Buka menu utama

Syamsuridjal adalah politisi berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjabat Wali Kota Jakarta periode 1951-1953 serta Wali Kota Surakarta.[1][2][3]

Syamsuridjal
Syamsurijal.jpg
Wali Kota Jakarta Raya 3
Masa jabatan
29 Juni 1951 – 9 November 1953
PresidenSoekarno
PendahuluSuwiryo
PenggantiSudiro
[[Wali Kota Surakarta]] 3
Masa jabatan
14 November 1946 – 13 Januari 1949
Penguasa monarkiPakubuwana XII
Mangkunegara VIII
PresidenSoekarno
PendahuluIskaq Tjokrohadisoerjo
PenggantiSoedjatmo Soemowerdojo
Wali Kota Bandung 13
Masa jabatan
1945–1946
PresidenSoekarno
PendahuluR.A. Atmadinata
PenggantiUkar Bratakusumah
Informasi pribadi
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia

Menjadi Gubernur JakartaSunting

Sebelum menjadi Wali Kota Jakarta Raya, Sjamsuridjal menjabat Wali Kota Solo.[4] Pada masa awal pemerintahannya, dimulai dibangun stadion nasional IKADA (Ikatan Atletik Djakarta) yang dimulai pada 18 Juli 1950 untuk keperluan Pekan Olahraga Nasional ke-2 (PON II) yang dilaksanakan pada Oktober 1951.[3] Kebijakan yang cukup terkenal pada masa kepemimpinannya adalah mengenai masalah listrik. Walau begitu, ia juga memberi prioritas pada masalah air minum, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kebijakan atas tanah. Guna mengatasi masalah listrik yang sering padam, Sjamsuridjal membangun pembangkit listrik di Ancol. Adapun untuk meningkatkan penyediaan air minum, dia membangun penyaringan air di Karet, penambahan pipa, peningkatan suplai air dari Bogor. Di bawah pemerintahan Sjamsuridjal, bidang pendidikan juga mendapat perhatian. Ia mendukung pengembangan Universitas Indonesia.[1]

RefererensiSunting

  1. ^ a b Golden, Daan Van (Januari 2001). Jakarta Batavia: Socio-Cultural Essays (Verhandelingen Van Het Koninklijk Instituut Voor Taal-, Land- En Volkenkunde). Leiden: Koninklijk Institute of Linguistic vor Taal-, Land- en Volkenkunde. ISBN 9789067181396. 
  2. ^ M., Zaenuddin H. (2013). Banjir Jakarta: dari zaman Jenderal J.P. Coen (1621) sampai Gubernur Jokowi (2013). Jakarta: Change Publisher. ISBN 6021781511. 
  3. ^ a b Sedyawati, Edi; Rahardjo, Supratnikno; Johan, Irmawati Marwoto; Manilet, G.A. (1987). Sejarah Kota Jakarta 1950-1980. Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 
  4. ^ Soetanto, Himawan (2006). Yogyakarta: Jendral Spoor (Operatie Kraai) versus Jendral Sudirman (Perintah Siasat no. 1). Gramedia Pustaka Utama. hlm. 150. ISBN 9792221786.