Buka menu utama
Kerusakan yang diakibatkan oleh pengeboman Sekutu

Pengeboman Singapura 1944–1945 adalah kampanye militer yang dilakukan oleh angkatan udara Sekutu selama Perang Dunia II. Unit pembom jarak jauh Pasukan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat melakukan 11 serangan udara kepada Singapura yang diduduki Jepang antara November 1944 dan Maret 1945. Sebagian besar serangan ini menargetkan pangkalan angkatan laut dan fasilitas galangan di pulau tersebut. Misi peletakan ranjau juga dilakukan di perairan sekitar. Setelah pengebom Amerika dipindahkan, Angkatan Udara Britania Raya mengambil tanggung jawab atas operasi peletakan ranjau di sekitar Singapura. Hal ini berlanjut hingga 24 Mei 1945. Sementara kerusakan signifikan dihasilkan kepada pangkalan angkatan laut dan pelabuhan komersial penting Singapura, beberapa serangan pada target ini tidak sukses dan serangan lain pada fasilitas penyimpanan minyak di kepulauan sekitar Singapura tidak efektif. Kampanye peletakan ranjau mengganggu pelayaran Jepang di area Singapura tersebut dan menyebabkan mereka kehilangan tiga kapal dan kerusakan terhadap sepuluh lainnya, tetapi tidak decisive. Jumlah keseluruhan korban sipil dari pengeboman sedikit, meskipun beberapa pekerja sipil tewas selama serangan pada fasilitas militer; satu serangan menyebabkan ratusan orang tidak memiliki tempat tinggal. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: PlutoPah WongsoHarun Yahya