Buka menu utama

Pembicaraan:Bahasa Banjar

Active discussions

saya kira tentang asal usul bahasa banjar sendiri masih simpang siur sama seperti asal usul suku banjar. tidak adil kalau kita hanya menelusuri bahasa banjar dari satu pendapat saja.

Hikayat BanjarSunting

Hikayat Banjar itu ditulis dalam bahasa Banjar atau bahasa Melayu? Dari cuplikan kelihatannya bahasa Melayu. Gombang (bicara) 05:02, 29 September 2009 (UTC)

Bahasa Banjar. Karena memang masih serumpun dengan bahasa Melayu. Alfarq (bicara) 01:08, 28 November 2009 (UTC)

Saya cukup paham bahasa Melayu, tapi tidak mengerti bahasa Banjar. Cuplikan tersebut dapat saya pahami sepenuhnya, jadi harusnya bukan bahasa Banjar. Gombang (bicara) 08:59, 24 Desember 2009 (UTC)

Tambahan: di catatan tentang Hikayat Banjar di Malay Concordance Project, disebutkan bahasa yang digunakan "bukan bahasa Melayu standar, tapi dipengaruhi oleh bahasa Banjar, Ngaju dan Jawa". Gombang (bicara) 09:10, 24 Desember 2009 (UTC)
'Dipengaruhi' di bagian mana, ya? "The language of the text is not standard Malay. It contains a great many Banjarese, Ngaju Dayak, and Javanese forms." (Bahasa teksnya bukanlah Melayu standar. Ia mengandung banyak bentuk bahasa Banjar, Ngaju Dayak, dan Jawa.) Alfarq (bicara) 01:06, 22 Februari 2010 (UTC)

Ya, itu yang saya maksud dengan dipengaruhi :) (mengandung banyak kosakata Banjar, Ngaju dan Jawa). Saya sebenarnya ingin membuat artikel terpisah tentang Hikayat Banjar, tapi masih ragu-ragu ini sebenarnya bahasa Banjar atau bahasa Melayu. Kalau menurut MCP jelas bahasa Melayu, meskipun tidak standar. Mungkin kasusnya seperti Tambo Minangkabau yang ditulis dalam bahasa Melayu Minangkabau (bukan bahasa Minangkabau)? Gombang (bicara) 10:14, 17 Maret 2010 (UTC)

Keinginan adanya Wikipedia bahasa BanjarSunting

Teman-teman semua, saya sedang berpikir untuk membuat wikipedia dalam bahasa banjar, bagaimana caranya ya? dan apakah ada juga teman2 lain yang dari Banjar yang juga concern tentang hal ini? Terima kasih atas perhatiannya. Ezagren (bicara) 13:03, 21 Februari 2010 (UTC)

Caranya dengan memperbanyak artikel di inkubator Wikipedia Bahasa Banjar. Alfarq (bicara) 14:30, 21 Februari 2010 (UTC)

APSunting

Kalau permintaan rujukannya dipenuhi, mungkin bisa dicalonkan sebagai AP.  Mimihitam  14:34, 21 Agustus 2010 (UTC)

Penulisan resmiSunting

Berikut adalah sepenggal paragraf dari bagian artikel bahasa Banjar bersubjudul "Penulisan resmi":

Bagian di atas dihapus karena membingungkan dan merupakan tambahan dari Alamnirvana sendiri. Sumbernya pun sulit dicari. --Ezagren μιλήσουν 02:40, 8 September 2010 (UTC)

Serba-serbiSunting

Entah layak atau tidak, unggah saja. Berikut adalah sedikit dari kamus bergambar berbahasa Banjar.

Ezagren μιλήσουν 15:42, 25 September 2010 (UTC)


Adakah Bahasa Banjar di India ?Sunting

Adakah bahasa Banjar di India masih diragukan, kalau di Srilangka katanya memang ada, di sana dahulu ada sekelompok orang Banjar yang melayani para haji dari Kalimantan ketika masih pakai kapal laut, Srilangka juga tempat Pembuangan para Pangeran Banjar dan pengikutnya misalnya Pangeran Amir yaitu Kakek Pangeran Antasari pada zaman VOC.Alamnirvana (bicara) 26 Juli 2016 15.07 (UTC)

@Alamnirvana: Harus punya referensi ilmiah, ketimbang praduga semata. Ezagren (메시지를 보내) 19 Oktober 2018 02.29 (UTC)

Riset asliSunting

Artikel ini tampak mengandung riset asli. Beberapa bagian yang saya ragukan:

  1. Penggunaan frasa "huruf hidup" dan "huruf mati". Orang yang mempelajari fonologi pasti tahu bahwa huruf adalah lambang, lambang untuk bunyi bahasa. Tidak semua huruf berhasil melambangkan bunyi bahasa, contohnya saja aksara Latin, yang hanya punya 5 huruf vokal (bukan bunyi vokal), padahal bahasa lain punya lebih banyak bunyi vokal daripada lambang vokal, contohnya bahasa Inggris punya lebih dari 10 vokal (belum termasuk alofon), tapi hanya memanfaatkan 5 huruf saja. Artikel English phonology memberi contoh yang baik, bagaimana sebaiknya artikel tentang vokal itu ditulis, dengan kajian dari sisi Fonologi. Kontributor utama artikel ini (penutur atau peniliti bahasa Banjar) harus memahami tentang International Phonetic Alphabet untuk bunyi vokal.
  2. Pengaruh dari bahasa Jawa. Seperti yang kita ketahui, bahasa Jawa dan Banjar adalah bahasa serumpun. Dalam penyebutan bilangan (misalnya tiga, tujuh, delapan), tentu saja ada kemiripan. Justru kemiripan dalam penyebutan bilangan sering digunakan untuk menentukan apakah suatu bahasa serumpun atau tidak. Lihat saja perbandingan antara bahasa-bahasa Austronesia. Kalau bukan istilah untuk bilangan, misalnya teknologi atau benda-benda, mungkin memang ada pengaruh. Dalam artikel sudah disebutkan sumbernya, hanya saja kurang jelas uraiannya (setelah saya klik), namun ada penyebutan "Kata Kognat Banjar-Jawa Kuno". Nah, jangan sampai kognat ini diartikan sebagai kata serapan. Arti sebenarnya adalah kata kerabat, maksudnya kata-kata yang membuktikan bahwa bahasa Banjar dan Jawa Kuno adalah satu rumpun. Bedakan dengan kata serapan.

Demikian sedikit keraguan saya. -- Adiputra बिचर -- 31 Desember 2018 05.35 (UTC)

Kembali ke halaman "Bahasa Banjar".