Melky Goeslaw

Melky Goeslaw (lahir di Morotai, Halmahera, 7 Mei 1947 – meninggal di Jakarta, 20 Desember 2006 pada umur 59 tahun) adalah penyanyi Indonesia yang pernah memperoleh sejumlah penghargaan nasional maupun internasional atas prestasinya dalam bidang seni ini.

Melky Goeslaw
Melky Goeslaw.jpg
LahirMelky Jannes Goeslaw
(1947-05-07)7 Mei 1947
Morotai, Indonesia
Meninggal20 Desember 2006(2006-12-20) (umur 59)
Jakarta, Indonesia
Sebab meninggalKanker payudara stadium empat, penyakit paru-paru, diabetes, dan jantung
Tempat peristirahatanMetropolitan Medical Center, Kuningan, Jakarta
Tahun aktif1977-2006
Kota asalBuli, halmahera timur
Suami/istriErsi Sukaesih
Anak4, termasuk Melly Goeslaw
Karier musik
GenrePop, rock
Artis terkaitDiana Nasution

KarierSunting

Melky pernah menjadi salah satu penyanyi terbaik yang dimiliki Indonesia. Lagu-lagu yang dibawakannya banyak yang mendapat sambutan masyarakat. Beberapa lagunya yang terkenal adalah Pergi untuk Kembali, Hiroshima dan Nagasaki dan Tuhan Semesta Alam. Ia sempat bernyanyi duet dengan penyanyi Diana Nasution, dan lagu mereka Bila Cengkih Berbunga, meledak di pasaran.

PenghargaanSunting

Pada 1977 ia bersama Diana merebut juara kedua Festival Penyanyi Tingkat Nasional. Pada 1995 di Jepang ia memperoleh Penghargaan Kawakami untuk kategori penyanyi pop.

Akhir hidupSunting

Melky Goeslaw meninggal dunia setelah menderita sejumlah komplikasi karena kanker payudara stadium empat, penyakit pada paru-paru, diabetes, dan jantung.

Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta, tetapi karena kondisinya sudah kritis, ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat rumah sakit itu, ternyata Melky telah meninggal dunia, kemungkinan selagi di perjalanan.

KeluargaSunting

Melky Goeslaw mempunyai beberapa orang anak, salah satunya adalah Melly Goeslaw yang juga menjadi penyanyi dan pencipta lagu. Anaknya, Tansa Goeslaw, sudah lebih dulu mendahuluinya.

PemakamanSunting

Jenazah Melky dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 22 Desember, di samping makam Tansa.

Pranala luarSunting