Buka menu utama

Wikipedia β

Siti Hutami Endang Adiningsih

Ir.Hj. Siti Hutami Endang Adiningsih, M.Si atau Mamiek Soeharto adalah putri bungsu mantan Presiden Soeharto lahir (lahir di Jakarta, 23 Agustus 1964; umur 53 tahun) . Mamiek Harjojudanto Mamiek menikah dengan seorang insinyur bernama Pratikno Singgih pada tahun 1990. Pernikahannya dikaruniai seorang anak bernama Wiratama Hadi Ramanto (Wira). Mamiek dan Pratikno akhirnya bercerai, jauh sebelum Wira sukses menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada 17 Agustus 2007 lalu, di Hari Ulang Tahun ke-62 RI di Istana Merdeka. Pada 16 Agustus 2001, Mamiek terpaksa menjalani pemeriksaan Polda Metro Jaya berkaitan kasus penemuan senjata api Tommy Soeharto dan kepemilikan brankas di apartemen Cemara, Menteng, Jakarta Pusat bersama kakaknya, Siti Hediati alias Titik.

Siti Hutami Endang Adiningsih
Mamiek Soeharto 1964-1.jpg
Lahir 23 Agustus 1964 (umur 53)
Jakarta
Tempat tinggal Indonesia
Nama lain Mamiek Soeharto
Kewarganegaraan Indonesia
Pekerjaan Pengusaha
Anak Wiratama Hadi Rachmanto

KarierSunting

Dibanding kerajaan bisnis kakak-kakaknya, Mamiek terjun sangat terlambat. Bisnis yang ia miliki sekarang 'hanyalah' taman buah Mekar Sari seluas 3.000 hektar di Cileungsi, Bogor, Perkebunan kelapa sawit di Cileungsi, Bogor dan Sejumlah tanah di Kecamatan Jonggol. Tujuan awalnya untuk pembuatan taman rekreasi dan mempromosikan riset mengenai botani pada tahun 1995. Dengan Grup Manggala Kridha Yudha, putri bungsu Soeharto berusia 34 tahun ini memiliki bidang usaha perkebunan, transportasi, pergudangan, dan pariwisata. Diperkirakan jumlah kekayaan insinyur pertanian tamatan IPB ini mencapai lebih dari Rp 500 miliar.