Broery Marantika

pemeran laki-laki asal Indonesia

Broery Pesulima atau dikenal juga dengan nama Broery Marantika (lahir di Ambon, Maluku, 25 Juni 1948 – meninggal di Depok, Jawa Barat, 7 April 2000 pada umur 51 tahun) adalah penyanyi legendaris dan komponis dari Indonesia.

Broery Marantika
Broery Marantika.jpg
Informasi latar belakang
Nama lahirSimon Dominggus Pesulima
Nama lainBroery, Broery Pesulima, Broery Marantika
Lahir(1948-06-25)25 Juni 1948
Bendera Indonesia Ambon, Indonesia
Meninggal7 April 2000(2000-04-07) (umur 51)
Bendera Indonesia Depok, Jawa Barat, Indonesia
GenrePop Ballad, Blues, Jazz
Pekerjaanpenyanyi, aktor
Tahun aktif1971–2000
LabelMusica Studio's
Artis terkaitDewi Yull
Emilia Contessa
Vina Panduwinata
Rinto Harahap
Minggus Tahitoe
Suami/istriAnita Sarawak (k. 1981–85)
Wanda Irene Latuperissa (k. 1989)
AnakTrian Kayhatu Pesulima (lahir 1971)
Indonesia Putra Pesulima (lahir 1990)
Nabila Methaya Pesulima (lahir 1991)
Orang tuaGijsberth Pesulima
Wilmintje Marantika
KerabatHenky Pesulima (adik)
Freejohn Pesulima (adik)
Helmi Pesulima (adik)
Situs webhttp://www.broery.com

KeluargaSunting

Nama aslinya adalah Simon Dominggus Pesulima, selama kariernya ia juga menggunakan nama Broery Marantika yang diambil dari nama keluarga ibunya. Ia dibesarkan oleh keluarga pamannya dari pihak ibunya, Pdt. Simon Marantika.[1] Ayahnya bernama Gijsberth Pesulima sedangkan ibunya bernama Wilmintje Marantika. Broery memiliki tiga saudara yaitu Henky, Freejohn dan Helmi. Helmi Pesulima juga dikenal sebagai seorang penyanyi.

KarierSunting

Salah satu lagunya yang terkenal antara lain adalah Mawar Berduri dan Angin Malam. Ia mengalami stroke pada tahun 2000, setelah itu ia sering kali masuk keluar rumah sakit. Broery meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.[2]

Broery menikah pertama kali di Singapura dengan penyanyi setempat yang namanya tersohor di seluruh Asia, Anita Sarawak. Dalam pernikahan itu, Broery menggunakan nama Broery Abdullah. Setelah bercerai, ia kembali menggunakan nama aslinya, kembali dari keyakinan Kristen dan menikah Wanda Irene Latuperissa pada tahun 1989.[3] Mereka memiliki dua anak Indonesia Putra Pesulima (lahir 23 Juli 1990) dan Nabila Methaya Pesulima (lahir 1991).[4][5]

Broery juga memiliki seorang putra yang lahir 17 November 1971, bernama Trian Kayhatu Pesulima yang berasal dari hubungan di luar nikah dengan pacarnya pada waktu itu, Astrid Kayhatu.[6]

KematianSunting

Broery meninggal pada tanggal 7 April 2000 di Rumah Sakit Puri Cinere, Kota Depok setelah menjalani perawatan karena penyakit stroke yang dideritanya.[7]

LaguSunting

AlbumSunting

PenghargaanSunting

FilmografiSunting

Catatan kakiSunting

  1. ^ "Pelangi Nada". 15 april 2013.  [pranala nonaktif permanen]
  2. ^ "Broery Marantika Telah Pergi". 8 April 2000. 
  3. ^ "Putra Ambon Bersuara Emas". 9 februari 2011. 
  4. ^ "Putri Broery Pesulima Ikuti Jejak Sang Ayah". 14 juli 2008. 
  5. ^ "Senandung Putri Broery di Java Jazz". 8 maret 2015. 
  6. ^ "One son from an earlier relation and two children from Broery's marriage to Wanda Latuperisa". 
  7. ^ "Indonesian music loses gifted Broery Pesolima". 8 April 2000. [pranala nonaktif permanen]

Pranala luarSunting