Buka menu utama

Operasi Sumatra Assist adalah kontribusi Australian Defence Force (ADF) bagi pemulihan pascabencana di Indonesia setelah gempa bumi Samudra Hindia 2004. Personel ADF dikerahkan dalam hitungan jam setelah gempa terjadi. Mereka ditempatkan di provinsi Aceh, Indonesia. Staf medis dan teknis juga dikerahkan, serta helikopter dan pesawat kargo yang dibantu oleh HMAS Kanimbla dan dua helikopter Sea King di lepas pantai.

Operasi Sumatra Assist
Bagian dari Gempa bumi Samudra Hindia 2004 dan Gempa bumi Sumatra 2005
US Navy 050101-N-1229B-093 U.S. Navy Chief Petty Officer Magtoto, center, from USS Abraham Lincoln with the help of military members from Indonesia and Australia load a truck with supplies to be distributed by United States Nav.jpg

Personel militer Australia dan Indonesia mengeluarkan muatan dari C-130 Hercules Australia di Banda Aceh
Tanggal26 Desember 2004
LokasiIndonesia
Hasil Penyaluran bantuan kemanusiaan ke Indonesia
Pihak terlibat
 Australia
 Indonesia
Tidak ada
Korban
9 personel ADF tewas dalam kecelakaan Shark 02

Tahap 2Sunting

Sekitar pukul 16:30 WIB tanggal 2 April 2005, helikopter Sea King Shark 02 jatuh di pulau Nias di lepas pesisir barat Sumatra, Indonesia, ketika sedang melaksanakan operasi kemanusiaan pasca gempa bumi Sumatra 2005. Sembilan personel Australian Defence Force tewas (tujuh pria dan dua wanita); laporan lain menyebutkan ada 6 personel AL dan 3 personel AU. Dua lainnya diselamatkan oleh helikopter Sea King lain yang dikirim dari HMAS Kanimbla dan dibawa ke rumah sakit di atas kapal tersebut.[1][2]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting