Wikipedia:Daftar pilihan

Bantuan · Komunitas · Portal · Isi Pilihan · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Bintang ini melambangkan daftar pilihan di Wikipedia.
Daftar pilihan adalah daftar-daftar terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, daftar-daftar tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Daftar pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria daftar pilihan.

Saat ini terdapat 83 daftar pilihan dari 399.781 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu daftar pilihan untuk setiap 4.817 artikel di Wikipedia.

Daftar yang berhasil mendapatkan status daftar pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu daftar merupakan daftar pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah daftar.

Hapus tembolok

Istana Apostolik

Terdapat 110 pemilihan kepausan yang menghasilkan paus yang saat ini diakui oleh Gereja Katolik secara sah. Prosesnya tidak tetap pada suksesi kepausan sebelum 1059 dan para paus pada saat itu sering dipilih oleh keterlibatan sekuler secara substansial, jika tidak ada penunjukan langsung. Namun, sejak promulgasi In nomine Domini (1059), hak pilih hanya terbatas untuk Dewan Kardinal. Pemilihan kepausan sejak 1276 dibuat dalam bentuk konklaf kepausan, yang merupakan pemilihan yang disertai dengan peraturan dan prosedur yang dikembangkan pada Ubi periculum (1274) dan kemudian bulla kepausan; pengadaan konklaf dibuat beragam sampai 1294, namun, seluruh pemilihan kepausan setelahnya dibentuk dengan prosedur konklaf yang relatif sama. Meskipun para kardinal secara historis dapat berkumpul di beberapa lokasi baik itu Roma dan di kota lainnya, hanya lima pemilihan sejak 1455 yang dilakukan di luar Istana Apostolik (gambar). Tiga pemilihan berpindah tempat pada saat prosesnya: pemilihan 1268–71, 1292–94, dan 1314–16. (Selengkapnya...)

Daftar pilihan sebelumnya: Daftar ketua menteri India saat ini

Beberapa ketua menteri berpose dengan Perdana Menteri Narendra Modi pada Desember 2014.

Tiga puluh satu ketua menteri saat ini menjabat di Republik India. Seorang ketua menteri adalah kepala pemerintah dari setiap dua puluh sembilan negara bagian dan dua wilayah persatuan (Delhi dan Puducherry). Menurut konstitusi India, di tingkat negara bagian, gubernur adalah kepala de jure, namun wewenang eksekutif de facto berada di tangan ketua menteri. Setelah pemilihan majelis legislatif negara bagian, gubernur biasanya mengundang partai (atau koalisi) yang memperoleh kursi mayoritas untuk membentuk pemerintahan. Gubernur melantik ketua menteri yang bertanggung jawab secara kolektif (bersama dengan dewan menteri) kepada majelis tersebut. Apabila ia memperoleh kepercayaan majelis, masa jabatan ketua menteri biasanya paling lama lima tahun, walaupun tidak ada batas jumlah masa jabatan. Dari tiga puluh satu petahana saat ini, tiga orang diantaranya adalah wanita—Mamata Banerjee di Benggala Barat, Mehbooba Mufti di Jammu dan Kashmir, dan Vasundhara Raje di Rajasthan. Menjabat sejak Desember 1994 (selama 22 tahun, 137 hari), Pawan Kumar Chamling dari Sikkim memiliki masa jabatan terpanjang. Virbhadra Singh (l. 1934) dari Himachal Pradesh adalah ketua menteri tertua, sementara Pema Khandu (l. 1979) dari Arunachal Pradesh adalah yang termuda. Enam petahana merupakan anggota Kongres Nasional India, tiga belas petahana berasal dari Partai Bharatiya Janata dan dua petahana berasal dari Partai Komunis India (Marxis); tidak ada partai lainnya yang memiliki lebih dari satu ketua menteri. (Selengkapnya...)

Raja Salman bin Abdul‘aziz dari Arab Saudi

Para penguasa monarki saat ini dibedakan menurut gelar dan pangkat, yang dalam sebagian besar kasus didefinisikan oleh tradisi, dan dipandu di bawah konstitusi negara tersebut. Penguasa monarki adalah kepala monarki, suatu bentuk pemerintahan berupa negara atau pemerintahan diperintah oleh seseorang yang biasanya memerintah seumur hidup atau sampai turun takhta. Dalam pembelajaran politik dan sosio-budaya, penguasa-penguasa monarki biasanya dikaitkan dengan penguasa warisan; sebagian besar penguasa monarki; sebagian besar penguasa monarki lahir dan dibesarkan dalam sebuah keluarga kerajaan. Namun, beberapa penguasa monarki tidaklah warisan, dan sebagai gantinya penguasa tersebut ditentukan melalui proses elektif. Pada umumnya, negara hanya memiliki satu penguasa monarki, tetapi dalam keadaan khusus, yaitu apabila penguasa monarki masih di bawah umur (secara hukum), tidak ada, atau tidak mampu secara hukum melaksanakan kekuasaan, seorang regen dapat melaksanakan kekuasaan tersebut. (Selengkapnya...)


Pengusulan daftar pilihanSunting

Lihat pulaSunting