Bukalapak

perusahaan perdagangan elektronik Indonesia

Bukalapak merupakan salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia. Didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhamad Fajrin Rasyid pada tahun 2010. Bukalapak awalnya merupakan toko daring yang memungkinkan para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk merambah ke dunia maya.[2] Perusahaan tersebut kini telah melakukan ekspansi ke berbagai lini bisnis lain, termasuk membantu meningkatkan penjualan para warung tradisional lewat layanan Mitra Bukalapak.[3] Pada tahun 2017, Bukalapak menjadi salah satu startup unicorn asal tanah air.[4]

Bukalapak
PT Bukalapak.com Tbk
Bukalapak (2020).svg
Jenis situs
Perseroan terbatas
BahasaIndonesia
Simbol sahamIDX: BUKA
MarkasJakarta, Indonesia
Pendiri
Tokoh penting
  • Rachmat Kaimuddin (CEO)
  • Willix Halim (COO)
  • Teddy Oetomo (CSO)
  • Natalia Firmansyah (CFO)
Situs webwww.bukalapak.com
Peringkat Alexa194 (Dunia, September 2020)[1]
11 (Indonesia, September 2020)[1]
Diluncurkan10 Januari 2010
StatusAktif

SejarahSunting

 
Logo Bukalapak (2016–23 Maret 2020)

Bukalapak didirikan pada tanggal 10 Januari 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid di sebuah rumah kos[5] semasa berkuliah di Institut Teknologi Bandung.[6]

PendanaanSunting

Setelah berdiri kurang lebih satu tahun, Bukalapak mendapat penambahan modal dari Batavia Incubator[7][8] (perusahaan gabungan dari Rebright Partners yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara, Japanese Incubator dan Corfina Group). Pada tahun 2012, Bukalapak menerima tambahan investasi dari GREE Ventures yang dipimpin oleh Kuan Hsu. Pada bulan Maret 2014, Bukalapak mengumumkan investasi oleh Aucfan, IREP, 500 Startups, dan GREE Ventures yang merupakan bagian dari pendanaan Seri A.[9][10][11] Pada Februari 2015, Bukalapak mengumumkan pendanaan Seri B dengan masuknya Grup Emtek yang memiliki stasiun televisi SCTV. Emtek masuk ke Bukalapak melalui anak perusahaannya yaitu PT. Kreatif Media Karya (KMK Online).[12][13] Sumber lain menyebut Emtek sebenarnya sudah bergabung sejak 2014.[9] Baik Bukalapak maupun Emtek tidak menyebutkan berapa dana investasi yang dikucurkan. Namun, dari laporan keuangan EMTEK tahun 2015, diketahui bahwa Bukalapak telah mendapatkan dana investasi dari Emtek hingga Rp439 miliar.[14]

Pada Januari 2019, Bukalapak mengumumkan telah mendapat pendanaan dari Asia Growth Fund yang diprakarsai Mirae Asset dan Naver Corp. Meski menolak memberikan keterangan perihal jumlah dana yang diperoleh, namun Mirae Asset mengkonfirmasi nilainya mencapai US$ 50 juta atau sekitar Rp706 miliar.[15] Oktober 2019, Bukalapak mendapat dana dari Shinhan Financial Group Co Ltd dari Korea Selatan dengan nilai yang tidak disebutkan. Ini merupakan bagian dari pendanaan Seri F yang menggenjot valuasi Bukalapak hingga mencapai US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp35 triliun.[16] Selain Shinhan GIB, Emtek dan sejumlah investor Bukalapak sebelumnya juga mengikuti pendanaan Seri F. Dalam laporan perusahaan Emtek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tanggal 27 Mei 2019, PT KMK Online memiliki saham 35,17% saham di Bukalapak.[17]

Akuisisi dan InvestasiSunting

Oktober 2018, Bukalapak mengakuisisi perusahaan ecommerce barang bekas pakai bernama Prelo. Tujuan akuisisi pada perusahaan rintisan yang bermarkas di Bandung tersebut bertujuan memperoleh sumber daya manusia untuk Bukalapak.[18]

Tata kelola perusahaanSunting

Pada tanggal 9 Juli 2021, kepemilikan Bukalapak adalah sebagai berikut:

  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (31,90%)
  • API (Hong Kong) Investment Ltd (17,40%)
  • Archipelago Investment Pte Ltd (12,60%)
  • Achmad Zaky (5,76%)
  • New Hope OCA Ltd (4,22%)
  • Muhammad Fajrin Rasyid (3,53%)
  • Batavia Incubator Pte Ltd (3,30%)
  • Nugroho Herucahyono (2,78%)
  • UBS Group AG (2,48%)
  • Mirae Asset-Naver Asia Growth Investment Pte Ltd (2,40%)
  • Publik (24,19%)

Direksi dan komisarisSunting

  • Presiden Komisaris/Komisaris Independen: Bambang Brodjonegoro
  • Komisaris Independen: Yenny Wahid
  • Komisaris: Adi Sariaatmadja
  • Komisaris: Lau Eng Boon
  • Komisaris: Zhang Lu
  • Presiden Direktur: Rachmat Kaimuddin
  • Direktur Strategi: Teddy Oetomo
  • Direktur Operasi: Willix Halim
  • Direktur Keuangan: Natalia Firmansyah

PenghargaanSunting

  • Penghargaan Achmad Bakrie XVI 2018 - Teknologi dan Kewirausahaan[19]
  • Youtube Pulse 2018 - Best Ads - Nego Cincai[20]
  • Citra Pariwara 2017 – Bronze – Digital Viral and Email Marketing[21]
  • Citra Pariwara 2017 – Silver – Digital Integrated Campaign[22]
  • Tangrams Awards – E-commerce Asia Pacific[23]
  • EY Entrepreneur of The Year – Achmad Zaky – Technology and Digital Category[24]
  • PR Awards Marketing Magazine Southeast Asia 2017 – Best PR-led Integrated Communications & Best Direct-to-Consumer PR Campaign[25]
  • PR Indonesia Awards 2017 – Bronze – Program PR Sub Kategori Digital PR
  • Presiden Indonesia, Joko Widodo - Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya[26]
  • Millward Brown - Top 50 Most Valuable Indonesia Brands 2016

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Bukalapak.com Site Info". Alexa Internet. Amazon.com. Diakses tanggal September 09, 2020. 
  2. ^ Putri, Liviani (23 July 2018). "Achmad Zaky Founded Bukalapak to Improve Small Businesses". Prestige. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 March 2019. Diakses tanggal 28 March 2019. 
  3. ^ "Indonesia's Newest Unicorn Eyes Top Slot With Help From Kiosks". Bloomberg LP. September 20, 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 August 2019. Diakses tanggal August 1, 2019. 
  4. ^ "Bukalapak officially becomes Indonesia's fourth unicorn startup". The Jakarta Post. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 March 2019. Diakses tanggal 28 March 2019. 
  5. ^ "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-10-08. 
  6. ^ "Achmad Zaky – Endeavor Indonesia". endeavorindonesia.org. Diakses tanggal 2019-03-05. 
  7. ^ "Batavia Incubator Resmi diluncurkan, Umumkan Portofolio Pertama Mereka | Dailysocial". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-05. 
  8. ^ Batavia Incubator Launches, Invests in Bukalapak.com TechinAsia, 15 Juli 2011
  9. ^ a b Purnomo, Herdaru. "Dari Emtek hingga Alibaba, Ini Investor di Balik Bukalapak! - Halaman 3". tech. Diakses tanggal 2019-10-21. 
  10. ^ "Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem". www.techinasia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-05. 
  11. ^ Identifying and funding the next big startups from Southeast Asia Singapore based investor Takeshi Ebihara
  12. ^ "BukaLapak Peroleh Pendanaan Seri B dari Anak Perusahaan Grup EMTEK | Dailysocial". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-21. 
  13. ^ "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-21. 
  14. ^ GREE Ventures reveals more on investment strategy with Bukalapak’s funding E27, 11 September 2012
  15. ^ "Bukalapak Kantongi Pendanaan Baru 706 Miliar Rupiah dari Mirae Asset dan Naver Corp | Dailysocial". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-21. 
  16. ^ Media, Kompas Cyber. "Bukalapak Dapat Suntikan Dana dari Perusahaan Korea Selatan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-10-21. 
  17. ^ "Fajrin Ungkap Fokus Bukalapak Pasca Disuntik Modal Investor Korea - Katadata News". katadata.co.id. 2019-10-07. Diakses tanggal 2019-10-21. 
  18. ^ "EKSPANSI PERUSAHAAN RINTISAN : Bukalapak Akuisisi Prelo | Sumatra Bisnis.com". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-10-21. 
  19. ^ BeritaSatu.com. "Empat Tokoh Raih Achmad Bakrie Awards". beritasatu.com. Diakses tanggal 2019-03-25. 
  20. ^ Triwijanarko, Ramadhan (2018-09-03). "Masih Ingat Kampanye Nego Cincai Bukalapak? Seperti Ini Kisahnya". Marketeers - Majalah Bisnis & Marketing Online - Marketeers.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-08. 
  21. ^ Liputan6.com (2017-12-11). "Video Kampanye Bukalapak Sabet 3 Piala Citra Pariwara 2017". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-09-08. 
  22. ^ Liputan6.com (2017-12-11). "Video Kampanye Bukalapak Sabet 3 Piala Citra Pariwara 2017". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-09-08. 
  23. ^ "Bukalapak Raih Penghargaan Tangrams Awards". SWA.co.id (dalam bahasa Inggris). 2017-10-09. Diakses tanggal 2019-03-25. 
  24. ^ "Achmad Zaky Bukalapak Jadi Tokoh Wirausaha Teknologi & Digital versi EY | Teknologi". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-03-25. 
  25. ^ "Winners | PR Awards 2017 Southeast Asia". Diakses tanggal 2019-03-25. 
  26. ^ Jul 2016, Jeko I. R. 21; Wib, 18:03. "Bukalapak Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Jokowi". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-03-25. 

Pranala luarSunting