Buka menu utama

SinopsisSunting

Kios Emak (Anna Shirley) diledakkan gerombolan penagih hutang yang dipimpin oleh Beno (Mike Muliadro) dengan menggunakan petasan. Topan (Ricky Harun) sangat marah atas kejadian itu dan berniat membalas perlakuan Beno dan kawan-kawan yang dipimpin oleh Satyo (Didi Petet). Maka Satyo pun jadi target balas dendam Topan. Dalam melakukan aksinya bukan Cuma gagal, malah dapat masalah. Saat sedang masuk ke rumah Satyo, ia malah tertimpa Indah (Oxcerila Paryana), anak Satyo yang sedang berniat kabur dari rumah. Rencana mereka berdua pun nyaris gagal. Indah bersiasat seolah disandera oleh Topan dan berhasil lari dari rumah setelah mereka melumpuhkan Beno dan kawan-kawan.

Mereka pun kabur bersama. Topan yang takut ditangkap polisi terpaksa ikut Indah yang ternyata ingin memberikan ayahnya pelajaran karena ingin kawin lagi. Dengan saling bermusuhan, mereka kabur ke Jakarta. Melewati berbagai masalah, akhirnya mereka terpisah setelah Indah ditemukan oleh ayahnya. Meski terlambat menyadari namun benih cinta sudah terlanjur tumbuh di hati mereka.[1]

PemeranSunting

-Ricky Harun = Topan |- -Oxcerila Paryana = Indun |- -Didi Petet = Satyo |- -Mike Muliadro = Beno |- -Opi Bachtiar = Budi |- -Ence Bagus = Eko |- -Anna Shirley = Emak |- -Subarkah Hadisarjana = Pemilik kontrakan |- -Rahman Yakob = Pemilik bengkel |- -Ria Irawan = Teman baik emak |-

ReferensiSunting

  1. ^ Ai Lop Yu Pul, diakses pada 29 Oktober 2009

Pranala luarSunting