Buka menu utama

Sungai Pemali adalah sungai yang terletak di wilayah Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, sekitar 250 km di timur ibu kota Jakarta.[1][2] Sungai Pemali berhulu di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes dengan nama mata airnya yaitu Tuk Sirah. Sungai Pemali merupakan sungai terbesar yang ada di Kabupaten Brebes dengan panjang sekira 125,4 Km mengalir dari selatan ke utara. Sungai ini bermuara ke Laut Jawa.

Sungai Pemali
Kali Pemali, Kali Ci Pemali, Sungai Cipemali, Palami River, Kali Kali Pemali, Kali Kali Pamali, Kali Kali Penali, Pemali River
Sungai Pemali berlokasi di Jawa
Sungai Pemali
Lokasi mulut sungai
Sungai Pemali berlokasi di Indonesia
Sungai Pemali
Sungai Pemali (Indonesia)
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiJawa Tengah
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiDesa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes
 - elevasi420 m (1,380 ft) dpl
Muara sungaiLaut Jawa
Panjang125.4 km (77.9 mi)
Daerah Aliran Sungai
Ukuran cekungan1,276.4 km2 (492.8 sq mi)
Informasi lokal
Zona waktuWIB (UTC+7)
GeoNames1631644

Daerah Aliran SungaiSunting

Sungai Pemali berada di daerah aliran sungai (DAS) Pemali seluas 1.276,4 Km2 yang mencangkup Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.[3] DAS Pemali mempunyai karakter yang sangat spesifik dengan bentuk DAS memanjang. Bagian hulu sungai Pemali membentuk alur relatif lurus dengan bentuk penampang peralihan V ke bentuk U, lebar sungai antara 20-40 meter dan akan berubah menjadi berkelok-kelok dibagian tengah hingga ke hilir. Anak Singai Pemali berasal dari dataran tinggi di daerah barat Gunung Slamet dan dari Pegunungan Lio serta dari Perbukitan Baribis-Bantarkawung. Sejumlah anak Sungai Pemali yang cukup besar antara lain:

  1. Sungai Rambatan
  2. Sungai Bersole
  3. Sungai Lawak
  4. Sungai Kumisik
  5. Sungai Paeh
  6. Sungai Prupuk
  7. Sungai Glagah
  8. Sungai Cisaat
  9. Sungai Citara
  10. Sungai Citandang
  11. Sungai Cigunung
  12. Sungai Jurang
  13. Sungai Petujah
  14. Sungai Ciomas
  15. Sungai Cilakar
  16. Sungai Cikeruh
  17. Sungai Cikuya

Mata Air Tuk SirahSunting

Mata air Tuk Sirah terletak di Desa Winduaji dan mudah dijangkau dari Dusun Pesurupan. Dari Kota Brebes, lokasi Tuk Sirah berada pada jarak sekitar 70 km ke arah Purwokerto. Tuk Sirah menurut arti namanya berarti pangkal mata air. Dari kumpulan sejumlah mata air kemudian menyatulah menjadi aliran air yang kemudian membentuk kesatuan yang disebut sungai. Selama bertahun-tahun mata air Tuk Sirah menjadi tujuan wisata terutama spiritual bagi warga Brebes dan sekitarnya. Selain dikenal keramat, tempat itu juga memiliki ciri khas kealamiahan berupa belik atau danau kecil yang berair sangat jernih.[4]

GeografiSunting

Sungai ini mengalir di wilayah tengah utara pulau Jawa yang beriklim muson tropis (kode: Am menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[5] Suhu rata-rata setahun sekitar 25 °C. Bulan terpanas adalah September, dengan suhu rata-rata 28 °C, and terdingin Desember, sekitar 24 °C.[6] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2702 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Desember, dengan rata-rata 423 mm, dan yang terendah September, rata-rata 26 mm.[7]

PemanfaatanSunting

Penduduk di sepanjang Sungai Pemali memanfaatkan untuk sumberdaya perikanan baik secara tradisional dengan cara memancing, atau menjala maupun dengan metode tambak terutama dibagian muara/ hilir. Besarnya debit air Sungai Pemali juga dimanfaatkan untuk pengairan/ irigasi melalui sejumlah bendung diantaranya Bendung Notog. Terdapat sebuah waduk di hulu Sungai Pemali yakni Waduk Penjalin. Waduk Penjalin memiliki luas genangan mencapai 1,25 km2 dan dapat menampung volume air hingga 9,5 juta m3. Waduk ini dibangun tahun 1930 oleh pemerintah kolonial Belanda bersamaan dengan Waduk Malahayu. Air waduk ini dipersiapkan untuk menyuplai irigasi Sungai Pemali bawah dan areal persawahan.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Rand McNally, The New International Atlas, 1993.
  2. ^ Kali Pemali at Geonames.org (cc-by); Last updated 2013-06-04; Database dump downloaded 2015-11-27
  3. ^ Daftar DAS di Jateng
  4. ^ Berwisata Spiritual di Mata Air Tuk Sirah
  5. ^ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11: 1633–1644. doi:10.5194/hess-11-1633-2007. Diakses tanggal 30 January 2016. 
  6. ^ "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 January 2016. 
  7. ^ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 January 2016. 

Pranala luarSunting