Buka menu utama

Noviantika Nasution (Jakarta, 4 November 1963-) merupakan salah satu politisi Indonesia. Pada awalnya, ia merupakan politisi PDI (Partai Demokrasi Indonesia) dan PDI Perjuangan. Ketika konflik terjadi di PDI Perjuangan pada Kongres PDI Perjuangan tahun 2005, ia keluar dari partai tersebut dan membentuk partai baru bernama PDP (Partai Demokrasi Pembaruan) yang sebelumnya berwujud Gerakan Pembaruan PDI Perjuangan.[1][2][3][4][5] Pada Pemilihan umum Legislatif 2014, ia bersama beberapa pengurus PDP lainnya ikut mendaftar sebagai calon legislatif dari PAN (Partai Amanat Nasional).[1][6] Ketika PAN masuk ke Kabinet Kerja, ia diangkat sebagai Staf Khusus Bidang Politik Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.[7] Selain sebagai politisi, ia juga dikenal sebagai pengusaha dan mantan pengurus Perbasi (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia) sekaligus pendiri Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) pada tahun 2000.[8][9]

Noviantika Nasution
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2004 – Januari 2005
Daerah pemilihanJawa Barat 5 (Kabupaten Bogor dan Kota Bogor)
Masa jabatan
1 Oktober 1999 – 1 Oktober 2004
Daerah pemilihanJawa Barat (Kabupaten Bogor)
Informasi pribadi
Lahir04 November 1963 (umur 55)
Bendera Indonesia Jakarta,Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politikLambang PDI.jpg Partai Demokrasi Indonesia (sampai 1997)
LOGO- PDIP.svg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (1998-2005)
Partai Demokrasi Pembaruan (2005-2012)
Logo PAN.svg Partai Amanat Nasional (2012-sekarang)
KerabatYahya Nasution (ayah)
PekerjaanAnggota DPR RI, Staf Khusus Menteri
Dikenal karenaPolitikus PDI,PDI Perjuangan,PDP,PAN
Anggota DPR RI (1999-2005)
Staf Khusus Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur

Riwayat HidupSunting

Ia lahir di Jakarta pada 4 November 1963. Ia mengambil jalur pendidikan di SMP 13 Jakarta dan SMA Negeri 70 Bulungan, Jakarta serta mengambil jenjang pendidikan tinggi di Diploma Dua Sastra Jepang Universitas Indonesia.[8] Setelah mengambil kursus di luar negeri (kebanyakan di Jepang), ia kembali ke Indonesia dan mengambil jenjang pendidikan sarjana di Universitas Kristen Indonesia (UKI) di Program Studi Sastra Inggris hingga lulus pada tahun 1988.[8] Kemudian, ia berkarier di Shell.[10]

Karier PolitikSunting

Karena ia merupakan anak dari tokoh PDI Yahya Nasution, ia memilih PDI sebagai kendaraan politiknya.[10] Kariernya di PDI dimulai dengan menjabat sebagai posisi bendahara di kepengurusan PDI versi kongres 1993 yang memilih Megawati sebagai ketua umum PDI.[8]

Lain-lainSunting

Ia juga menulis buku yang merupakan thesisnya yang berjudul "Bobolnya Kandang Banteng: Sebuah Otokritik" yang terbit pada tahun 2006.[11]

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Noviantika Nasution Lega Setelah Bertemu Megawati Soekarnoputri - Tribunnews.com". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2017-12-02. 
  2. ^ "Sidang Gugatan Noviantika Nasution Terhadap Megawati Ditunda". detiknews. Diakses tanggal 2017-12-02. 
  3. ^ "Usaha Menggusur Megawati dari PDI Perjuangan". Tempo. Diakses tanggal 2017-12-02. 
  4. ^ Merdeka.com. "GP PDIP Tak Terpengaruh Keputusan Depkumham | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-02. 
  5. ^ Merdeka.com. "Sejumlah Kader PDIP Keluar dari PDIP dan DPR | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-02. 
  6. ^ Creative, Teamworks. "Daftar Mantan Anggota DPR yang Ingin Kembali ke Senayan | Jurnal Parlemen". www.jurnalparlemen.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-02. 
  7. ^ Winarno, Hery H. "Kunjungi Sukabumi, MenPANRB minta ASN beri layanan terbaik ke warga | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-02. 
  8. ^ a b c d Yonathan, Ronny. "KBR :: KENALI CALEG - Dra. Hj. NOVIANTIKA NASUTION, M.Si : info caleg terlengkap". Diakses tanggal 2017-12-02. 
  9. ^ "Banyak Fasilitas Basket Perlu Diperbaiki Noviantika Nasution – PERSATUAN BOLA BASKET SELURUH INDONESIA - PERBASI". perbasi.or.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-02. 
  10. ^ a b "Konsistensi di Olahraga dan Pendidikan | Republika Online". Republika Online. 2009-02-26. Diakses tanggal 2017-12-10. 
  11. ^ 1963-, Nasution, Noviantika, (2006). Bobolnya kandang Banteng : sebuah otokritik (edisi ke-Cet. 1). Tomang, Jakarta: Suara Bebas. ISBN 9789792650006. OCLC 166229619.