Buka menu utama

Dura (bahasa Arab: دورا‎, zaman kuno: Adoraim) adalah sebuah kota Palestina yang terletak 11 km di sebelah selatan Hebron dalam Kegubernuran Hebron di bagian selatan Tepi Barat. Menurut Biro Statistik Pusat Palestina, kota ini dihuni oleh 28.268 penduduk pada tahun 2007.[2] Wali kota sekarang adalah Saeed M. Awawdeh.

Dura
Transkripsi Lainnya
 • Arabدورا
 • Ejaan lainDurrah (resmi)
Adoraim (tak resmi)
Dura berlokasi di Teritori Palestina
Dura
Dura
Lokasi Dura di Teritori Palestina
Koordinat: 31°30′24.45″N 35°01′39.78″E / 31.5067917°N 35.0277167°E / 31.5067917; 35.0277167
KegubernuranHebron
Pemerintahan
 • JenisKota (from 1967)
 • Kepala MunisipalitasDr. Sameer Hamid Al-Namoorah
Penduduk (2007)
 • Yurisdiksi28.268
Arti namaDura, (p.n)[1]

Ada kepercayaan bahwa Nuh, keturunan kesepuluh para leluhur manusia sebelum Air Bah, seperti dalam kisah Bahtera Nuh dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, dikuburkan di sini. Kota ini diperkuat sebagai kota kubu oleh Rehabeam (974 SM – 913 SM), raja Kerajaan Israel dan kemudian raja Yehuda. Rehabeam adalah putra dan penerus tahta Salomo, juga cucu Daud, menurut 2 Tawarikh 11:9.[3] Kota ini disebut Macabees Adora pada Kitab 1 Makabe 13:20.

Pada tahun 1517, desa ini menjadi bagian dari Kesultanan Utsmaniyah bersama seluruh wilayah Palestina. Setelah British Mandate, pada waktu terjadinya Perang Arab-Israel 1948, Dura diduduki oleh Yordania dan berada di bawah pemerintahan Yordania. Dura menjadi sebuah municipality pada tanggal 1 Januari 1967, lima bulan sebelum diduduki oleh Israel dalam Perang Enam Hari.

EtimologiSunting

Menurut sumber municipality, nama "Dura" diturunkan dari kata Kanaan yang berarti "rumah", bukan kata Arab yang berarti "jagung".

Nama kuno Kanaan tempat ini adalah Adoraim.

SejarahSunting

Menurut Alkitab, kota ini diperkuat oleh Rehabeam (974 SM – 913 SM), putra dan penerus tahta Salomo, juga cucu Daud, menurut 2 Tawarikh 11:9..[4]

Dura merupakan tempat kuno, di mana ditemukan guci-guci dan pecahan keramik kuno.[5]

IklimSunting

Tempat ini beriklim kering pada musim panas dan menerima banyak hujan pada musim dingin. Curah hujan rata-rata tergantung pada lokasi geografis kota ini. Area Dahr Alhadaba menerima curah hujan rata-rata 400–600 mm, lereng selatan 300–400 mm dan bagian utara perbukitan Dura 250–300 mm.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Palmer, 1881, p. 393
  2. ^ 2007 PCBS Census Palestinian Central Bureau of Statistics. p.119.
  3. ^ 2 Tawarikh 11:9
  4. ^ Berrett, L.M.C. (1996). Discovering the World of the Bible. Grandin Book Company. hlm. 196. ISBN 9780910523523. Diakses tanggal 2 December 2014. 
  5. ^ Dauphin, 1998, p. 946

PustakaSunting

Pranala luarSunting