Buka menu utama

Mujizat Cinta adalah sebuah Sinetron stripping produksi Genta Buana Paramita yang ditayangkan oleh MNCTV pada tahun 2009.

Mujizat Cinta
Mukjizat Cinta.jpeg
GenreDrama Rohani
PembuatGenta Buana Paramita
PengarangMega Emmela
Chelvia CH Meizar
SutradaraKenneth Timothy Leoganda
PemeranRevi Mariska
Aditya Firmansyah
Afdhal
Arif Rahman
Alenta S. Hombing
Sally Marcellina
Choky Andriano
Lagu pembukaRinduku Cintamu,Vagetoz
Lagu penutupRinduku Cintamu,Vagetoz
Negara Indonesia
BahasaIndonesia
Jumlah episode13
Produksi
ProduserBudhi Sutrisno
LokasiJakarta
KameraAndy Rusdianto
Durasi19.00-20.00 (1 Jam)
Rumah produksiGenta Buana Paramita
DistributorGenta Buana Paramita
Rilis
Jaringan penyiarMNCTV
Tanggal rilisSenin,3 Agustus 2009 – Jum'at,14 Agustus 2009
Kronologi
Diawali olehAmanda
Dilanjutkan olehAnak Membawa Berkah

PemeranSunting

SinopsisSunting

Zakia dan Bimo akan segera melangsungkan akad pernikahan. Namun, saat akan berangkat ke tempat diselenggarakannya pernikahan, rombongan pengantin berhadapan dengan rombongan pembawa jenazah Waty. Kedatangan jenazah Waty membuat Anto terguncang dan marah pada Bimo yang menyebabkan kematian Waty. Pertengkaran Bimo dan Anto hampir saja membuat Zakia terluka. Untung saja Topan cepat menolong Zakia.

Pernikahan tetap terlaksana walaupun ada beberapa pertanda buruk pada saat upacara. Setelah selesai pernikahan, Topan berkabung atas kematian Waty dan menawarkan uang duka kepada Paijo. Namun, Paijo menolak menolak pemberian Topan. Di saat yang sama, Zakia meminta izin kepada Satrio agar Waty dimakamkan di pemakaman Suryobroto. Akan tetapi hal itu justru membuat keluarga Suryobroto menjadi tidak simpatik padanya, terutama Eyang dan Tata (ibu Bimo). Walaupun Zakia sudah mendapat izin dari Satrio, hal itu hanya sia-sia belaka. Karena rencana Bimo untuk menggagalkan pemakamkan Waty di pemakaman keluarga telah berhasil.

Delima meninggalkan Zakia di pemakaman seorang diri pada saat hujan deras. Untunglah Topan datang menyelamatkan Zakia berkat informasi dari pembantunya. Karena hal tersebut, Bimo pun salah paham dengan hubungan Topan dan Zakia.

Di lain pihak, Anto berencana membalas dendam kepada keluarga Suryobroto atas kematian Waty. Rencananya itu akan dijalankannya dengan menggunakan Intan sebagai alat.

Hukuman yang diberikan kepada Zakia membuat Topan geram. Usaha terakhir sebagai bentuk protes Topan atas hukuman Zakia adalah dengan meninggalkan rumah keluarga Suryobroto. Bujukan Zakia tidak cukup kuat untuk mencegah apalagi mengajak kembali Topan kembali ke rumah keluarga Suryobroto. Kepergian Topan membuat Zakia semakin menderita, karena hanya Topan yang selalu melindunginya. Bimo sama sekali tidak peduli dengan penderitaan Zakia yang sedang mengandung anak kandungnya. Bimo malah mengurung Zakia di kamar kosong karena Zakia mencurigai Bimo berselingkuh dengan Lenny.

Kepergian Topan malah semakin membuat Eyang Suryobroto marah. Namun, Topan diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki tingkah lakunya dan kembali ke rumah keluarga Suryobroto.

Zakia hampir saja celaka karena tanpa diduga-duga muncul seekor ular di kamar tempat ia dikurung. Topan berulangkali ingin mengeluarkan Zakia, tetapi usaha Topan selalu dihalangi oleh Bimo dan Delima.

Intan sedih karena Yadi mengakui Maya sebagai kekasihnya. Zen marah karena Maya memilih Bimo. Zen pun ingin mencelakakan Bimo dan mendorongnya ke jurang. Apakah Bimo selamat?

Pranala luarSunting