Dadang Supriatna

politikus Indonesia dan Bupati Bandung ke-25

H. M. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si. (lahir 7 Agustus 1971) [5] adalah Bupati Bandung periode 2021-2024 yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa. Sebelumnya, Ia adalah Anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024 yang berasal dari Fraksi Partai Golkar dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2009-2014 dan 2014-2019. Ia terpilih sebagai Bupati Bandung pada Pemilihan umum Bupati Bandung 2020 berpasangan dengan Sahrul Gunawan dan didukung oleh PKB, NasDem, Demokrat dan PKS.

H.
Dadang Supriatna
S.I.P., M.Si.
Dadang Supriatna.jpg
Bupati Bandung ke-25
Mulai menjabat
26 April 2021
PresidenJoko Widodo
GubernurRidwan Kamil
WakilSahrul Gunawan
PendahuluDadang M. Nasser
Mayoritas417.189 suara [1]
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat
Masa jabatan
2 September 2019 [2] – 2 September 2020 [3]
PresidenJoko Widodo
GubernurRidwan Kamil
Ketua DPRDTaufik Hidayat (TNI-AD)
Daerah pemilihanJawa Barat 2 (Kabupaten Bandung)
Suara Pemilih46.653 suara [4]
Informasi pribadi
Lahir07 Agustus 1971 (umur 50)
Bendera Indonesia Bandung, Jawa Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikPartai Kebangkitan Bangsa Logo PKB.svg
sebelumnya Partai Golongan Karya
PasanganHj. Emma Dety Permanawati Fadhilah,S.Pd.I.,M.M.
Anak3
Tempat tinggalJalan Raya Sapan 230 RT 002/ RW 014 Tegalluar, Bojongsoang, Bandung, Jawa Barat
Alma materUniversitas Langlangbuana
Universitas Trisakti
PekerjaanBupati Kabupaten Bandung
Dikenal karenaAnggota DPRD Jawa Barat
Bupati Bandung
Tokoh Nahdlatul Ulama

Riwayat HidupSunting

PendidikanSunting

Ia menempuh pendidikan dasar di MI Sapan pada tahun 1979-1985 kemudian melanjutkan pendidikan menengah di SMPN 2 Buahbatu Bandung pada tahun 1985-1988 dan pendidikan menengah atasnya di STM Igasar Pindad Bandung pada tahun 1988-1991. Sedangkan, Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas FISIP Universitas Langlangbuana (Unla) pada tahun 1999-2003. Kemudian melanjutkan Strata-2 masih di Unla dengan bidang studi Ilmu Pengetahuan pada 2008-2010. Kemudian, Ia menempuh program doktoral di Universitas Trisakti bidang studi Manajemen SDM pada tahun 2017.[6][7]

PolitikSunting

Dadang meniti karier awalnya sebagai suplier bahan bangunan yang ditekuninya sejak 1998 sampai sekarang. Ia mengawali karier politiknya sebagai anggota Karang Taruna Desa Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kemudian pada tahun 1988, Dadang terpilih sebagai ketua karang taruna tersebut hingga tahun 1991. Karirnya tidak berhenti di situ. Pada tahun 1998-2006 dan 2006-2012 Ia menjabat sebagai Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sejak saat itu, karier politik Dadang terus berkembang dengan kemudian dirinya menjadi kader Partai Golkar. Ia kemudian melanjutkan kiprah di beberapa organisasi seperti AMPI, Pemuda Pancasila, dan KNPI bukan hanya di tingkat Kabupaten Bandung, tetapi juga Provinsi Jawa Barat. Sejak tahun 2019 lalu, Dadang terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar di mana sebelumnya ia adalah Anggota DPRD Kabupaten Bandung selama dua periode (2009-2014 dan 2014-2019).[1] Untuk periode 2009-2014, Ia menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar dan Anggota Badan Anggaran DPRD Kab. Bandung. Untuk periode 2014-2019, Ia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar dan Anggota Badan Anggaran.[8]

Bupati BandungSunting

Ketika Ia terpilih sebagai salah satu Anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024, Ia sudah sedari awal mengutarakan niat dan keinginannya untuk menjadi Bupati Bandung.[1] Pencalonannya sebagai Bupati Bandung didukung oleh sebagian kader dan fungsionaris senior Partai Golkar Kabupaten Bandung.[9]

Ia mencalonkan diri sebagai calon Bupati Bandung pada tahun 2020 untuk periode 2020-2025. Salah satu programnya adalah perbaikan kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung serta daerah lainnya terutama di bidang pembangunan manusia serta ekonomi.[10][11] Ketika mendaftar sebagai calon bupati, Ia memiliki daftar kekayaan (menurut e-lhkpn.kpk.go.id) sebanyak Rp8.924.950.000,00.[4] Jumlah tersebut terdiri dari tanah di Bandung, alat transportasi pribadi dan mesin (ekskavator dan buldoser), harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.[4]

Program kerjanya pada 99 hari kerja awal akan memprioritaskan beberapa hal. Pertama yaitu revitalisasi anak sungai di wilayah banjir antara lain di wilayah Bojongsoang, Dayeuhkolot, Rancaekek, Cicalengka dan Cikancung. Ia mengatakan bahwa dirinya ingin memfokuskan dahulu ke lokasi tersebut sekaligus menyesuaikan dengan terbatasnya anggaran daerah. Namun, untuk selanjutnya Ia akan melihat, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan pihak BBWS Citarum, PSDA, Pemkot Bandung dan Cimahi serta Pemkab Sumedang dan Bandung Barat (Bandung Raya) untuk membahas secara menyeluruh terkait program ini. Sedangkan, fokus keduanya adalah perbaikan dari jalan yang rusak. Fokus ketiga adalah pengembangan smart city untuk pemerintahan Kabupaten Bandung.[12]

Salah satu programnya yang telah dilakukan adalah Gerakan Tutup Lubang (GTL) yang dilakukan pada perempatan Jalan Raya Solokanjeruk-Majalaya, dan Jalan Sastra, Kampung Solokan Besi, Desa atau Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Selain itu, gerakan serupa juga dilakukan di tempat lain seperti di pertigaan Jalan Gandasoja-Emaha, Jalan Raya Oma Anggawisastra, Desa Tanggulan, Kecamatan Ibun yang berbatasan dengan Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Jalan Sukamantri, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Ia mengatakan bahwa program perbaikan jalan yang menjadi sasaran kegiatan perbaikan dan pemeliharaan berada di kawasan atau daerah yang produktif seperti di daerah Majalaya, Banjaran, Soreang, serta perbatasan Cipelah, Rancabali, Kabupaten Bandung dan Cidaun, Kabupaten Garut.[13]

Di bidang ekonomi terutama UMKM, Ia menjanjikan akan adanya program DS UKM (Dana Solusi Usaha Kecil Menengah Program ini bertujuan untuk pemberian dana untuk koperasi, usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah. Dana permodalannya akan dilakukan melalui Bank bjb atau program Gubernur Jawa Barat berupa bjb Mesra. Sehingga nantinya pemerintah Kabupaten Bandung akan melakukan percepatan pemulihan ekonomi akibat COVID-19 sesuai dengan program Presiden Jokowi.[14]

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Ripaldi, Dikdik (2020-12-15). "Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Menangi Pilkada Kabupaten Bandung". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  2. ^ Mujahidin, Mumu (2019-09-03). "Sehari Dilantik Jadi Anggota DPRD Jabar, Dadang Supriatna Sudah Bidik Kursi Calon Bupati Bandung". jabar.tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  3. ^ Iqbal, Muhammad (2020-09-02). "Nyalon Bupati Bandung, Dadang Supriatna Mundur dari Kursi DPRD Jabar". news.detik.com. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  4. ^ a b c UI, Puskapol (2020-01-07). "Data DPRD Provinsi Terpilih 2019 – Jawa Barat". puskapol.ui.ac.id. Diakses tanggal 2021-04-29.  Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama ":1" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  5. ^ AyoBandung.Com, Redaksi (2020-09-24). "Pilkada Kabupaten Bandung, Profil Pasangan Nomor Urut 3 Dadang-Sahrul". ayobandung.com. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  6. ^ Alam, M. Purnama (2020-10-30). "Profil Calon Bupati Bandung No. 3, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si." VISI.NEWS - Visioner dan Independen. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  7. ^ "Unggul Hasil Hitung Cepat Ini Profil Singkat Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan". Tribun Cirebon. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  8. ^ Iqbal, Muhammad. "Nyalon Bupati Bandung, Dadang Supriatna Mundur dari Kursi DPRD Jabar". detiknews. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  9. ^ "Golkar Terbelah, Sesepuh-Senior Pilih Dukung Dadang-Syahrul". SINDOnews.com. 2020-09-02. Diakses tanggal 2021-05-18. 
  10. ^ Husodo, Hendro Susilo. "Maju di Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Dadang Supriatna Ingin Ubah Wajah Majalaya - Pikiran-Rakyat.com - Halaman all". www.pikiran-rakyat.com. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  11. ^ Sugriwa, Iwa Ahmad. "Balonbup Bandung Partai Golkar, Dadang Supriatna: Saya Ingin Bikin Perubahan di Kabupaten Bandung | TIMES Indonesia". www.timesindonesia.co.id. Diakses tanggal 2021-04-29. 
  12. ^ Mawardi, Dicky (2021-04-27). "Hari Pertama Kerja: Bupati Bandung Dadang Supriatna Paparkan Program 99 Hari Kerja Dihadapan Perangkat Daerah - GalaJabar - Halaman all". galajabar.pikiran-rakyat.com. Diakses tanggal 2021-05-10. 
  13. ^ Baroya, Evi Hifni (2021-05-09). "Bupati Dadang Supriatna Lakukan Gebyar Gerakan Tutup Lubang 'GTL' di Ruas Jalan-jalan Kabupaten Bandung - Pikiran Rakyat Cirebon - Halaman all". cirebon.pikiran-rakyat.com. Diakses tanggal 2021-05-10. 
  14. ^ Abdalloh, Mildan (2021-05-03). "Bupati Bandung Dadang Supriatna: Akan Ada Program DS UKM". ayobandung.com. Diakses tanggal 2021-05-10. 
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Dadang M. Nasser
Bupati Bandung
2021–sekarang
Petahana