Buka menu utama

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Universitas di Indonesia selain Daop 2 Bandung
(Dialihkan dari STSI Bandung)

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung atau yang disingkat ISBI Bandung adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Bandung yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
Didirikan1968
JenisPerguruan tinggi negeri
RektorDr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M. Hum.
LokasiBandung, Jawa Barat, Indonesia
KampusJl. Buah Batu No. 212 40116 Bandung, Jawa Barat, Bendera Indonesia Indonesia
Warna    
Situs webhttp://www.isbi.ac.id
Isbi bandung.jpg
Bendera ISBI Bandung

Daftar isi

SejarahSunting

Berawal dari aspirasi masyarakat Jawa Barat yang menghendaki adanya lembaga pendidikan tinggi seni tari di Bandung, dengan melalui Surat Keputusan Wali kota-madya Bandung nomor 5539/68, tanggal 31 Maret 1968 di Bandung didirikan Konservatori Tari (KORI) yang pengelolaannya berada bawah Pemerintah Daerah Tingkat II Kotamadya Bandung.

Atas meningkatnya animo masyarakat dan besarnya perhatian pemerintah, maka KORI berupaya agar keberadaannya dapat diakui sebagai lembaga formal. Dengan adanya kesepakatan antara Dirjen Kebudayaan Kantor Daerah Kodya Bandung, Pemerintah Kodya Bandung, Inspektorat Pendidikan Kesenian Jawa Barat, dan Direktur Akademi Seni Tari Indonesia di Yogyakarta, terbitlah Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 016/A.I/1970 tentang Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung yang merupakan kelas jauh ASTI Yogyakarta. Dengan demikian, sejak tanggal 27 Februari 1971, Konservatori Tari berubah menjadi Akademi Seni Tari Indonesia Jurusan Sunda di Bandung.

Sebagai bagian dari ASTI Yogyakarta, kegiatan pendidikan di ASTI Jurusan Sunda di Bandung menginduk kepada peraturan dan ketentuan-ketentuan ASTI Yogyakarta. Dalam hal kurikulum, ASTI Jurusan Sunda di Bandung menginduk kepada Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Ken nomor: 088/0/1973 tentang Kurikulum ASTI Yogyakarta. Pada salah satu bagian dari Surat Keputusan tersebut tersurat teknis penggunaan kurikulum untuk ASTI bidang tari Sunda.

Pada tahun 1976 ASTI Jurusan Sunda di Bandung berada dalam pembinaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Depdikbud bersama dengan perguruan tinggi lainnya, yaitu Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta, Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Yogyakarta, Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Padangpanjang, dan Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Denpasar. Semuanya dihimpun dalam satu proyek, yaitu Proyek Pengembangan Institut Kesenian Indonesia (IKI) Jakarta. Di antara perguruan tinggi tersebut, yaitu ASTI Yogyakarta, ASKI Surakarta, dan ASTI Denpasar, statusnya telah ditingkatkan. ASTI dan akademi-akademi lainnya yang ada di Yogyakarta dilebur dan kemudian ditingkatkan statusnya menjadi Institut Seni Indonesia (ISI), ASKI Surakarta menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), ASTI Denpasar menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), dan ASTI Bandung mendapat giliran menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) melalui Surat Keputusan Presiden RI No. 59 Tahun 1995. STSI Bandung terdiri dari jurusan Tari, Karawitan, Teater, dan Seni Rupa Pertunjukan. Melalui SK Menteri Pendidikan Nasional No. 66/E/0/2011 STSI Bandung Mendirikan Program Pascasarjana Penciptaan dan Pengkajian Seni, Pada 13 Januari 2011 terbentuklah Program Studi Senirupa Murni jenjang Diploma III (D-3), Kemudian menyusul Prodi Rias dan Busana jenjang Diploma IV (D-4) berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 141/E/O/2012 tanggal 4 April 2012 tentang penyelenggaraan program Studi Televisi dan Film jenjang Diploma IV (D-4) pada STSI Bandung, serta Program Studi Angklung dan Musik Bambu Jenjang Diploma IV (D-4), berdasarkan Kemendikbud Republik Indonesia, Nomor: 149/E/O/2012, tanggal 27 April 2012. Selanjutnya pada tahun Akademik 2012/2013 secara resmi menerima mahasiswa baru angkatan pertama.

Beralihnya status STSI menjadi ISBI adalah bagian dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan (MP3EI) untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan khususnya Seni Budaya. Perubahan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sesuai dengan Perpres No. 86 Tahun 2014 tanggal 25 Agustus 2014, ditandatangan dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 6 Oktober 2014 pukul 14.32 WIB bertempat di Gedung Nala, Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (MAKO ARMATIM), Surabaya. Tak hanya ISBI Bandung yang diresmikan tetapi juga Institut Seni dan Budaya Indonesia Tanah Papua dan Institut Seni dan Budaya Indonesia Aceh.

Tahun PerjalananSunting

  • 1968 Konservatori Tari (KORI)
  • 1971 Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung
  • 1995 Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung
  • 2014 Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Fakultas dan Program StudiSunting

Fakultas Seni PertunjukanSunting

  • Program Studi Seni Tari

Program studi ini mengkhususkan diri pada tradisi Sunda sebagai mayor. Di samping itu, dipelajari juga tarian-tarian daerah lainnya seperti tari Bali, Jawa dan Sumatra (Minang) sebagai materi tambahan, serta teori-teori seni juga manajemen seni yang dimaksudkan unutk meningkatkan dan memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswanya.

  • Program Studi Seni Karawitan

Program studi ini secara khusus mempelajari Seni Musik Tradisional yang terdapat di seluruh wilayah etnik Indonesia, khususnya seni musik tradisonal Sunda.

  • Program Studi Seni Teater

Program studi ini merupakan jurusan yang mengkhususkan diri pada aktivitas dibidang penelitian dan pengkajian seni pertunjukan (skripsi), Pemeranan, Penyutradaraan, Penataan Artistik, dan Penulisan Lakon.

  • Program Studi Musik Bambu

Program studi ini mengkhususkan diri pada penguasaan alat musik bambu Nusantara.

Fakultas Seni Rupa dan DesainSunting

  • Program Studi Seni Rupa Kriya

Program studi ini mencakup ruang lingkup kerja kriya menuju ke arah perencanaan dan pembuatan karya visual serta unsur-unsur fisik sebuah karya seni dan pertunjukan.

  • Program Studi Seni Rupa Murni

Program studi ini mempelajari ragam ekspresi visual dengan penguasaan bidang seni lukis dan seni patung. Mahasiswa akan mampu mewujudkannya dalam bentuk karya seni rupa yang bersumber pada nilai-nilai budaya Nusantara secara revitalisasi, reinterpretasi, dan ekspresi simbolik.

  • Program Studi Tata Rias dan Busana

Program studi ini mempelajari dan mendalami penguasaan tata rias, perancangan busana serta dibekali dengan wawasan umum dunia mode.

Fakultas Budaya dan MediaSunting

  • Program Studi Film dan Televisi

Program studi ini mempelajari proses dan penciptaan bentuk-bentuk di dalam audiovisual yang berwawasan nilai-nilai budaya nasional. Mahasiswa akan memiliki kemampuan dalam pengkajian, penciptaan, dan manajerial di bidang perfilman dan pertelevisian.

  • Program Studi Antropologi Budaya

Program studi ini mempelajari segala macam seluk beluk, unsur-unsur, kebudayaan yang dihasilkan dalam kehidupan manusia. Ekonomi masyarakat, agama dan keyakinan, politik pemerintahan, fisik manusia, kesehatan, perkembangan teknologi dan sebagainya.

  • Program Studi Fotografi

Program studi ini mempelajari dan mengabadikan bentuk-bentuk serta peristiwa-peristiwa, baik alami maupun buatan, dalam rangka menciptakan bentuk karya seni fotografi yang indah dan mempunyai nilai serta makna yang sesuai dengan nilai budaya dan kepribadian nasional.

Program PascasarjanaSunting

  • Program Magister Penciptaan/Pengkajian Seni

Program magister dengan dua minat studi yaitu Minat Studi Penciptaan Seni dan Minat Studi Pengkajian Seni.