Buka menu utama

Muzni Zakaria

politisi Indonesia

H. Muzni Zakaria, M.Eng. (lahir di Muara Labuh, Sumatra Barat, 10 Oktober 1954; umur 65 tahun) adalah Bupati Solok Selatan periode kedua sejak 22 Maret 2016,[1] melanjutkan kepemimpinannya yang berakhir pada tanggal 20 Agustus 2015.[2] Muzni merupakan kader Partai Gerindra dan menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Solok Selatan.[3]

H.
Muzni Zakaria
M.Eng.
Muzni Zakaria.jpg
Bupati Solok Selatan ke-2
Mulai menjabat
22 Maret 2016
PresidenJoko Widodo
GubernurIrwan Prayitno
WakilAbdul Rahman
PendahuluErizal Agus (Pj.)
Masa jabatan
20 Agustus 2010 – 20 Agustus 2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurIrwan Prayitno
Reydonnyzar Moenek (Pj.)
PendahuluSyafrizal J
PenggantiErizal Agus (Pj.)
Informasi pribadi
Lahir10 Oktober 1954 (umur 65)
Bendera Indonesia Muara Labuh, Sumatra Barat
Kebangsaan Indonesia
Partai politik20px Partai Gerakan Indonesia Raya
PasanganSuriati
AnakSiti Raudhah
Muhammad Multhazam Muzni
Muhammad Rizki Muzni

Pada April 2019, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Muzni Zakaria sebagai tersangka dugaan suap pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dan jembatan Ambayan. Muzni ditetapkan sebagai tersangka selaku Bupati Solok Selatan bersama Muhammad Yamin Kahar (MYK), pemilik grup Dempo, PT Dempo Bangun Bersama. Dalam kasus ini, Muzni diduga menerima uang dan barang senilai Rp460 juta dari MYK terkait sejumlah proyek pada 2018, yakni pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dengan pagu anggaran sekitar Rp55 milyar dan pembangunan jembatan Ambayan dengan pagu anggaran sekitar Rp14,8 milyar.[4][5][6]

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Muzni telah dua kali dipanggil KPK. Sejak awal 2019, KPK melakukan pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi di Dinas PU Solok Selatan. Pada April 2019, KPK melakukan penggeledahan di kediaman Muzni Zakaria di Padang. Dalam keterangan KPK disebutkan istri Muzni, Suriati berperan menjadi perantara suap dari kontraktor untuk suaminya.[7][8][9][10]

PendidikanSunting

Riwayat JabatanSunting

  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang
  • Bupati Solok Selatan (2010–2015)
  • Bupati Solok Selatan (2016–)

RujukanSunting

  1. ^ Pelantikan Bupati solok selatan undangan tak dibatasi
  2. ^ "Profil Bupati dan Wakil Bupati" Situs Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah. Diakses 20 Juli 2013
  3. ^ "Bupati Solok Selatan 'Cabut' dari Gerindra, Sebabnya?". Warta Ekonomi. 2019-05-03. Diakses tanggal 2019-05-10. 
  4. ^ "Kronologi Suap Bupati Solok Selatan: Main Proyek Masjid". nasional (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-05-08. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber. "KPK Miris Bupati Solok Selatan Terjerat Kasus Dugaan Suap Terkait Proyek Masjid". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-05-08. 
  6. ^ Fadhil, Haris. "KPK Tetapkan Bupati Solok Selatan Tersangka Suap Proyek Masjid-Jembatan". detiknews. Diakses tanggal 2019-05-08. 
  7. ^ Wijanarko, Tulus (2019-04-25). "Petugas KPK Geledah Rumah Bupati Solok Selatan". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-05-08. 
  8. ^ Liputan6.com (2019-05-07). "KPK: Istri Bupati Solok Selatan Terima Suap untuk Suami". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-05-08. 
  9. ^ Media, Kompas Cyber. "KPK: Istri Bupati Solok Selatan Ikut Terima Rp 60 Juta dari Kontraktor". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-05-08. 
  10. ^ Media, Kompas Cyber. "Fakta Kasus Bupati Solok Selatan, Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Agung dan Jembatan Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-05-08.