Sebelum Usia 17

film Indonesia

Sebelum Usia 17 adalah film Indonesia tahun 1975 dengan disutradarai oleh Motinggo Boesje dan dibintangi oleh Rano Karno dan Erny Djohan.

Sebelum Usia 17
SutradaraMotinggo Boesje
ProduserBudi P. Warsosentono
PenulisMotinggo Boesje
PemeranRano Karno
Kusno Sudjarwadi
Ernie Djohan
Nanien Sudiar
Koestaman
Juni Arcan
Palupi Sawito
Andy Carol
Darussalam
Ani
Penata musikGatot Sudarto
PenyuntingJanis Badar
DistributorPT. Mahkota Metropo;itan Film
Tanggal rilis
1975
Durasi84 menit
NegaraIndonesia
BahasaFilm bisu

SinopsisSunting

Mbah Kusno (Kusno Sudjarwadi) hidup bersama enam cucu dari enam anaknya, yaitu Rini (Erny Djohan), Tuti (Nanien Sudiar), Nina (Juni Arcan), Rita (Ani), Palupi (Palupi Suwito) dan Sony (Rano Karno). Rini dan Sony sengaja dikirim orangtuanya ke Mbah Kus, karena kenakalannya. Rini pacaran terus, sementara Sony hampir mencelakakan ayahnya, pemilik pembakaran kapur, saat bermain-main dengan dinamit. Kumpulan cucu dengan kakeknya ini yang menjadi titik tolak sejumlah kelucuan. Sony, umpamanya, memperdaya Koko (Koestaman), pacar Rini, dengan menggunakan pakaian dan rambut palsu milik Rini. Keributan yang terjadi membuat Koko diusir, apalagi setelah tahu ibunya adalah bekas pacar Mbah Kus. Lain kali ia memasang petasan di tempat Koko-Rini pacaran. Juga memasang perekam, hingga pembicaraan mereka jadi bahan rapat keluarga. Lalu ada juga rebutan pacar anatara Tuty dan Nina. Akibatnya Tuti melarikan diri. Sony yang menemukan surat Tuti, lalu melarikan motor pamanya untuk mencari saudara sepupunya itu. Kejadian ini membuat Mbah Kus panik, karena Sony tidak punya SIM. Mbah Kus kena serangan jantung. Toh semuanya berakhir baik. Tuti pulang, sementara Koko yang diantar ibunya, bisa melunakan sikap keras Mbah Kus.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ JB Kristanto, Katalog Film Indonesia 1926-1995, PT Grafiasri Mukti,Jakarta, 1995 hal 138

Pranala luarSunting