Buka menu utama

Andy Carol (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 10 Maret 1958; umur 61 tahun) adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia pada era 70an.

Andy Carol
Lahir 10 Maret 1958 (umur 61)
Bendera Indonesia Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan aktor, sutradara
Tahun aktif 1972-2002
Pasangan Musleni
Anak Elie Carolenne
Claudius Cecar
Claudia Carla Macklien
Cloudy Maoren
Ivander Axel
Orang tua YC Malcorps
Maria Elizabeth Hubneer

KarierSunting

Andy Carol mengawali kariernya lewat sebuah grup teater Gelanggang Remaja pimpinan Sudibianto, kemudian melanjutkan ke Sanggar Prakarya di Taman Ismail Marzuki pimpinan Sucahyono R.

Suatu ketika, lewat surat kabar, ia mengetahui kabar bahwa akan diadakan audisi pemeran anak-anak untuk film yang akan diproduksi berjudul Samtidar. Berbekal ilmu akting yang diperolehnya lewat panggung teater, ia pun mengikuti audisi tersebut, dan hasilnya, ia dinyatakan lolos dan berhasil memperoleh peran Samtidar. Bahkan lewat perannya ini ia berhasil memperoleh penghargaan Peran Anak-anak Terbaik di Festival Film Indonesia 1973. Sejak saat itulah namanya mulai diperhitungkan dan disejajarkan dengan aktor-aktor cilik pada masa itu, seperti Rano Karno.[1]

Kehidupan pribadiSunting

Andy Carol menikahi Musleni pada 6 Agustus 1981. Sebelum menikah mereka sempat terganjal masalah perbedaan keyakinan. Atas dasar itulah Andy Carol akhirnya memutuskan berpindah keyakinan dari Katolik ke Islam. Hingga saat ini mereka sudah dikaruniai lima orang anak dari pernikahan mereka.[1]

FilmografiSunting

Sebagai aktor[2]Sunting

  • Samtidar (1972)
  • Desa di Kaki Bukit (1972)
  • Romusha (1972)
  • Tabah Sampai Akhir (1973)
  • Ayah (1973)
  • Senyum dan Tangis (1974)
  • Sebelum Usia 17 (1975)
  • Butir-butir Cinta Tak Bertepi (1981)
  • Anakku Terlibat (1983)
  • Cinta yang Terjual (1986)

Sebagai sutradaraSunting

  • Drama Remaja (FTV TVRI, 1987)
  • P4D (FTV TVRI, 1989)
  • Mengalahkan Badai (FTV TVRI, 1990)
  • Pengertian (FTV TVRI, 1991)
  • Hati yang Luka (video klip Obbie Messakh, 1996)

Sebagai pencatat skripSunting

  • Si Buta dari Gua Hantu (FTV, 1993)
  • Dalang Ambara (FTV, 1994)
  • Menghitung Hari (FTV, 1995)

Sebagai asisten sutradaraSunting

  • Menuju Jakarta Tertib & Tentram (1993)
  • Topeng + Kutukan Ibu + Catatan Kehidupan (1997)
  • Di Ujung Jalan (2000)

Penghargaan dan NominasiSunting

Tahun Karya yang dinominasikan Penghargaan Kategori Hasil
1973 Samtidar Festival Film Indonesia 1973 Pemeran Anak-anak Terbaik Menang
1975 Senyum dan Tangis Festival Film Indonesia 1975 Pemeran Cilik Pria Menang

ReferensiSunting