Buka menu utama

Cikura, Bojong, Tegal

desa di Kabupaten Tegal

Cikura merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, provinsi Jawa Tengah, Indonesia Yang memiliki luas 199 Ha dengan jumlah penduduk 4731 Jiwa. Sebagian besar penduduknya bercocok tanam Namun seiring dengan perkembangan penduduk di mana luas daerah pertanian semakin berkurang karena pengembangan pemukiman penduduk banyak penduduk desa yang saat ini merantau ke Jakarta dan daerah lain. Terbagi menjadi 2 Rukun Warga dan 17 Rukun Ttetangga dengan jumlah KK sebanyak 1007 dan Rumah tangga sebanyak 775. Merupakan Desa dikecamatan Bojong yang berbatasan dengan Kecamatan Jatinegara Kab. Tegal dan Kec. Balapulang Kab. Tegal Tinggi dari permukaan laut 770 Mdpl dengan kemiringan tanah 60 derajat.

Cikura
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenTegal
KecamatanBojong
Kodepos52465
Luas199 Ha
Jumlah penduduk4731 Jiwa
Kepadatan22/Kma Suhu Udara= 23-40 C

SejarahSunting

Cikura berasal dari kata "Sukura" bahasa Jawa yang artinya bersyukurlah. Diambil dari kisah para penyebar agama Islam yang pertama kali singgah di daerah ini. Konon dahulu kala ada beberapa penyebar agama Islam yang berdakwah di tanah Pulau Jawa, berdakwah berkeliling dengan mengunjungi daerah daerah yang belum tersentuh oleh agama Islam kala itu. Tibalah suatu saat berkeliling disuatu tempat di kaki Gunung Slamet yang pada saat itu masih berupa hutan belantara.

Karena capek dan lelah akibat perjalanan yang sangat panjang maka pada suatu tempat salah satu dari mereka "ngabrok" merupakan bahasa lokal yang dalam bahasa Indonesia artinya jatuh terduduk karena sangat lelah, dan tempat ini sekarang merupakan sebuah pedukuhan yang masuk dalam wilayah Cikura yang disebut Dukuh Cikebrok, tetapi para pendai ini terus melakukan perjalanan hingga tiba disuatu tempat sehingga di antara mereka terpekik "Sukura" bahasa Jawa yang artinya bersyukurlah. Kita tiba pada suatu tempat yang baik untuk tempat menetap dan untuk beristirahat dan cocok untuk tujuan kita yaitu untuk menyebarkan agama Islam. Maka daerah tersebut dinamakan dengan nama "Cikura" yang berasal dari kalimat Sukura = bersyukurlah.