Bawang Merah Bawang Putih (sinetron 2004)

sinetron Indonesia

Bawang Merah Bawang Putih adalah sinetron yang ditayangkan di RCTI diproduksi MD Entertainment

Bawang Merah Bawang Putih
Bawang Merah Bawang Putih.jpg
PembuatMD Entertainment
PengarangDeddy Armand
Krishna Dwinata Armand (Sampai Episode 85)
Dono Indarto (Episode 86-selesai)
Sutradara
  • Gul Khan (Episode 1-23)
  • Mukta Dhond (Episode 24-selesai)
  • M Zein Azhari (Episode 1-75)
  • Agustinus (Episode 75-selesai)
Pemeran
Penggubah laguHerbanu PW
Lagu pembukaPilih Warnamu
Lagu penutupPilih Warnamu
KomposerHerbanu PW
Negara asal Indonesia
Bahasa asliIndonesia
No. episode108 (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutif
  • HM Solihin
  • K Chainani
Produser
Lokasi produksiJakarta
Editor
  • David Yuliawan (sampai Episode 45)
  • Yessy Yustraini W (Episode 46-selesai)
KameraJun Mahir
Durasi60 menit (19.00-20.00 WIB)
DistributorMD Entertainment
Rilis
Jaringan penyiarBendera Indonesia RCTI
Bendera Malaysia TV3
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tanggal tayang asli11 Mei 2004 (2004-5-11) –
6 Juni 2006 (2006-6-6)
Kronologi
Didahului olehKisah Cinta si Hantu Cantik
Dilanjutkan olehBukan Salah Bunda Mengandung
Acara terkaitSi Yoyo
Putri Cahaya
Bunga di Tepi Jalan
Celana Bulu Jin
Pranala luar
[www.mdentertainment.co Situs web]

PemeranSunting

SinopsisSunting

Cerita ini terjadi di masa kini namun mengambil pesan moral cerita rakyat yang terkenal, Bawang Merah-Bawang Putih. Tentang dua siswi SMA yang sama, dan bertetangga: Alya (Bawang Putih) dan Siska (Bawang Merah). Alya putri keluarga Indra dan Yasmin yang kaya. Sebaliknya Siska hidup sederhana bersama ibunya, Rika, yang menjanda. Kekayaan keluarga Alya membuat Rika dan Siska iri dan membenci mereka. Kebaikan keluarga Alya tak bisa mengurangi kebencian mereka. Konflik dipertajam dengan kehadiran Ferdi, siswa baru di sekolah, yang suka kepada Alya.

Supaya impian menjadi orang kaya tercapai, Rika tega meracuni Yasmin. Dengan lihainya ia merangkai sebuah plot hingga bisa menikah dengan Indra dan masuk ke rumah menguasai seluruh kekayaan. Dalam semalam, nasib Alya berubah 180 derajat dari hidup senang menjadi sengsara penuh derita akibat siksaan Rika. Alya ternyata anak yang tegar. Siksaan sehebat apa pun, tidak menjadikannya dendam. Malah kejahatan Rika-Siska dibalasnya dengan perbuatan baik. Melihat Alya yang semakin hari semakin tegar, ini adalah kesempatan Rika dan Siska untuk mencelakai Alya secara perlahan tanpa ampun. Rika dan siska akhirnya menerima akibat atas dosanya yaitu sebuah kematian secara tidak wajar dan Alya hidup bahagia bersama Ferdi.

PenghargaanSunting

Tahun Award Kategori Nominasi Hasil
2005 Panasonic Awards 2005 Sinetron terfavorit Bawang Merah Bawang Putih (sinetron 2004) Menang
Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Kisah Sedih di Hari Minggu
Panasonic Gobel Awards
Sinetron terfavorit

2005
Diteruskan oleh:
Hikmah

Pranala luarSunting