Bernard Williams

Bernard Williams atau Sir Bernard Arthur Owen Williams (1929-2003) adalah seorang filsuf moral Inggris. Ia terkenal karena tulisannya mengenai etika dan sejarah Barat filsafat kuno hingga modern.[1] Bernard Williams menikahi Shirley Williams pada tahun 1955 dan dianugerahi gelar bangsawan pada tahun 1999.[2] Beberapa karya publikasinya yakni Problems of the Self (1973), Ethics and the Limits of Philosophy (1985), Shame and Necessity (1993), dan Truth and Truthfulness (2002).[2]

Williams hampir selama 20 tahun menghabiskan kehidupannya di Universitas Cambridge

Semasa hidupnya ia pernah menjabat sebagai Profesor Filsafat di Universitas Cambridge dan Profesor Filsafat di Universitas California, Berkeley.[3] Williams menjadi seorang yang dikenal banyak orang secara internasional karena upayanya untuk reorientasi studi filsafat moral dengan sejarah dan budaya, politik dan psikologi, dan khususnya untuk orang Yunani.[3][4] Ia digambarkan oleh Colin McGinn sebagai seorang filsuf analitik dengan jiwa seorang humanis.[5]

Bernard William adalah salah seorang yang menolak adanya saintisme.[3] Dia dikenal sebagai pendukung perempuan di akademisi.[6] Filsuf Amerika Martha Nussbaum mengatakan dia sangat dekat untuk menjadi seorang feminis pada generasinya.[6] Ia juga terkenal tajam dalam percakapan.[6] Filsuf Oxford Gilbert Ryle pernah berkata tentang dia bahwa dia mengerti apa yang akan Anda katakan lebih baik daripada Anda memahami hal itu sendiri, dan ia melihat semua keberatan yang memungkinkan untuk hal tersebut.[6] Semua jawaban yang mungkin untuk semua keberatan yang mungkin, harus Anda miliki sampai akhir kalimat Anda.[6]

ReferensiSunting

  1. ^ "Bernard Williams English philosopher". britannica.com. Diakses tanggal 2021-12-31. 
  2. ^ a b "Williams, Sir Bernard". encyclopedia.com (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press and Columbia Encyclopedia. Diakses tanggal 2021-12-31. 
  3. ^ a b c (Inggris)Lawrence C. Becker, dkk. 2001. Encyclopedia of Ethics volume P-Z. New York: Gorland Publishing. pg. 1804-1806.
  4. ^ Koopman, Colin (2010). "Bernard Williams On Philosophy's Need For History" (PDF). The Review of Metaphysics (dalam bahasa Inggris). 64 (1): 3–30. 
  5. ^ McGinn, Colin (2003-04-10). "Isn't It the Truth?". nybooks.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-12-31. 
  6. ^ a b c d e (Inggris)Steven M. Cahn and Peter Markie. 2006. Ethics: History, Theory, and Contemporary Issues. New York: Oxford University Press. pg. 585-600.