Timor Portugis

koloni Portugis, sekarang dikenal sebagai Timor Leste, sebuah negara merdeka

Timor Portugis adalah masa dimana Timor Leste merupakan koloni Portugal antara tahun 1702 hingga 1975. Pada masa berkuasanya, Timor Portugis berbagi Pulau Timor dengan Hindia Belanda, lewat Perjanjian Lisbon tahun 1859,[1] yang kemudian diteruskan Indonesia.

Timor Portugis

Timor Português
1702–1975
Timor Portugis pada tahun 1869
Timor Portugis pada tahun 1869
StatusKoloni Portugal
Ibu kotaDili
Lifau
(1702-1769)
Bahasa yang umum digunakanPortugis (resmi)
Tetun
PemerintahanPemerintahan kolonial Portugal
Kepala Negara 
• 1515–1521
Manuel I dari Portugal
• 1974–1975
Francisco da Costa Gomes
Gubernur 
• 1702–1705
António Coelho Guerreiro
• 1974–1975
Mário Lemos Pires
Sejarah 
• Mulai dikolonisasi
1702
1975
Mata uangPataca Timor
Escudo Timor
Kode ISO 3166TP
Didahului oleh
Digantikan oleh
Timor pra-kolonial
Timor Timur
Sekarang bagian dariTimor Leste Timor Leste
Sunting kotak info
Sunting kotak info • Lihat • Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Kehadiran Portugal di Pulau Timor pertama tercatat berawal dari tahun 1640-an, ketika ditemukan sebuah Perkampungan Portugis di sebelah barat Kupang. Hingga pertengahan abad ke-19, Timor Portugis hanya sebatas perkampungan kecil di Dili, Manatuto, Laleia, Vemasse, dan sejumlah kecil di daerah pesisir utara.[2]

Nama Timor Portugis kemudian tidak dipakai lagi sejak 1975, setelah Indonesia menyerbu Timor Timur. Timor Portugis pun menjadi Provinsi Timor Timur. Secara teknis, Timor Portugis baru dinyatakan sebagai sudah tidak ada lagi pada 20 Mei 2002, ketika Timor Leste dideklarasikan sebagai negara merdeka.

Referensi

sunting
  1. ^ Firman, Tony. "Timor Leste pada Masa Kolonial". tirto.id. Diakses tanggal 2020-12-02. 
  2. ^ "Companion to East Timor - Kolonialisme, Kemerdekaan dan Masa Depan Timor-Leste | School of Humanities and Social Sciences | UNSW Canberra". www.unsw.adfa.edu.au. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-20. Diakses tanggal 2020-11-20. 

Lihat pula

sunting