Pangeran Mangkubumi

Pangeran Mangkubumi merupakan gelar berganda yaitu seorang Pangeran yang menjabat sebagai Mangkubumi (Kepala Pemerintahan). Pangeran yang menyandang gelar ini biasanya Pangeran ke2 atau putera kedua dari Sultan yang bertahta atau adik Putera Mahkota, tetapi jika putera kedua tidak ada maka akan dijabat oleh putera selir atau saudara Sultan. Gelar Pangeran Mangkubumi ini sering dipakai di pulau Jawa, Kalimantan dan lain-lain.

Kontrak Perjanjian Kesultanan Banjar dengan Hindia BelandaSunting

Kontrak Perjanjian Karang Intan II tanggal 13 September 1823 M (7 Muharam 1239 H) memuat tentang penamaan Pangeran Mangkubumi untuk Raja Bicara (Rijksbestierder).

Pada bagian yang tertulis dengan huruf Latin dalam bahasa Belanda bertajuk:[1] ALTERATIE EN AMPLIATIE OP HET CONTRACT MET DEN SULTAN VAN BANDJARMASIN van 1 Januarij 1817. 13 September 1823.

Pada bagian yang tertulis dengan huruf Arab dalam bahasa Melayu pada pasal ke-10:[1]

Perkara sepuluh.

Para Pangeran MangkubumiSunting

Pangeran yang menyandang gelar Pangeran Mangkubumi:

Catatan kakiSunting