Buka menu utama

Bahasa Manipur atau disebut sebagai bahasa Meitei merupakan anak cabang bahasa Sino-Tibet khususnya dalam kelompok Kuki-Chin. Bahasa ini merupakan bahasa utama di negara bagian Manipur, dan terbagi atas 29 dialek. Terdiri dari 15 konsonan dan 6 huruf hidup. Dialek baku bahasa Manipuri atau Meiteilon ini didasarkan pada dialek kota Imphal, yang sangat berbeda dengan dialek-dialek seperti Kakching, Andro, Sekmai, dan Yaithibi yang ternyata tidak terkena pengaruh bahasa Bengali maupun bahasa Sanskerta. Sedangkan dialek Pangal digunakan oleh kelompok Meiteilon yang menganut agama Islam.

SejarahSunting

Bahasa Manipur merupakan gabungan dari dialek tujuh klan yakni Angom, Khaangaanba, Khuman, Luwaang, Mangaang, Moiraang dan Saraang Layshaang. Bahasa ini dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Indo-Arya seperti Sanskerta, Hindi, Assam, Bengali dan Bishnupriya Manipuri serta bahasa Inggris.

Wilayah persebaranSunting

Bahasa Manipuri dituturkan selain di negara bagian Manipur, juga dituturkan di wilayah Assam, Tripura, Nagaland, Myanmar, Bangladesh (terutama di kawasan Moulvibazaar, Sylhet dan Chittagong) bersamaan dengan kelompok Bishnupriya Manipuri serta berbagai wilayah lainnya di India.

Sistem PenulisanSunting

Sistem penulisan yang digunakan serupa dengan huruf Bengali. Namun kalangan orang Meitei sendiri juga mempunyai sistem penulisan sendiri yang disebut sebagai Meitei Mayek yang diperkirakan berkembang selama hampir 4.000 tahun.


Contoh:

  • Hello = Halo
  • Nahak kamdouri? = Apa kabar?
  • Eihak nungairi = Baik-baik
  • Thagatchari = Terima kasih
  • Nahakki naming kari koui? = Siapa namamu?
  • Eigi ming……koui = Nama saya…….
  • Kainarasi = Sampai jumpa

Lihat pulaSunting