Buka menu utama

Ir. Zainuddin Rasad adalah seorang ahli pertanian dan politisi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian dan Persediaan Republik Indonesia.[1]

Ir.
Zainuddin Rasad
Rasad3.jpg
Menteri Pertanian dan Persediaan Indonesia
Masa jabatan
12 Maret 1946 – 26 Juni 1946
PendahuluDarmawan Mangunkusumo
PenggantiDarmawan Mangunkusumo
Informasi pribadi
Lahir± 1880
Bendera Belanda Pariaman, Hindia Belanda
Meninggal dunia21 Juli 1952 (umur ± 72)
Bendera Indonesia Jakarta
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PasanganSiti Tjahajadani
AnakSjahriar Rasad
Orang tuaBagindo Mohamad Rasad dan Sari (Utiah Sarikayo)
Alma materLandbouwhoogeschool, Wageningen, Belanda
PekerjaanAhli pertanian, politisi

Daftar isi

RiwayatSunting

KarierSunting

Zainuddin pernah bertugas sebagai Menteri Pertanian dan Persediaan pada Kabinet Sjahrir II dari tanggal 12 Maret 1946 sampai 26 Juni 1946. Zainuddin tidak manjalani tugasnya sampai masa kabinet berakhir karena pada 26 Juni 1946 ia mengundurkan diri. Ia digantikan oleh Darmawan Mangunkusumo sebagai Menteri dan Saksono sebagai Menteri Muda dengan perubahan nama kementerian menjadi Kementerian Kemakmuran.

PendidikanSunting

Memasuki masa sekolah, orang tua Zainuddin memasukkannya ke sekolah rakyat atau sekolah sekuler. Ia bersama saudaranya, Jamaluddin, Siti Fatimah dan Dahlan Abdullah kemudian melanjutkan pendidikan ke kota Fort de Kock (Bukittinggi) sekitar tahun 1908-1913. Bertiga dengan Jamaluddin dan Dahlan Abdullah ia menempuh pendidikan di Kweekschool, sedangkan adik perempuannya di Sekolah Keputrian.

Selanjutnya, bersama saudaranya, Jamaluddin, ia menempuh pendidikan di Wagenigen, Belanda. Ia di sekolah tinggi pertanian Landbouwhoogeschool, sedangkan Jamaluddin mengambil sekolah menengah pertanian Middelbare Landbouw School di kota yang sama. Zainuddin kemudian meraih gelar sarjana (insinyur) pertanian dan Jamaluddin meraih gelar sarjana muda pertanian. Namun sumber berita lain menyebut, Jamaluddin Rasad-lah sebagai putra Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar insinyur pertanian di Negeri Belanda.

Kehidupan pribadiSunting

Zainuddin Rasad adalah anak ketiga di antara empat bersaudara dari pasangan Bagindo Mohamad Rasad dan Sari (Utiah Sarikayo) asal Pariaman. Tidak didapat data pasti mengenai waktu kelahirannya, tetapi diperkirakan pada tahun 1884, karena kakak sulungnya, Jamaluddin, lahir pada tahun 1880. Zainuddin bersaudara melalui masa kanak-kanak mereka di alam pantai Pariaman.

Kerabatnya, Bagindo Dahlan Abdullah, di kemudian hari juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan diplomat Indonesia.

RujukanSunting

  1. ^ "Kabinet Sjahrir II" Universitas Gunadarma. Diakses 08-12-2013.

Pranala luarSunting