Buka menu utama

Mukjizat Cinta

Mukjizat Cinta adalah sebuah Sinetron stripping yang ditayangkan oleh TPI. pada tahun 2009.

Mukjizat Cinta
Berkas:Mukjizat Cinta.jpeg
GenreDrama Religi
PembuatGenta Buana Paramita
PemeranRevi Mariska
Afdhal
Aditya Firmansyah
Arif Rahman
Sally Marcellina
Choky Adriano
Lagu pembukaVagetoz
Lagu penutupVagetoz
NegaraBendera Indonesia
Rilis
Jaringan penyiarTPI
Kronologi
Diawali olehAnak Membawa Berkah
Dilanjutkan olehPengorbanan Anggun

PemainSunting

SinopsisSunting

Zakia dan Bimo akan segera melangsungkan akad pernikahan. Namun, saat akan berangkat ke tempat diselenggarakannya pernikahan, rombongan pengantin berhadapan dengan rombongan pembawa jenazah Waty. Kedatangan jenazah Waty membuat Anto terguncang dan marah pada Bimo yang menyebabkan kematian Waty. Pertengkaran Bimo dan Anto hampir saja membuat Zakia terluka. Untung saja Topan cepat menolong Zakia.

Pernikahan tetap terlaksana walaupun ada beberapa pertanda buruk pada saat upacara. Setelah selesai pernikahan, Topan berkabung atas kematian Waty dan menawarkan uang duka kepada Paijo. Namun, Paijo menolak menolak pemberian Topan. Di saat yang sama, Zakia meminta izin kepada Satrio agar Waty dimakamkan di pemakaman Suryobroto. Akan tetapi hal itu justru membuat keluarga Suryobroto menjadi tidak simpatik padanya, terutama Eyang dan Tata (ibu Bimo). Walaupun Zakia sudah mendapat izin dari Satrio, hal itu hanya sia-sia belaka. Karena rencana Bimo untuk menggagalkan pemakamkan Waty di pemakaman keluarga telah berhasil.

Delima meninggalkan Zakia di pemakaman seorang diri pada saat hujan deras. Untunglah Topan datang menyelamatkan Zakia berkat informasi dari pembantunya. Karena hal tersebut, Bimo pun salah paham dengan hubungan Topan dan Zakia.

Di lain pihak, Anto berencana membalas dendam kepada keluarga Suryobroto atas kematian Waty. Rencananya itu akan dijalankannya dengan menggunakan Intan sebagai alat.

Hukuman yang diberikan kepada Zakia membuat Topan geram. Usaha terakhir sebagai bentuk protes Topan atas hukuman Zakia adalah dengan meninggalkan rumah keluarga Suryobroto. Bujukan Zakia tidak cukup kuat untuk mencegah apalagi mengajak kembali Topan kembali ke rumah keluarga Suryobroto. Kepergian Topan membuat Zakia semakin menderita, karena hanya Topan yang selalu melindunginya. Bimo sama sekali tidak peduli dengan penderitaan Zakia yang sedang mengandung anak kandungnya. Bimo malah mengurung Zakia di kamar kosong karena Zakia mencurigai Bimo berselingkuh dengan Lenny.

Kepergian Topan malah semakin membuat Eyang Suryobroto marah. Namun, Topan diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki tingkah lakunya dan kembali ke rumah keluarga Suryobroto.

Zakia hampir saja celaka karena tanpa diduga-duga muncul seekor ular di kamar tempat ia dikurung. Topan berulangkali ingin mengeluarkan Zakia, tetapi usaha Topan selalu dihalangi oleh Bimo dan Delima.

Intan sedih karena Yadi mengakui Maya sebagai kekasihnya. Zen marah karena Maya memilih Bimo. Zen pun ingin mencelakakan Bimo dan mendorongnya ke jurang. Apakah Bimo selamat?

Pranala LuarSunting