(Matija II.)

26 Juni 1608 20 Maret 1619 Saudara Rudolf II
  Ferdinand II 1 Juli 1618 15 Februari 1637 Pada tahun 1630 mengeluarkan Vlaški statuti bertentangan dengan Parlemen Kroasia.
  Ferdinand III 8 Desember 1625 2 April 1657
  Leopold I 27 Juni 1657 5 Mei 1705 Menghancurkan konspirasi tokoh terkemuka dan menghapuskan hak Parlemen Kroasia untuk memilih raja. Pada tahun 1669 mendirikan Universitas Zagreb.
  Joseph I

(Josip I.)

5 Mei 1705 17 April 1711
  Charles III

(Karlo III.)

11 April 1711 20 Oktober 1740 Pada tanggal 9 Maret 1712 Parlemen Kroasia memilih Sanksi Pragmatisnya di mana Kerajaan Kroasia menerima ahli waris wanita setelah kepunahan garis keturunan laki-laki dan mendukungnya untuk menjadi Ratu Kroasia.
  Maria II Theresa

(Marija Terezija)

20 Oktober 1740 29 November 1780 Divisi Kroasia di županije (kadipaten) dan pada tahun 1767 membentuk Konsili Kerajaan Kroasia (Consilium Regium) sampai tahun 1779 saat ia menghapusnya. Ratu melakukan reformasi militer dan ekonomi dan terutama perbudakan.

Wangsa Lorraine HabsburgSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Joseph II

(Josip II.)

29 November 1780 20 Februari 1790 Menghapus perbudakan. Klasifikasi parsial tanah Kroasia.
  Leopold II 20 Februari 1790 1 Maret 1792
  Francis

(Franjo I.)

1 Maret 1792 2 Maret 1835
  Ferdinand V 28 September 1830 2 Desember 1848 Mengidap epilepsi dan sakit mental, mengundurkan diri demi keponakannya, Franz Joseph (putra adiknya, Franz Karl). Meninggal tahun 1875.
  Francis Joseph

(Franjo Josip I.)

2 Desember 1848 21 November 1916 Penguasa yang paling lama memerintah, di mana pemerintahan Kroasia disatukan pada tahun 1848. Selama reorganisasi monarki pada tahun 1867 menjadi bagian ganda Austria dan Hongaria, Kroasia terbagi. Pada tahun 1868 Kerajaan triun Kroasia Dalmasia dan Slavonia adalah kerajaan otonom dalam persatuan dengan Hongaria.
  Karl IV

(Karlo IV.)

21 November 1916 16 November 1918 Dalam sumpah penobatannya kepada parlemen Kroasia ia mengakui kesatuan Kroasia, Dalmasia dan Slavonia dengan Rijeka.[4] Pada hari-hari terakhir monarki ia menerima manifestasi percobaan dalam menciptakan kerajaan Zvonimir.[5][6][7][8][9] Ia memerintah sampai tahun 1918, saat ia "melepaskan partisipasi" dalam urusan negara, namun tidak mengundurkan diri. Sabor Kroasia (parlemen) mengakhiri persatuan Kroasia dengan Hongaria dan Austria pada tanggal 29 Oktober 1918 namun tidak pernah memecat raja Karl IV.[10] Ia menghabiskan sisa hidupnya untuk memulihkan monarki sampai kematiannya pada tahun 1922.

Daftar Raja YugoslaviaSunting

Setelah Perang Dunia I dan perpisahan Austria-Hongaria, Kroasia bergabung dengan Negara Slovenia, Kroasia, dan Serbia yang baru terbentuk. Setelah periode singkat pemerintahan sendiri, negara bagian tersebut menjadi bagian dari Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia di bawah Wangsa Karađorđević. Nama kerajaan tersebut diubah pada tahun 1929 di tengah reformasi unitarianis "Raja Yugoslavia". Selama periode ini, pada tahun 1941 Kroasia diduduki oleh kekuatan Axis bersama dengan seluruh Yugoslavia.

Wangsa KarađorđevićSunting

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
  Petar I Karađorđević 1 Desember 1918 16 Agustus 1921
  Aleksandar I Karađorđević 16 Agustus 1921 9 Oktober 1934
  Petar II Karađorđević 9 Oktober 1934 29 November 1945

Negara independen KroasiaSunting

Wangsa Savoy-AostaSunting

Selama pendudukan Jerman di Yugoslavia, sebuah negara boneka di bawah perlindungan Italia disebut Negara Merdeka Kroasia diciptakan dengan pemimpinnya Ante Pavelić. Segera setelah penciptaan negara, pemerintahnya mengeluarkan tiga undang-undang tentang penciptaan mahkota Zvonimir, yang membuat negara ini menjadi kerajaan.[11][12] Tiga hari kemudian perjanjian Roma ditandatangani. Pangeran Italia Aimone, Adipati Spoleto ditunjuk sebagai Raja Kroasia. Ia mengundurkan diri pada tahun 1943.

Potret Penguasa Mulai Berakhir Komentar
 
Pangeran Aimone/Tomislav II
18 Mei 1941 31 Juli 1943 Pangeran Aimone/Tomislav II mendirikan kantor kerajaan Kroasia (kraljevski stol) di Firenze dan kemudian di Roma.[13][14] Awalnya ia menolak untuk menganggap kerajaan tersebut bertentangan dengan aneksasi Italia di wilayah Dalmasia,[15] dan oleh karena itu disebut di beberapa sumber sebagai raja yang ditunjuk.[16][17][18][19] Ia mengundurkan diri pada tanggal 31 Juli 1943 setelah pemberhentian Musolini atas perintah Vittorio Emanuele II dari Italia.[20][21][22][23]

Pasca MonarkiSunting

Lihat:

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Thomas the Archdeacon: Historia Salonitana, caput 13.
  2. ^ Catholic Encyclopedia
  3. ^ [1]
  4. ^ (Hrvatska) Krunidbena zavjernica Karla IV. hrvatskom Saboru 28. prosinca 1916. (sa grbom Dalmacije, Hrvatske, Slavonije i Rijeke iznad teksta), str. 1.-4.
  5. ^ A. Pavelić (lawyer) Doživljaji, p.432.
  6. ^ Dr. Aleksandar Horvat Povodom njegove pedesetgodišnjice rodjenja, Hrvatsko pravo, Zagreb, 17/1925., no. 5031
  7. ^ Edmund von Glaise-Horstenau,Die Katastrophe.
  8. ^ Same page 132.-133.
  9. ^ F. Milobar Slava dr.
  10. ^ Hrvatska Država, newspaper Public proclamation of the Sabor 29.10.1918.
  11. ^ Hrvatski Narod (newspaper)16.05.1941. no. 93. p.1.,Public proclamation of theZakonska odredba o kruni Zvonimirovoj (Decrees on the crown of Zvonimir), tri članka donesena 15.05.1941.
  12. ^ Die Krone Zvonimirs, Monatshefte fur Auswartige Politik, Heft 6(1941)p.434.
  13. ^ Hrvoje Matković, Designirani hrvatski kralj Tomislav II. vojvoda od Spoleta.
  14. ^ Avramov, Smilja (1995). Genocide in Yugoslavia. hlm. 238. 
  15. ^ Rodogno, Davide; Fascism's European empire: Italian occupation during the Second World War; p.95; Cambridge University Press, 2006 ISBN 0-521-84515-7
    "Devoid of political experience and ignorant of the Italian government's exact intentions, he [the Duke Aimone] refused to leave for Croatia, saying so in letters to Victor Emmanuel and Mussolini, in which he told them that the question of Dalmatia, 'a land that could never be Italianized', was an obstacle against any reconciliation with the Croats.
  16. ^ Pavlowitch, Stevan K.; Hitler's new disorder: the Second World War in Yugoslavia; p.289; Columbia University Press, 2008 0-231-70050-4 [2]
  17. ^ Massock, Richard G.; Italy from Within; p.306; READ BOOKS, 2007 ISBN 1-4067-2097-6 [3]
  18. ^ Burgwyn, H. James; Empire on the Adriatic: Mussolini's conquest of Yugoslavia 1941-1943; p.39; Enigma, 2005 ISBN 1-929631-35-9
  19. ^ Royal Institute of International Affairs; Enemy Countries, Axis-Controlled Europe; Kraus International Publications, 1945 ISBN 3-601-00016-4 [4]
  20. ^ "Duke gives up puppet throne". St. Petersburg Times. 21 August 1943. hlm. 10.  More than one of |work= dan |newspaper= specified (bantuan)
  21. ^ Lemkin, Raphael; Power, Samantha (2005). Axis Rule In Occupied Europe: Laws Of Occupation, Analysis Of Government, Proposals For Redress. Lawbook Exchange. hlm. 253. ISBN 1584775769. 
  22. ^ "Foreign News: Hotel Balkania". Time Magazine. 9 August 1943. Diakses tanggal 4 December 2009.  More than one of |work= dan |newspaper= specified (bantuan)
  23. ^ B. Krizman, NDH između Hitlera i Mussolinija (Independent State of Croatia between Hitler and Mussolini,)p.102

Pranala luarSunting