Buka menu utama

Sungai Comal

sungai di Indonesia
(Dialihkan dari Sungai Layangan)

Sungai Comal adalah salah satu sungai yang berada di Jawa Tengah, Indonesia.[1][2] Sungai Comal berhulu di Pegunungan Serayu Utara tepatnya di Gunung Slamet. Sungai Comal memiliki panjang sekira 109,18 km,[3] mengalir dari selatan ke utara dan berakhir di Laut Jawa. Sungai Comal menjadi sungai terbesar yang melintasi wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.[4] Aliran Sungai Comal melalui tujuh wilayah kecamatan di kabupaten tersebut.[4]

Sungai Comal
Kali Comal, Kali Tjomal
Sungai Comal berlokasi di Jawa
Sungai Comal
Lokasi mulut sungai
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiJawa Tengah
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiGunung Slamet
Muara sungaiLaut Jawa
Panjang109,18 km (67,84 mi)
Ukuran cekunganDAS: 814,35 km2 (314,42 sq mi)
Informasi lokal
Zona waktuWIB (UTC+7)
GeoNames1645975

GeografiSunting

Sungai ini mengalir di sepanjang wilayah tengah utara pulau Jawa yang beriklim muson tropis. Suhu rata-rata setahun sekitar 25 °C. Bulan terpanas adalah September, dengan suhu rata-rata 29 °C, and terdingin Maret, sekitar 22 °C.[5] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2758 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Januari, dengan rata-rata 492 mm, dan yang terendah September, rata-rata 23 mm.[6]

HidrologiSunting

 
Sebuah jembatan dan akuaduk melintasi saluran sekunder yang menuju terusan utama Sungai Comal. (foto jaman Belanda, tanpa tanggal).

Sungai Comal menjadi sungai utama di daerah aliran sungai (DAS) Comal seluas 81.435,58 hektare yang secara administrasi meliputi tiga wilayah yakni Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pekalongan.[7]. Hulu sungai ini berada di perbatasan Desa Batursari dengan Desa Penakir di Kecamatan Pulosari dan bermuara di Laut Jawa.

Anak sungaiSunting

Anak Sungai Comal yang cukup besar di antaranya adalah:

PemanfaatanSunting

Penduduk di sepanjang Sungai Comal memanfaatkan untuk sumberdaya pertanian dan perikanan baik secara tradisional dengan cara memancing atau menjala. Dibagian muara sungai ini cukup lebar bahkan bisa dilayari perahu kecil para nelayan. Besarnya debit air Sungai Comal juga dimanfaatkan untuk pengairan/ irigasi melalui beberapa pintu air atau bendung seperti Bendung Mejagong dan Bendung Sukowati. Wilayah hulu alur Sungai Comal juga dimanfaatkan sebagai wisata air arung jeram/rafting[8].

ReferensiSunting

  1. ^ Rand McNally, The New International Atlas, 1993.
  2. ^ Kali Comal at Geonames.org (cc-by); Last updated 2013-06-04; Database dump downloaded 2015-11-27
  3. ^ Elnur, Hamied. "Analisis Multi Risiko DAS Comal". Academia: 5. 
  4. ^ a b Kantor Statistik Kabupaten Pemalang (2008). Pemalang dalam Angka 2008, Pemerintah Kabupaten Daerah Tk. II Pemalang, BPS. Hlm. 246.
  5. ^ "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 January 2016. 
  6. ^ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 January 2016. 
  7. ^ Daerah Aliran Sungai Comal
  8. ^ Mencicipi Ekstremnya Jeram Hulu Sungai Comal Di Pemalang

Pranala luarSunting