Protokol Transfer Berkas


Protokol Transfer Berkas (bahasa Inggris: File Transfer Protocol) adalah protokol komunikasi standar yang digunakan untuk mentransfer dari berkas komputer dari sebuah peladen ke sebuah klien pada jaringan komputer. FTP dibangun pada arsitektur model klien-server menggunakan kontrol terpisah dan koneksi data antara klien dan peladen.[1] FTP pengguna dapat mengautentikasi diri mereka sendiri dengan protokol masuk teks yang jelas, normalnya dalam sebuah bentuk nama panggilan dan kata sandi, tetapi dapat terhubung secara anonim jika peladen dikonfigurasi untuk mengizinkannya. Untuk transmisi aman yang melindungi nama panggilan dan kata sandi, dan mengenkripsi konten, FTP sering kali diamankan dengan SSL/TLS (FTPS) atau diganti dengan SSH File Transfer Protocol (SFTP).

Sebuah klien FTP biasanya terintegrasi di peramban web, di mana berkas peladen dijelajahi dengan prefix URI "ftp://". Sepanjang tahun 2021, dua vendor browser web utama menghapus kemampuan ini. Dukungan untuk protokol FTP pertama kali dinonaktifkan di Google Chrome 88 pada Januari 2021,[2] diikuti oleh Firefox 88.0 pada April 2021.[3] Pada Juli 2021, Firefox 90 menonaktifkan FTP sepenuhnya,[4] dan Google mengikutinya di bulan Oktober 2021, menghapus FTP sepenuhnya di Google Chrome 95.[5]

SejarahSunting

Spesifikasi asli dari Protokol Transfer Berkas ditulis oleh Abhay Bhushan di publikasikan sebagai RFC 114 pada 16 April 1971. Sampai 1980, FTP berjalan pada NCP, pendahulu dari TCP/IP.[6] Protokolnya digantikan oleh sebuah versi TCP/IP, RFC 765 (Juni1980) dan RFC 959 (Oktober 1985), spesifikasi saat ini. Beberapa standar yang diusulkan diubah RFC 959, sebagai contoh RFC 1579 (Februari 1994) mengaktifkan FTP Ramah-Dinding api (mode pasif), RFC 2228 (Juni 1997) mengusulkan ekstensi keamanan, RFC 2428 (September 1998) menambahkan dukungan untuk IPv6 dan mendefinisikan jenis mode pasif baru.[7]

Ikhtisar protokolSunting

 
Ilustrasi memulai koneksi pasif menggunakan port 21.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

kelebihan dan kekuranganSunting

Kelebihan dari FTPSunting

1. FTP dapat Mempermudah dalam mengunggah data

2. FTP dapat mentransfer data

3. Pada FTP online terdapat fasilitas untuk mengupload data ke server dalam jumlah banyak sekaligus jadi tidak satu persatu.

4. Pada FTP dapat melayani tukar-menukar file

5. FTP merupakan versi paling gres juga dilengkapi dengan seperangkat program audit dan penanganan account.

Kekurangan dari FTPSunting

1. FTP merupakan cara yang tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file dikirimkan tanpa di enskripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear teks. Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format binary.

2. Keamanan dan kemudahan penggunaan sering kali berbentrokan dan menjadi dilema para administrator sistem.

3. Desain FTP masih lemah sehingga mengakibatkan tidak terinformasinya para administrator sistem mengenai risiko yang mereka hadapi.

Cara kerja FTPSunting

1. Port standard FTP adalah 21 (pada server).

2. Pada sisi server, FTP server menunggu incoming connection di port 21 (default).

3. FTP client mencoba connect ke FTP server dengan memasukan user password nya (biasanya FTP memiliki sistem autentikasi tersendiri.)

4. FTP server melakukan pengecekan apakah user dan passwordnya valid, Jika valid maka akan berlanjut ke step berikutnya, jika tidak valid maka akan diminta memasukan user/password yang lain beberapa kali, jika tetap invalid maka koneksi akan diputuskan.

5. Setelah user tervalidasi maka FTP client dapat mengunduh/meng-upload ataupun menghapus file yang terdapat di server, tergantung dari hak akses yang dimiliki.

PROSES PADA FTP

1. Upload

Proses transfer data dari komputer local ke komputer server yang menyediakan akses FTP.

2. Download

Proses transfer data dari komputer server ke komputer local.

Jenis FTPSunting

Berdasarkan Hak Akses:

  1. FTP User FTP user artinya FTP yang dapat di akses dan memiliki permisi hanya di batasi hanya untuk user tertentu. Karena FTP user disertakan suatu autentifikasi bila kita akan mengakses ke dalam nya. Format dari FTP user: ftp://user@host.domain
  1. FTP Anonymous FTP anonymous artinya FTP yang disediakan secara anonymous/ tanpa nama, dengan kata lain FTP tersebut dapat di akses oleh siapapun dan biasanya tanpa password ataupun bila diminta password. Biasanya server meminta alamat email kita sebagai password nya untuk verifikasi. Format dari FTP anonymous: ftp://ftp5.freebsd.org

Secara Global:

1. FTP Server

FTP server adalah komputer server yang memberikan akses FTP ke jaringan local maupun Internet (global). Macam – macam software pembangun FTP server antara lain adalah FTPd, Pro-FTPd, Wu-FTPd, FTPX, Troll-FTPd .

2. FTP Client

FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Ada beberapa macam jenis FTP client,

Mengakses FTPSunting

Terdapat berbagai cara untuk mengakses FTP yaitu melalui FTP Client ataupun web browser. Terdapat berbagai macam FTP Client yang dapat digunakan yaitu FileZilla, Cyberduck dan sebagainya. FTP Client akan lebih mempermudah proses upload dan download file website. FileZilla merupakan salah satu FTP Client yang sangat populer di kalangan pengguna Windows, Linux maupun Mac.

ReferensiSunting

  1. ^ Forouzan, B.A. (2000). TCP/IP: Protocol Suite (edisi ke-1st). New Delhi, India: Tata McGraw-Hill Publishing Company Limited. 
  2. ^ "Deprecations and removals in Chrome 87". Diakses tanggal November 18, 2020. 
  3. ^ "Firefox 88.0, See All New Features, Updates and Fixes". Diakses tanggal April 23, 2021. 
  4. ^ Vonau, Manuel (2021-07-07). "Firefox follows in Chrome's footsteps and drops FTP support (APK Download)". Android Police (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-07-12. 
  5. ^ "Remove FTP support - Chrome Platform Status". www.chromestatus.com. Diakses tanggal 2021-09-02. 
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama tcpip
  7. ^ Clark, M.P. (2003). Data Networks IP and the Internet (edisi ke-1st). West Sussex, England: John Wiley & Sons Ltd. 

Bacaan lanjutanSunting

  • RFC 697 – Perintah CWD FTP Juli 1975.
  • RFC 959 – (Standar) File Transfer Protocol (FTP). J. Postel, J. Reynolds. Oktober 1985.
  • RFC 1579 – (informasional) FTP Ramah-Tembok api. Februari 1994.
  • RFC 1635 – (informasional) Cara Menggunakan FTP Anonim. Mei 1994.
  • RFC 1639 – FTP Operation Over Big Address Records (FOOBAR). Juni 1994.
  • RFC 1738 – Uniform Resource Locators (URL). Desember 1994.
  • RFC 2228 – (Standar yang Diusulkan) Ekstensi Keamanan FTP. Oktober 1997.
  • RFC 2389 – (Standar yang Diusulkan) Mekanisme negosiasi fitur untuk File Transfer Protocol. Agustus 1998.
  • RFC 2428 – (Standar yang Diusulkan) Ekstensi untuk mode pasif IPv6, NAT, dan Extended. September 1998.
  • RFC 2577 – (informasional) Pertimbangan Keamanan FTP. Mei 1999.
  • RFC 2640 – (Standar yang Diusulkan) Internasionalisasi Protokol Transfer Berkas. Juli 1999.
  • RFC 3659 – (Standar yang Diusulkan) Ekstensi ke FTP. P. Hetmon. Maret 2007.
  • RFC 5797 – (Standar yang Diusulkan) Perintah FTP dan Registri Ekstensi. Maret 2010.
  • RFC 7151 – (Standar yang Diusulkan) Perintah HOST Protokol Transfer File untuk Host Virtual. Maret 2014.
  • Registri Perintah dan Ekstensi FTP IANA – Registri resmi Perintah dan Ekstensi FTP

Pranala luarSunting