[1]Minyak telon (dari bahasa Jawa telu, tiga) adalah minyak yang sering dibalurkan pada tubuh bayi dengan campuran dari minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa dalam kadar yang berbeda-beda. Komposisi yang biasa dipakai adalah 3:3:4. Minyak kelapa berfungsi sebagai pelarut. Beberapa produsen masa kini mengubah komposisi (misalnya 2:2:6), menambah komponen lain sebagai campuran, seperti minyak lavender, atau mengganti minyak kelapa dengan minyak lain, seperti minyak zaitun.

Minyak asiri lavender dan spearmint dapat dijadikan bahan tambahan ak m formula minyyak telon. Lavender mengandung senyawa linalil asetat dan lanolool yang memiliki sifat antibakteri, antijamur dan penolak serangga, insektisida dan sifat antioksidan.

Minyak telon biasanya diberikan kepada bayi dengan cara dibalurkan di kulit. Campuran ini memberikan rasa hangat karena merangsang pembuluh darah membesar sehingga aliran darah menjadi lebih cepat. Aroma minyak telon juga dapat memberikan rasa tenang.

Lihat pula

sunting


  1. ^ L, Sharma, Chandra M & Puneeta (2020). "Health Benefit of Lavender (Lacandula Angustifolia) international Journal of physiology Nutrition". Jurnal Farmasi dan Sains.