Brigjend (Tit) KKO-AL Mochtar () adalah mantan Gubernur Jawa Tengah periode 1960-1966. Ia dikenal juga sebagai gubernur yang termasuk enam gubernur yang ditahan setelah peristiwa Gerakan 30 September 1965. Selain itu, ia juga dikenal sebagai salah satu pengurus organisasi Front Nasional di Jawa Tengah. [1][2][3][4]

Gubernur Jawa TengahSunting

Ketika menjadi gubernur, ia menjadi salah satu tokoh yang menandatangani pendirian (pemekaran) Kabupaten Batang dari kabupaten induknya, Kabupaten Pekalongan pada tahun 1965.[1]

Kehidupan pribadiSunting

Ia memiliki anak yang pernah menjabat sebagai anggota Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Tengah serta KPU Jawa Tengah, Atyadi Muchtar dan cucu yang merupakan saksi kasus suap BTPN di Semarang, Jawa Tengah, Ardhana Arifianto (keduanya adalah politisi Partai Demokrat).[5]

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Mengenal Batang : Sejarah | Website Pemerintah Kabupaten Batang". www.batangkab.go.id. Diakses tanggal 2020-01-19. 
  2. ^ Hersri S. (Hersri Setiawan) (2004). Memoar Pulau Buru (edisi ke-Cet. 1). Magelang: IndonesiaTera. ISBN 979-9375-93-2. OCLC 55078164. 
  3. ^ Media, Kompas Cyber. "Kisah Tujuh Gubernur yang Dituduh Terlibat Gerakan PKI Dibukukan Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-01-18. 
  4. ^ SOETOMO;, Drs (0). MOCHTAR : BIOGRAFI, GUBERNUR JATENG PERIODE 1960-1966 (dalam bahasa Indonesia). JAWA TENGAH. 
  5. ^ Redaksi (2019-05-08). "Pengakuan Ardhana Arifianto, Mantan Suami DAK, Cucu Mantan Gubernur Jateng di Kasus Kasda Semarang". INFOPLus. Diakses tanggal 2020-01-18. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Hadisoebeno Sosrowerdojo
Gubernur Jawa Tengah
1960—1966
Diteruskan oleh:
Moenadi