Buka menu utama

Sistem rating konten televisi

Sistem rating konten televisi memberikan pemirsa gambaran tentang kesesuaian program televisi untuk anak-anak atau orang dewasa. Banyak negara memiliki sistem rating televisi mereka sendiri dan proses rating masing-masing negara dapat berbeda karena prioritas lokal. Program yang dinilai baik oleh organisasi yang mengelola sistem, penyiar atau oleh produsen konten sendiri.

Peringkat A biasanya ditetapkan untuk setiap episode individual dari serial televisi. Peringkat tersebut dapat berubah per episode, jaringan, tayangan ulang dan per negara. Dengan demikian tidak mungkin untuk menyatakan apa jenis dari sebuah program memiliki, tanpa menyatakan kapan dan di mana rating ini.

Sistem rating konten televisi di IndonesiaSunting

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengatur konten siaran televisi yang mengklasifikasikan program televisi menjadi beberapa klasifikasi:[1][2]

  • SU - Semua Umur - cocok untuk khalayak umum di atas usia 2 tahun;
  • P - Prasekolah - cocok untuk anak-anak pra-sekolah dari usia 2 sampai 6;
  • A - Anak - cocok untuk anak-anak dari usia 7 sampai 12;
  • R - Remaja - cocok untuk remaja dari usia 13 sampai 17;
  • BO - Bimbingan Orangtua - cocok untuk anak-anak atau remaja dengan kontrol orang tua, tetapi klasifikasi ini tidak berdiri sendiri dan disertai peringkat P, A dan R,[3] menjadi:
    • P-BO - cocok untuk anak-anak pra-sekolah dari usia 2 sampai 6 dengan bimbingan orang tua
    • A-BO - cocok untuk anak-anak dari usia 7 sampai 12 dengan bimbingan orang tua
    • R-BO - cocok untuk remaja dari usia 13 sampai 17 dengan bimbingan orang tua;
  • D - Dewasa - cocok untuk pemirsa 18 dan lebih tua saja. Program dengan rating ini ditayangkan 21:30-03:00 WIB.

Sejak bulan Maret 2011, di setiap pojok kanan bawah, kiri bawah atau kiri atas layar televisi mulai selalu menampilkan kode-kode klasifikasi program televisi seperti di atas, hanya pada saat penayangan acara-acara televisi. RCTI dan SCTV menjadi stasiun televisi pertama di Indonesia yang melakukan hal tersebut. Selain itu, keseluruhan stasiun televisi lain di Indonesia juga mulai melakukan hal tersebut secara bertahap.

Sejak bulan Juni 2016, di setiap pojok kanan bawah atau kiri bawah layar televisi mulai tertera angka usia di sebelah kanan kode-kode klasifikasi. Kode-kode tersebut diantaranya adalah:

  • SU berubah menjadi SU2+ (Semua Umur)
  • P berubah menjadi P2+ (Prasekolah)
  • A-BO berubah menjadi A7+ (Anak)
  • R-BO berubah menjadi R13+ (Remaja)
  • D berubah menjadi D18+ (Dewasa)

Hal tersebut sudah dilakukan oleh beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia, antara lain: RCTI, SCTV, ANTV, Indosiar, Trans TV (Juni 2016-Desember 2018) dan MNCTV (per Januari 2019).


Sistem Rating Konten Televisi di AmerikaSunting

Federal communications commission (FCC), Mengatur konten siaran TV yang memiliki v-chip atau set-top box

''TV-Y'' untuk anak prasekolah (2-6 tahun)

''TV-Y7'' untuk 7-16 tahun

''TV-G'' untuk semua umur mulai 2 tahun keatas

''TV-PG'' untuk 10 tahun keatas dan jika dibawah 10 tahun maka harus dalam bimbingan orang tua

''TV-14'' untuk 14 keatas jika dibawah 14 tahun maka dalam pengawasan ketat orang tua

''TV-MA'' untuk dewasa 18 tahun keatas

Selain rating FCC juga menyatakan klasifikasi atas konten, yaitu:

D - suggestive dialogue (dialog berpengaruh) hanya ditampilkan untuk TV-PG dan TV-14, contoh: TV-PG-D

L- coarse languange (bahasa kasar) ditampilkan di semua rating kecuali TV-Y7

S - sexually situation ( situasi seksual) ditampilkan di semua sensor kecuali TV-Y7

V - violence (kekerasan) ditampilkan di semua sensor kecuali TV-Y7

FV - fantasy violence ( Kekerasan fantasi) hanya di tampilkan di TV-Y7, contoh: TV-Y7-FV

ReferensiSunting

  1. ^ "Lembaga Penyiaran Wajib Siarkan Klasifikasi Acara" (dalam bahasa Indonesian). Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). November 23, 2012. 
  2. ^ "Nota Kesepahaman KPI dan LSF" (PDF) (dalam bahasa Indonesian). Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). October 22, 2012. 
  3. ^ "Pentingnya Klasifikasi Usia dalam Program Siaran". Rapotivi.org. June 19, 2015.