Buka menu utama

Midi-Pyrénées (bahasa Occitan: Miègjorn-Pirenèus; bahasa Gascon: Mieidia-Pirenèus) adalah région terbesar kedua di Prancis dan terbesar di kawasan Prancis Metropolitan.

Région Midi-Pyrénées
Bendera Midi-Pyrénées
(Bendera Midi-Pyrénées) Logo Region
Letak
Peta Prancis memperlihatkan Region Midi-Pyrénées
Administrasi
Ibu kota Toulouse
Presiden Regional Martin Malvy
Arondisemen 22
Kanton 293
Komune 3.020
Statistik
Luas1 [[1 E{{{area_scale}}} m²|45.348 km²]]
Penduduk (Peringkat {{{population_rank}}})
 - perkiraan 1 Januari 2005 2.731.000
 - sensus 8 Maret 1999 2.551.687
 - Kepadatan (2005) 60/km²
1 Menurut data pendaftaran tanah Prancis, tidak termasuk danau, kolam, dan glasier yang lebih besar dari 1 km² serta muara sungai.
Bendera Prancis

Ada tiga hal yang membuat région ini terkenal: pesawat Airbus, keju Roquefort dan Lourdes, tempat ziarah umat Katolik.

Midi-Pyrénées merupakan salah satu région artifisial yang dibentuk pada akhir abad ke-20 sebagai daerah pedalaman (hinterland) dan zona berpengaruh bagi ibu kotanya, Toulouse ¹.

Nama région dipilih dari segi geografi: Midi ("daerah selatan", menurut perspektif warga Paris) dan Pyrénées (pegunungan Pyrenees di wilayah perbatasan selatan).

CatatanSunting

¹ Pada tahun 1960-an, delapan kota besar di Prancis (Lille, Nancy, Strasbourg, Lyon, Nantes, Bordeaux, Marseille dan Toulouse) ditetapkan sebagai "metropolis penyeimbang" dengan keistimewaan bantuan teknis dan dana khusus dari pemerintah pusat. Kebijakan ini bertujuan memperkecil pengaruh Paris di dalam wilayah Prancis.

Pranala luarSunting