SinemArt

rumah produksi di Indonesia
(Dialihkan dari Sinemart)

SinemArt adalah salah satu rumah produksi di Indonesia yang didirikan 3 Maret 2003 di Jakarta oleh Leo Sutanto, Sentot Sahid, Heru Hendriarto, dan Lala Hamid. Sebelumnya, sebagian besar sinetron produksi SinemArt ditayangkan di stasiun televisi dibawah kepemilikan MNC Media terutama RCTI dan MNCTV. Namun untuk sinetron yang ditayangkan di MNCTV dan GTV (kecuali sinetron rerun yang dulu pernah ditayangkan terdahulu) biasanya dilabeli dengan embel-embel MNC Pictures (khusus MNCTV) dan Pop Soaps Productions (khusus GTV).

SinemArt
PT Sinemart Indonesia
Perseroan terbatas
IndustriPerfilman
Didirikan3 Maret 2003; 18 tahun lalu (2003-03-03)
Pendiri
Kantor
pusat
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh
kunci
Pemilik
Situs websinemart.com

Sampai tahun 2021 SinemArt masih merupakan rumah produksi sinetron sebagai pemegang rekor pemenang penghargaan Panasonic Gobel Awards terbanyak kategori drama seri favorit sebanyak delapan kali.

Sejarah

SinemArt mengawali kerjasama dengan Surya Citra Media lewat SCTV pada 2 Juni 2003 dengan menghadirkan sinetron pertamanya Malam Pertama hingga SCTV mengakhiri kerjasama dengan SinemArt pada tanggal 13 Mei 2007 karena SinemArt memfokuskan diri kerjasama dengan RCTI. Pada bulan Oktober 2003 SinemArt melebarkan sayap kerjasama kepada MNC Group berawal dari RCTI dengan menghadirkan sinetron pertamanya Anak Haram yang menggunakan label Lenza Film. Kemudian, pada Desember 2003, SinemArt melakukan merger dengan Prima Entertainment. Setelah sukses selama 1,25 tahun bersama Surya Citra Media (SCTV) dan Media Nusantara Citra (RCTI), SinemArt akhirnya memperdalam kerjasama dengan MNC Group dengan melebarkan sayap ke GTV sejak Januari 2005 dengan menghadirkan sinetron pertamanya Big is Beautiful yang menggunakan label Pop Soaps Productions. Namun setelah keempat sinetron pertama GTV produksi Pop Soaps Productions tamat, GTV akhirnya mengakhiri kemitraan dengan SinemArt untuk membuat sinetron baru pada akhir Oktober 2005 dan GTV lebih memilih menayangkan ulang empat sinetron pertama GTV produksi Pop Soaps Productions yang relatif sukses pada akhir tahun 2005 dan menjelang tahun 2006. Pada bulan Maret 2006, SinemArt kembali memperdalam kerjasama dengan MNC Group, kali ini SinemArt melebarkan kerjasama dengan TPI (sekarang MNCTV) dengan menghadirkan sinetron pertamanya Legenda Ular Putih.

Pada akhir tahun 2005 SinemArt resmi mengumumkan rasionalisasi dan konsolidasi rumah produksi perusahaan dengan meleburkan dua rumah produksi induknya Lenza Film dan Pop Soaps Productions (rumah produksi sinetron untuk Global TV) adalah sebagai tujuan untuk efisiensi dana dan memperkuat daya finansial rumah produksi sehingga menyatu dalam satu entitas dengan menggunakan nama yang sama.

Per 20 Februari 2017, SinemArt resmi bekerjasama dengan Emtek.[1] Hal ini lantaran Emtek mengajukan penawaran yang lebih tinggi dibandingkan MNC Media selaku pemegang hak siar eksklusif SinemArt sebelumnya saat proses bidding digelar akhir 2016. Faktor keberadaan Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming dan Produksi Surya Citra Media, yang sebelumnya pernah menjadi Direktur Programming dan Produksi RCTI, juga ikut mendukung hal ini. Dan nantinya hanya akan fokus terhadap sinetron di stasiun televisi yang pernah menjadi 'lambang buana' dan fenomenal sejak tahun 2003–2006, yakni SCTV[butuh rujukan]. Akan tetapi meskipun SinemArt sudah tidak lagi bekerjasama dengan MNC Group, GTV sempat menayangkan ulang 3 sinetron produksi Pop Soaps Productions yakni Cewek-Cewek Badung, 1001 Cara Menggaet Cowok dan Big is Beautiful pada jam subuh hari tahun 2017 silam tetapi GTV masih menampilkan ident Pop Soaps Productions dikarenakan sinetron Cewek-Cewek Badung, 1001 Cara Menggaet Cowok dan Big is Beautiful sudah merupakan hak paten dan intelektual properti sepenuhnya dari GTV karena GTV (pada saat itu masih bernama Global TV) dan SinemArt membuat sinetron secara sistem kerjasama langsung.

Produksi

Sinetron

2003

2004

2005

2006

2007

2008

2009

2010

2011

2012

2013

2014

2015

2016

2017

2018

2019

2020

2021

Film

2004

2005

2006

2007

2008

2009

2010

2011

2012

2015


Penghargaan

Kategori sinetron

Panasonic Awards 2004

Festival Film Bandung 2004

Panasonic Awards 2007

Festival Film Bandung 2007

Festival Film Bandung 2009

Panasonic Gobel Awards 2010

Festival Film Bandung 2010

Panasonic Gobel Awards 2011

Festival Film Bandung 2011

Panasonic Gobel Awards 2012

Festival Film Bandung 2012

Panasonic Gobel Awards 2013

Festival Film Bandung 2013

Panasonic Gobel Awards 2014

Festival Film Bandung 2014

Silet Awards 2014

Panasonic Gobel Awards 2015

Silet Awards 2015

Silet Awards 2016

Panasonic Gobel Awards 2016

SCTV Awards 2017

Festival Film Bandung 2018

SCTV Awards 2018

SCTV Awards 2019

Festival Film Bandung 2020

SCTV Awards 2020

Kategori Film

Festival Film Indonesia 2005

Festival Film Indonesia 2006

Festival Film Bandung 2006

Indonesian Movie Awards 2007

Festival Film Bandung 2007

Indonesian Movie Awards 2008

  • Soundtrack Favorit: D'Cinnamons – Selamanya Cinta (Cintapuccino)

Festival Film Bandung 2008

Festival Film Bandung 2009

Indonesian Movie Awards 2010

Festival Film Indonesia 2011

Indonesian Movie Awards 2012

Referensi

  1. ^ "EKSKLUSIF: Ini Alasan Utama SCTV Menggandeng SinemArt". Tabloidbintang.com. Diakses tanggal 19 Januari 2021. 

Pranala luar