Buka menu utama
Æthelflæd (dari Kartularium dan Kebiasaan Keabbasan Abingdon, sekitar tahun 1220)

Æthelflæd adalah penguasa Mercia di daerah tengah Inggris sejak 911 hingga akhir hayatnya. Ia adalah putri sulung Raja Wessex Alfred Agung. Pada pertengahan 880-an, Alfred memperkuat persekutuan antara Mercia dan Wessex dengan menikahkan putrinya Æthelflæd dengan Æthelred. Æthelred meninggal pada 911 dan digantikan oleh Æthelflæd sebagai penguasa Mercia. Pada 917 ia mengirim tentara yang berhasil merebut Derby, kota pertama dari lima kota penting Viking di Mercia yang berhasil dikuasai kembali oleh bangsa Inggris. Pada 918, Leicester menyerah kepada Æthelflæd tanpa perlawanan. Tak lama kemudian, para pemimpin Viking di Jorvik menawarkan untuk tunduk kepadanya, tetapi Æthelflæd meninggal pada 12 Juni 918 sebelum dapat menindaklanjuti tawaran tersebut. Æthelflæd digantikan oleh putrinya, Ælfwynn, tetapi pada Desember tahun yang sama Edward mengambil alih kekuasaan atas Mercia dan memindahkan Ælfwynn ke Wessex. Para sejarawan berbeda pendapat tentang status kemerdekaan Mercia di bawah Æthelred dan Æthelflæd, tetapi kebanyakan sependapat bahwa Æthelflæd adalah pemimpin besar yang berperan penting dalam penaklukan Danelaw. Para penulis abad pertengahan maupun modern amat terpikat oleh Æthelflæd. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Muhammad I dari GranadaGereja Santo Yusuf SemarangBlockchain