Rara Sekar

penyanyi Indonesia

Rara Sekar Larasati (lahir 7 Juni 1990) adalah seorang penyanyi, penulis lagu, edukator, dan aktivis berkebangsaan Indonesia. Rara Sekar adalah kakak kandung dari penyanyi Isyana Sarasvati.

Rara Sekar Larasati
LahirRara Sekar Larasati
7 Juni 1990 (umur 33)[1]
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainRara Sekar
Almamater
Pekerjaan
Tahun aktif2012–sekarang
Suami/istri
Ben Kristian Citto Laksana
(m. 2015)
Orang tua
  • Sapta Dwikardana (bapak)
  • Luana Marpanda (ibu)
Karier musik
Genre
Instrumen
Label
  • Sorge
  • Idola Remaja
  • Akar Wangi
  • Redrose
Artis terkait

Pendidikan sunting

Rara Sekar mengenyam pendidikan strata satu jurusan hubungan internasional di Universitas Katolik Parahyangan dan melanjutkan pendidikan strata dua dengan jurusan antropologi budaya di University of Wellington, New Zealand. Rara Sekar berhasil meraih beasiswa Magister di Victoria University of Wellington untuk jurusan antropologi budaya.[2]

Musisi Independen sunting

Rara pernah tergabung dalam grup Banda Neira bersama dengan Ananda Badudu.[3] Rara Sekar juga pernah menjadi bagian dari Dara Muda Project bersama Danilla Riyadi dan Sandrayati Fay.

2012–2016: bersama Banda Neira sunting

Pada Februari 2012, Rara membentuk sebuah grup musik bersama Ananda Badudu, grup musik tersebut diberi nama Banda Neira. Rara pun menempati posisi sebagai vokalis. Banda Neira telah melahirkan empat buah lagu yakni "Di Atas Kapal Kertas", "Ke Entah Berantah", "Kau Keluhkan" dan "Rindu" yang merupakan musikalisasi puisi Subagio Sastrowardoyo.

Setelah empat tahun berkarya, pada 23 Desember 2016 Banda Neira secara resmi membubarkan diri. Hal tersebut disampaikan oleh kedua anggota, yakni Rara Sekar dan Ananda Badudu melalui akun Instagram resmi Banda Neira. Menurut mereka, bubarnya Banda Neira sudah lewat pemikiran panjang nyaris setahun lamanya.

Selama empat tahun berkarya, Banda Neira telah merilis dua buah album yakni "Berjalan Lebih Jauh" pada tahun 2013 dan "Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti" pada tahun 2016. Banda Neira juga sempat meluncurkan mini album EP - "Di Paruh Waktu" pada 2012 dan album konser "Kita Sama-Sama Suka Hujan" pada 2015 yang diproduksi dari pentas kolaborasi bersama Gardika Gigih, Layur, Jimi Pangekshi, dan Suta Suma.[4]

2017–2020: bersama Daramuda Project sunting

Rara Sekar, Danilla Riyadi dan Sandrayati Fay yang berkolaborasi dalam Daramuda memulai kisahnya pada Maret 2017. Daramuda sudah menelurkan empat lagu beserta video klip yang dinyanyikan oleh masing-masing anggota. Daramuda sengaja dibentuk untuk menyalurkan sisi santai mereka sebagai seorang musisi. Daramuda tidak fokus pada persoalan mengenai berapa banyak album yang laku maupun bagaimana respons para pendengar.[5]

Pada tahun 2019, mereka merilis album bertajuk "Salam Kenal" yang berisikan tujuh lagu dengan rincian satu lagu dinyanyikan bersama dan masing-masing dua lagi dinyanyikan sendiri. Pada 2 April 2020, mereka merilis EP bertajuk "Pertigaan" yang berisikan tiga lagu bertajuk "Sejauh Mata Memandang", "Mereka" dan "Buka" yang dinyanyikan mereka bertiga.[6] Pada bulan April 2020, mereka bertiga memutuskan untuk bubar dan memproduksi lagu "Selamat Tinggal" sebagai persembahan terakhir yang diberikan Daramuda untuk para penggemarnya.[6][7]

2020 - kini: Hara sunting

Rara Sekar aktif sebagai solois dengan moniker 'hara' sejak tahun 2020. Rara Sekar merilis single pertamanya berjudul Ati Bolong, sebuah karya seorang dalang almarhum Ki Slamet Gundono yang ia aransemen dengan ciri khasnya sebagai penyanyi bergenre folk. Satu tahun kemudian tepat pada bulan Juni 2021, Rara Sekar mengeluarkan EP perdananya yang berjudul Kenduri.[8] Album tersebut terinspirasi dari pengalamannya selama berkebun. Album tersebut sangat berkaitan erat dengan isu alam.[9]

Penghargaan dan nominasi sunting

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2020 Anugerah Musik Indonesia Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik "Membasuh" (bersama Hindia) Nominasi

Referensi sunting

  1. ^ Pamugarwati, Azizah (8 April 2020). Kistyarini, ed. "Profil Rara Sekar, Kakak Isyana Sarasvati dan Eks Banda Niera". Kompas.com. Diakses tanggal 19 November 2022. 
  2. ^ News, Tribun (2019-07-18). "Rara Sekar". Diakses tanggal 21 Oktober 2022. 
  3. ^ "Jarang Disorot, 10 Potret Rara Sekar Kakak Isyana Yang Menawan". idntimes.com. Diakses tanggal 2021-07-06. 
  4. ^ Khoiri, Agniya. "Empat Tahun Berkarya, Banda Neira Putuskan Bubar". hiburan. Diakses tanggal 2022-02-12. 
  5. ^ "Kenalan dengan 3 Penyanyi Perempuan Berbakat di Daramuda Project". www.grid.id. Diakses tanggal 2022-02-12. 
  6. ^ a b Indonesia, C. N. N. "Trio Daramuda Resmi Bubar dengan Lagu Selamat Tinggal". hiburan. Diakses tanggal 2022-02-12. 
  7. ^ "Daramuda Trio Announces Dissolution". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-12. 
  8. ^ Seni, Koalisi. "Rara Sekar". Koalisi Seni. Diakses tanggal 22 Oktober 2022. 
  9. ^ Umah, Anisatul (2022-09-22). "Album 'Kenduri' Rara Sekar: Hidangan Musik dan Gerakan Menghargai Alam". Harian Jogja. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.