Tentara Penyelamat Rohingya Arakan

Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (bahasa Inggris: Arakan Rohingya Salvation Army, bahasa Myanmar: အာရ်ကန်ရိုဟင်ဂျာ ကယ်တင်ရေးတပ်မတော်; disingkat ARSA),[4][5][6] juga juga dikenal dengan bekas namanya Harakah al-Yaqin[7][8] dan bekas nama Inggrisnya Faith Movement (bahasa Indonesia: Gerakan Iman),[7] adalah sebuah kelompok pemberontak Rohingya yang aktif di hutan-hutan utara Negara Bagian Rakhine, Myanmar. Gerakan tersebut dipimpin oleh Ata Ullah, seorang pria Rohingya yang lahir di Karachi, Pakistan, dan dibesarkan di Mekkah, Arab Saudi.[1][2]

Tentara Penyelamat Rohingya Arakan
PemimpinAta Ullah[1][2]
Waktu operasiOktober 2016 (2016-10) – sekarang
Wilayah operasiUtara Negara bagian Rakhine,
Perbatasan Bangladesh-Myanmar
IdeologiNasionalisme Rohingya
Lawan Myanmar
Pertempuran dan perangPemberontakan Rohingya di Myanmar Barat
Dicap sebagai organisasi teror oleh Myanmar[3]

ReferensiSunting

  1. ^ a b J, Jacob (15 December 2016). "Rohingya militants in Rakhine have Saudi, Pakistan links, think tank says". 
  2. ^ a b Millar, Paul (16 February 2017). "Sizing up the shadowy leader of the Rakhine State insurgency". Southeast Asia Globe Magazine. Diakses tanggal 24 February 2017. 
  3. ^ Kyaw Thu, Mratt; Slow, Oliver (28 August 2017). "With ARSA attacks, northern Rakhine plunges into new, darker chapter". Frontier Myanmar (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 29 August 2017. 
  4. ^ Freeman, Joe. "Myanmar's Rohingya Insurgency Strikes Pragmatic Note". VOA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 March 2017. 
  5. ^ "Rohingya 'Army' stresses right to self-defence in first statement". Frontier Myanmar (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 March 2017. 
  6. ^ "Myanmar's armed Rohingya militants deny terrorist links". Fox News. 28 March 2017. Diakses tanggal 30 March 2017. 
  7. ^ a b "Myanmar: A New Muslim Insurgency in Rakhine State". Crisis Group (dalam bahasa Inggris). 15 December 2016. Diakses tanggal 23 January 2017. 
  8. ^ Lewis, Simon (14 December 2016). "Myanmar's Rohingya insurgency has links to Saudi, Pakistan: report". Reuters. Diakses tanggal 15 December 2016. 

Pranala luarSunting

Templat:Kelompok pemberontak di Myanmar