Stasiun Bandar Tinggi

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Bandar Tinggi (BDT) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Bandar Tinggi, Bandar Masilam, Simalungun. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14,50 meter ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh.

Stasiun Bandar Tinggi
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun BDT.png
Stasiun Bandar Tinggi 2022.jpeg
Stasiun Bandar Tinggi 2022
LokasiBandar Tinggi, Bandar Masilam, Simalungun, Sumatra Utara 21257
Indonesia
Koordinat3°17′04″N 99°18′14″E / 3.284488°N 99.303850°E / 3.284488; 99.303850Koordinat: 3°17′04″N 99°18′14″E / 3.284488°N 99.303850°E / 3.284488; 99.303850
Ketinggian+14,50 m
OperatorKereta Api Indonesia
Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh
Letak dari pangkalkm 98+291 Medan-Tebing Tinggi-Kisaran-Tanjungbalai[1]
Jumlah peronSatu peron sisi dan satu peron pulau yang agak tinggi
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • BDT
  • 9405
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Putri Deli dan Datuk Belambangan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Laut Tador Datuk Belambangan
Tebing Tinggi–Lalang, p.p.
Tanjung Gading
ke arah Lalang
Lokasi pada peta

Awalnya, stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Terkait dengan pembangunan percabangan yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dari stasiun ini menuju Pelabuhan Kuala Tanjung, stasiun ini menambahkan satu jalur lagi di sisi selatan dan rencananya akan menggunakan sistem persinyalan elektrik. Percabangan ini dibangun untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dan mengintegrasikannya dengan Pelabuhan Kuala Tanjung. Proyek ini telah dimulai sejak tahun 2012[3][4] tetapi mengalami penundaan karena masalah pembebasan lahan. Proyek kemudian dilanjutkan lagi dan direncanakan selesai pada tahun 2015, tetapi pada saat itu rel tersebut masih belum tersambung.[5] Pada tahun 2018, pekerjaan ini sudah di atas 90%, dan sudah dilakukan ujicoba oleh PT KAI, tetapi belum ada tanda-tanda jalur ini diaktifkan secara reguler[6]

GaleriSunting

Layanan kereta apiSunting

Penumpang kelas ekonomiSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ "Proyek KA Bandar Tinggi-Kuala Tanjung Tuntas 2013". beritasatu.com. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  4. ^ Muhamad <asep.muhamad[at]torche.co.id>, Asep. "JALUR KA SEI MANGKE-KUALA TANJUNG MEMASUKI TAHAP PEMASANGAN REL". dephub.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-25. 
  5. ^ Bisnis, Harian Medan. "Rel KA Bandar Tinggi - Kuala Tanjung Belum Tersambung". Harian MedanBisnis (dalam bahasa Indonesia). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  6. ^ "Jalur KA Bandar Tinggi-Kuala Tanjung Selesai 97 Persen". SUMUTPOS.CO (dalam bahasa Inggris). 2018-08-13. Diakses tanggal 2018-12-25. 

Pranala luarSunting

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Laut Tador Tebing Tinggi–Kisaran Bahlias
ke arah Kisaran
Terminus Percabangan menuju Kuala Tanjung Tanjung Gading