Romantika di Rusun

Romantika di Rusun adalah sebuah sinetron yang diproduksi oleh MNC Pictures yang ditayangkan MNCTV.[1][2]

Romantika di Rusun
GenreDrama
Komedi
PembuatMNC Pictures
PengarangTeam MNC Pictures
SutradaraEffi Zen
PemeranRicky Harun
Valeria Stahl Kaliey
Negara asal Indonesia
Bahasa asliIndonesia
No. episode15 (daftar episode)
Produksi
ProduserDidi Ardiansyah
Lokasi produksiJakarta
Durasi60 menit
DistributorMedia Nusantara Citra
Rilis
Jaringan penyiarMNCTV
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Penampilan perdanaSenin, 30 September 2019
Tanggal tayang asliSenin, 30 September 2019 –
21 Oktober 2019
Pranala luar
Situs web

SinopsisSunting

ragam kehidupan yang penuh warna, problematika, gossip, hingga romantika menyatu dalam kisah di rumah susun.

Pasangan muda yang mengasuh dan mengurus 4 orang anak sekaligus, buat pasangan yang belum perpengalaman membesarkan anak seperti Kendar dan Puspa, tentu kemudian menimbulkan banyak persoalan. Anita, Faris, Dea dan Cakra, punya karakter berbeda-beda. Lama-lama, Puspa mulai mengeluh. Bisnis onlinenya tak lagi terurus, pelanggan banyak yang kabur dan omsetnya turun. Tenaga dan pikirannya banyak dikuras karena mengurus Anita dan adik-adiknya.

Kendar yang selama ini sudah sangat ketat soal pengeluaran, pusing tujuh keliling bagaimana mengendalikan keuangan keluarga mereka setelah bertambahnya empat orang anggota keluarga yang harus mereka beri makan dengan segala kebutuhannya.

Belum lagi, tekanan dari para tetangga di rusun yang bukannya bersimpati atas beban yang menimpa Kendar dan Puspa, malah ada yang menjadikan kondisi mereka itu sebagai bahan gossip yang menambah sakit kepala Kendar dan Puspa. Ada tetangga yang simpati pada Puspa, tapi tak sedikit pula yang membuat gosip yang makin membuat suasana semakin heboh. Dari anak-anak itu sendiri juga muncul persoalan.  

Hidup harus terus berjalan. Kendar dan Puspa terpaksa merevisi sekali lagi cita-cita mereka; Mereka ingin punya rumah dan mobil yang tidak sekadar milik sendiri, tapi harus besar dan nyaman, karena mereka sudah punya empat orang keponakan sehingga suka tidak suka akhirnya jadi tanggung jawab mereka sampai anak-anak itu besar dan mandiri.

PemeranSunting

ReferensiSunting